Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam? Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura

Terduga Pembunuh Levi Kerap Diminta Sembuhkan Orang Lain

- Apahabar.com Minggu, 25 November 2018 - 19:10 WIB

Terduga Pembunuh Levi Kerap Diminta Sembuhkan Orang Lain

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete amati Herman Foto: Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN– Pengakuan mengejutkan datang dari ibunda Herman, terduga pembunuh Levi. Norhayati ibunda pelaku mengatakan, Herman kerap diminta rekannya untuk menyembuhkan penyakit.

“Terakhir pada Kamis siang dia pamit pinjam motor Abahnya (Anang Syahrani,red), katanya mau nyembuhin penyakit temannya,” ujar Norhayati kepada apahabar.com, siang tadi.

Kata perempuan 45 tahun itu, Herman memang sering diminta tolong mengobati sejumlah penyakit. Kendati demikian, putranya tersebut tidak membuka praktek khusus.

“Pokoknya sejak dulu Herman memang sering bantu orang. Niatnya hanya membantu saja. Saya juga tidak tau dia dapat ilmu dari mana,” ungkap Norhayati.

Tak cuma mengobati penyakit, kata dia, sejumlah warga yang butuh pertolongan, juga datang ke rumahnya. Sebagian besar mengaku mengalami masalah keluarga.

“Alhamdulillah sebagian besar sembuh setelah diobati Herman. Setahu saya ada yang memang pakai ritual. Bahkan pernah ada anggota polisi yang berobat kepada Herman,” ungkapnya.

Baca Juga: Herman, Residivis Kasus Sajam dan Terduga Pembunuh Levi di Mata Tetangga

Baca Juga: Herman Terduga Pembunuh Levi di Mata Ibunda: Dia Tak Suka Bikin Onar

Kini, Norhayati hanya berharap Herman cepat pulang. Ia tidak yakin putra kesayangannya itu menjadi pembunuh.

“Harapan saya Herman cepat pulang. Saya kangen berkumpul dengan dia. Saya yakin dia tidak bersalah,” ujarnya sambil menyeka air mata.

Ia sangat tidak menyangka ritual penyembuhan yang dilakukan putranya terhadap berujung maut.

Seperti diketahui, Levi ditemukan tewas usai menggelar ritual penglaris dan pengasihan dengan seorang paranormal. Belakangan seorang itu diketahui adalah Herman. Jasad Levi ditemukan beberapa jam kemudian oleh warga dan polisi di Suzuki Swift miliknya yang terparkir di tepi jalan Ahmad Yani.

Sejauh kasus ini dikembangkan, ritual dengan membakar dupa ini ternyata gagal. Karena merasa dibohongi, Levi sempat marah dan memaki sang dukun. Karena terus dimaki, Herman akhirnya marah dan membunuh korban.

 

Editor: Fariz Fadhillah
Reporter: apc01

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Dijamu Makan Malam PM Morrison, Jokowi Tulis Pesan Persahabatan RI-Australia
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Bertambah 113, Pasien Sembuh Jadi 2.607
apahabar.com

Nasional

Jokowi Belum Datang, Pengunjung Duta Mall Tak Sabar
apahabar.com

Nasional

Elang Terbesar di Dunia Ini Disebut ‘Mirip’ Manusia, Berikut Faktanya  
apahabar.com

Nasional

Pejuang Demokrasi yang Gugur Bertambah Menjadi Lima Orang
apahabar.com

Nasional

Banjir Bandang Probolinggo Menelan 2 Korban
apahabar.com

Nasional

Melihat Sepak Terjang Idham Azis yang Ditunjuk Jadi Kapolri  
apahabar.com

Nasional

Badan Pengawas Pemilu Tunggu Laporan Pembakaran Surat Suara di Papua
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com