Enam Tewas, Pencarian Korban di Tambang Emas Kotabaru Disetop Pasca-Penyerangan, Polsek Daha Selatan Siaga Satu  Kecanduan Parah, Oknum Petugas SAR Banjarmasin Lama Ditarget Dear Pekerja Informal Banjarmasin, Silakan Klaim Santunan Update Penyerangan Polsek Daha Selatan, Korban Selamat Diganjar Penghargaan




Home Habar

Jumat, 30 November 2018 - 23:40 WIB

TGB: Aku Ingin Masuk ke Sana (Sekumpul) dalam Keadaan Suci

rifad - Apahabar.com

Tuan Guru Bajang saat berziarah ke makam KH. Muhammad Zaini Ghani atau Guru Sekumpul di Martapura, Jumat (30/11). Foto:apahabar.com/Randy

Tuan Guru Bajang saat berziarah ke makam KH. Muhammad Zaini Ghani atau Guru Sekumpul di Martapura, Jumat (30/11). Foto:apahabar.com/Randy

apahabar.com, BANJARMASIN – DR TGB Muhammad Zainul Majdi Lc MA sangat menghormati ulama karismatik Banjar, KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, Martapura. Pada saat ingin ke makam Abah Guru Sekumpul –sebutan KH Muhammad Zaini-, TGB lebih dulu mengambil wudhu.

Tuan Guru Bajang (TGB) menyambangi kediaman KH Wildan Salman sebelum berziarah ke makam Abah Guru Sekumpul. Setelah terlibat percakapan cukup panjang di antara mereka berdua, TGB meminta izin untuk mengambil wudhu.

Baca Juga : Tuan Guru Bajang: Guru Sekumpul Pilar Perkembangan Islam Nusantara

“Saya mau ambil wudhu,” kata TGB, di akhir pertemuan dua ulama itu, Jumat (30/11).

Ucapan TGB itu kemudian disahut oleh salah satu orang yang ikut bertamu ke kediaman KH Wildan Salman, “Di sana (di dekat makam, red) ada tempat wudhu.”

Baca juga :  Ketua Fatwa MUI Sarankan Tidak Bertamu Usai Salat Id

Dengan santun, TGB menjawab, “Aku ingin masuk ke sana dalam keadaan suci.”

Jawaban itu membuat anggota rombongan yang hadir menunjukkan penghormatan atas ketawadhuan mantan Gubernur NTB dua periode itu.

Baca Juga : Tiba di Kalsel, Tuan Guru Bajang Langsung Ziarah ke Sekumpul

“Beliau memang tawadhu,” kata Andre, seorang fotografer yang hadir kala itu.

Ke Sekumpul, bukan hal yang pertama bagi TGB. Ini ketiga kalinya dia sampai di Sekumpul. Pertama kali ke sana, diakui TGB, ketika Abah Guru Sekumpul masih hidup.

Baca juga :  Polda Kalsel Larang Truk Melintas Sepanjang Perayaan Haul Guru Sekumpul Ke-15

Kesan pertama TGB tentang sosok Abah Guru Sekumpul, beliau adalah orang yang murah senyum dan senang menghibur.

“Guru Sekumpul senyum terus. Waktu itu beliau menunjukkan pistol di pinggangnya. Saya terkejut juga,” ujar TGB sambil tersenyum,  mengingat kejadian pertama dan terakhir kalinya bertemu dengan beliau di tahun 80-an.

Dari kediaman KH Wildan Salman, TGB kemudian berziarah ke makam Abah Guru Sekumpul bersama KH Wildan Salman dan KH Sa’duddin Salman. Keduanya adalah putra KH Salman Jalil yang makamnya bersisian dengan makam Abah Guru Sekumpul dan KH Seman Mulya.

Baca Juga : Tuan Guru Bajang Besok Maulidan di Batulicin

Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Makah Ditutup Total Selama Idulfitri, Saudi Berlakukan Jam Malam
apahabar.com

Habar

Aktris Chacha Frederica Ungkap Alasan Mantap Memeluk Islam
apahabar.com

Habar

UAS Tausiah di Martapura, Kadishub: Jemaah Diprediksi 30 Ribuan
apahabar.com

Habar

Mencintai dan Teladani Rasul SAW Jadi Tantangan Berat di Era Digital
apahabar.com

Habar

Kiai Ma’ruf Hadiri Pengajian Guru Bakhiet
apahabar.com

Habar

Jelang Haul Sekumpul, Warga Jl Pendidikan Perbaiki Jalan dan Jembatan
apahabar.com

Habar

Cerita Wisudawan Asal Vietnam yang Hafal Alquran di Pesantren Al Ihlas Banjarmasin
apahabar.com

Habar

Salat Jumat di Masjid Jakarta Ditiadakan Dua Pekan