Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Terduga Pembunuh Levi Kerap Diminta Sembuhkan Orang Lain

- Apahabar.com Minggu, 25 November 2018 - 19:10 WIB

Terduga Pembunuh Levi Kerap Diminta Sembuhkan Orang Lain

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete amati Herman Foto: Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN– Pengakuan mengejutkan datang dari ibunda Herman, terduga pembunuh Levi. Norhayati ibunda pelaku mengatakan, Herman kerap diminta rekannya untuk menyembuhkan penyakit.

“Terakhir pada Kamis siang dia pamit pinjam motor Abahnya (Anang Syahrani,red), katanya mau nyembuhin penyakit temannya,” ujar Norhayati kepada apahabar.com, siang tadi.

Kata perempuan 45 tahun itu, Herman memang sering diminta tolong mengobati sejumlah penyakit. Kendati demikian, putranya tersebut tidak membuka praktek khusus.

“Pokoknya sejak dulu Herman memang sering bantu orang. Niatnya hanya membantu saja. Saya juga tidak tau dia dapat ilmu dari mana,” ungkap Norhayati.

Tak cuma mengobati penyakit, kata dia, sejumlah warga yang butuh pertolongan, juga datang ke rumahnya. Sebagian besar mengaku mengalami masalah keluarga.

“Alhamdulillah sebagian besar sembuh setelah diobati Herman. Setahu saya ada yang memang pakai ritual. Bahkan pernah ada anggota polisi yang berobat kepada Herman,” ungkapnya.

Baca Juga: Herman, Residivis Kasus Sajam dan Terduga Pembunuh Levi di Mata Tetangga

Baca Juga: Herman Terduga Pembunuh Levi di Mata Ibunda: Dia Tak Suka Bikin Onar

Kini, Norhayati hanya berharap Herman cepat pulang. Ia tidak yakin putra kesayangannya itu menjadi pembunuh.

“Harapan saya Herman cepat pulang. Saya kangen berkumpul dengan dia. Saya yakin dia tidak bersalah,” ujarnya sambil menyeka air mata.

Ia sangat tidak menyangka ritual penyembuhan yang dilakukan putranya terhadap berujung maut.

Seperti diketahui, Levi ditemukan tewas usai menggelar ritual penglaris dan pengasihan dengan seorang paranormal. Belakangan seorang itu diketahui adalah Herman. Jasad Levi ditemukan beberapa jam kemudian oleh warga dan polisi di Suzuki Swift miliknya yang terparkir di tepi jalan Ahmad Yani.

Sejauh kasus ini dikembangkan, ritual dengan membakar dupa ini ternyata gagal. Karena merasa dibohongi, Levi sempat marah dan memaki sang dukun. Karena terus dimaki, Herman akhirnya marah dan membunuh korban.

 

Editor: Fariz Fadhillah
Reporter: apc01

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

2.500 Personel Polri Disiapkan Tangani Bencana
apahabar.com

Nasional

Didukung Kaum LGBT di Bandung, BPN Prabowo Sandi Beri Tanggapan
apahabar.com

Nasional

Ustaz Arifin Ilham Siapkan Kain Kafan Sebelum Wafat
apahabar.com

Nasional

Jumlah Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Turun, Simak Rinciannya
apahabar.com

Nasional

Waspadai Fenomena La Nina, Simak Imbauan BNPB
Media

Nasional

Jurnalis Tak Dibekali APD, AJI Ingatkan Tanggung Jawab Perusahaan Media
apahabar.com

Nasional

Kapolri Mutasi Sejumlah Perwira Tinggi dan Menengah
apahabar.com

Nasional

Kebakaran di Kejagung RI, Dokumen Perkara dan Tahanan Disebut Aman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com