Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Tiga Penyu Mati di Pulau Pari Akibat Sampah

- Apahabar.com Rabu, 28 November 2018 - 11:40 WIB

Tiga Penyu Mati di Pulau Pari Akibat Sampah

Penyu mati di Pulau Pari. Foto-https://www.youtube.com/watch?v=CYEBaE0M6cQ

apahabar.com, Jakarta – Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta, Ida Harwati membenarkan tiga penyu mati di Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu akibat sampah plastik dan minyak mentah.

“Memang benar pada tanggal 27 November 2018 ditemukan tiga ekor penyu yang mati. Tapi kondisinya sudah membusuk, jadi tidak dievakuasi ke darat. Sudah tertutup lendir, di mulutnya sudah ada plastik begitu juga dengan sela-sela kaki depannya,” ujar Ida di Jakarta, Rabu ini.

Ida menjelaskan kematian penyu jenis sisik itu belum bisa dipastikan karena tidak dilakukan pembedahan. Namun pihaknya yakin penyu mati akibat sampah plastik dan tumpahan minyak yang berada di sekelilingnya.

BKSDA DKI sebelumnya tidak pernah menerima laporan penyu mati dari bulan Januari hingga November 2018. “Kami baru dapat infonya baru hari Selasa ini, mungkin matinya dari kemarin karena saat ditemukan kondisinya sudah membusuk, dua hari mungkin,” tambahnya.

Lokasi penemuan penyu mati berada tak jauh dari Pulau Pari, sekitar 150 meter.

Kini, BKSDA DKI dan Masyarakat Mitra Polisi Kehutanan (MMP) Pulau Pari membiarkan penyu-penyu mati itu mengambang di laut berhubung kondisinya yang membusuk.

Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Yusen Hardiman menyebut kabar tercemarnya Pulau Pari, Kepulauan Seribu oleh minyak atau pek dan sampah yang sempat meluas di media sosial dipastikan berasal dari sampah kiriman.

Yusen menegaskan jajarannya telah membersihkan sampah yang jumlahnya mencapai 40 ton itu.

Sumber: Antara

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Indonesia Bakal Pulangkan 2 Buronan di Amerika, Polri Akan Lakukan Barter
apahabar.com

Nasional

Mendiang Ani Yudhoyono Ternyata Penggemar Makanan Khas Inggris Fish and Chips
apahabar.com

Nasional

Haji 2019; Kemenkes Berangkatkan Tim Advance Kesehatan
apahabar.com

Nasional

Kabar Duka, Johny Indo Tutup Usia
apahabar.com

Nasional

Peneliti Unair: Obat Covid-19 Sembuhkan Pasien hingga 90 Persen
apahabar.com

Nasional

Jokowi Perintahkan Revitalisasi BUMDes
apahabar.com

Nasional

Telkom: Layanan Telekomunikasi di Banten-Lampung Normal
apahabar.com

Nasional

KBRI Beijing Pulangkan 40 Korban Kasus Pengantin Pesanan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com