Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Total 125 Jenazah Diidentifikasi di Penutupan Operasi DVI Lion Air

and - Apahabar.com Jumat, 23 November 2018 - 15:10 WIB
and - Apahabar.com Jumat, 23 November 2018 - 15:10 WIB

Total 125 Jenazah Diidentifikasi di Penutupan Operasi DVI Lion Air

Lion Air Foto: Tibunnews.com

apahabar.com, JAKARTA– Tim Identifikasi Korban Bencana (Disaster Victim Identification/DVI) Polri berhasil mengidentifikasi 16 jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610, Jumat (23/11). Sehingga total 125 jenazah korban berhasil diidentifikasi hingga hari terakhir operasi identifikasi.

“Operasi DVI yang dilakukan selama 24 hari (29 Oktober-23 November), kami sudah berupaya maksimal. Hasilnya, penumpang teridentifikasi sebanyak 125 orang dengan rincian laki-laki 89 orang dan perempuan 36 orang,” kata Kepala Pusdokkes Polri Brigjen Polisi Arthur Tampi dalam konferensi pers di Jakarta, seperti dikutip dari Antara.

Dari jumlah 125 jenazah yang teridentifikasi tersebut, ada dua jenazah yang merupakan warga negara asing yaitu, warga Italia (Andrea Manfredi) dan warga India (Bhavye Suneja) sementara sisanya adalah WNI.

Hasil identifikasi hari ini sekaligus menutup rangkaian operasi identifikasi jenazah korban kecelakaan. Jenazah korban yang sudah teridentifikasi tersebut akan langsung diserahterimakan oleh pihak RS Polri pada pihak maskapai dan diteruskan pada pihak keluarga Jumat siang.

Dalam mengidentifikasi seluruh jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610, rumah sakit Polri sudah memeriksa 666 sampel DNA dan data postmortem dari 195 kantong jenazah korban.

“Dengan teridentifikasinya 16 jenazah ini dan terperiksanya seluruh sampel yang masuk ke RS Polri, seluruh tahapan operasi DVI terhadap korban jatuhnya pesawat, resmi kami tutup,” ujar Arthur menambahkan.

Pesawat nahas Lion Air JT 610 tipe Boeing 737 Max 8 bernomor registrasi PK-LQP jatuh di perairan Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober setelah dilaporkan hilang kontak.

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Sempat Mencekam, Gubernur Kaltim Angkat Bicara Soal Rusuh Penajam
apahabar.com

Nasional

Nasib Nuril Kini Tergantung PK
apahabar.com

Nasional

Muhammadiyah Dukung Pembangunan Museum Nabi Muhammad
apahabar.com

Nasional

Ani Yudhoyono Diserang Kanker Darah
apahabar.com

Nasional

Ketika Mobil Dinas Jokowi Mogok di Kalimantan
apahabar.com

Nasional

Jokowi-KH Ma’ruf Amin Diharapkan Tetap Lanjutkan Pembangunan Infrastukur
apahabar.com

Nasional

Amplop Laris Manis di Banjarmasin, Waspada Serangan Fajar..!
apahabar.com

Nasional

Teror Virus Corona; Korban Tewas di China Capai 908 Orang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com