Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Transaksi Proyek PU, Bupati Pakpak Bharat Kena OTT

- Apahabar.com Minggu, 18 November 2018 - 14:55 WIB

Transaksi Proyek PU, Bupati Pakpak Bharat Kena OTT

Gedung KPK. Foto/gresnews.com

apahabar.com, JAKARTA- Satu lagi bupati yang terseret kasus dugaan suap proyek daerah. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Pakpak Barat, Sumatera Utara (Sumut) atas dugaan korupsi pada transaksi terkait proyek dinas PU di Pakpak Bharat.

Remigo Yolando Berutu, menjadi bupati ke-37 yang terjaring OTT.

Ketua KPK Agus Rahardjo pun membenarkan soal kegiatan OTT yang dilakukan lembaga anti rasuah tersebut. Penangkapan juga dilakukan terhadap kepala dinas setempat, PNS dan pihak swasta. Adapun dua orang diamankan di Jakarta dan empat orang di Medan.

“Pihak yang diamankan di Jakarta sudah berada di kantor KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sedangkan empat orang yang diamankan di Medan mulai pukul 24.00 WIB sampai dengan Pukul 03.00 WIB dinihari, termasuk Kepala Daerah (Bupati) akan dibawa ke kantor KPK di Jakarta melalui penerbangan pukul 11.00 WIB ini,” ujar Agus melalui keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (18/11).

Baca : Tersandung Korupsi, Dua Pejabat Pemkot Banjarbaru Diamankan Jaksa

Ditambahkan Wakil Ketua KPK Basariah Panjaitan transaksi tersebut diduga telah terjadi lebih dari sekali dengan jumlah ratusan juta.

Saat penangkapan pun KPK telah menyita sejumlah uang yang akan digunakan sebagai barang bukti.

“Diduga penerimaan telah terjadi beberapa kali, dengan nilai ratusan juta. Sebagian dari uang tersebut diamankan tim dan akan dibawa ke Jakarta,” tuturnya.

Baca : BI Naikkan Bunga Acuan Lagi Bulan Depan? Begini Pandangan Ekonom

KPK memiliki waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status tersebut. KPK pun akan melakukan konferensi pers terkait penangkapan tersebut.

Sesuai KUHAP, KPK diberikan waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status pihak yang diamankan.

Sumber: CNN Indonesia

Editor: Fariz

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Antara

Nasional

BMKG: Jumlah Titik Panas Tahun Ini Melampaui 2018 Lalu
apahabar.com

Nasional

Eijkman: Pasien Sembuh dari Covid-19 Bisa Terinfeksi Lagi
apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Masyarakat Tetap Tenang Namun Waspada Tsunami
Jokowi Bahas Dua Hal Besar dengan Presiden Singapura

Nasional

Jokowi Bahas Dua Hal Besar dengan Presiden Singapura
apahabar.com

Nasional

Irjen Iqbal Siap Hadir di Munas JMSI di Riau
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Serahkan 6.000 Sertifikat Tanah
apahabar.com

Nasional

Ingat, Jangan Lakukan Ini Agar Lolos Verifikasi Kartu Prakerja
apahabar.com

Nasional

Mulai Bertugas di Washington, Dubes Baru RI untuk AS Siap Perkuat Hubungan Bilateral
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com