Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru

Tuan Guru Husin Ali dan Kebiasaannya Membasuh Uang

- Apahabar.com Senin, 26 November 2018 - 19:19 WIB

Tuan Guru Husin Ali dan Kebiasaannya Membasuh Uang

tuan guru husin ali. Foto: disgram

apahabar.com, BANJARMASIN – Kehati-hatian dalam berprilaku di dunia, banyak ditunjukkan ulama Banjar di masa lalu. Satu di antaranya adalah Tuan Guru Husin Ali. Di antara kebiasaannya adalah membasuh uang yang didapatnya dari hasil usaha.

Tuan Guru Husin Ali selain mengajar di Pondok Pesantren Darussalam Martapura, beliau tidak menggelar majelis seperti kebanyakan ulama lainnya. Beliau aktif mengurus organisasi Islam, tercatat sebagai katib (juru tulis) NU pertama di Kalsel, yang dipimpin Tuan Guru Abdul Qadir Hasan.

Ketika mengurus NU ini, Guru Husin Ali kerap menghadiri muktamar NU di pulau jawa. Tentu saja kesempatan itu digunakan beliau untuk berbisnis permata. Uang dari hasil berbisnis itulah yang kemudian basuh dengan air dan pasir.

KH Syaifuddin Zuhri –sumber cerita ini- pernah membawakan koper Tuan Guru Husin Ali ketika beliau ke Bangil, di sela acara muktamar NU di Surabaya. Saat itu-lah, Tuan Guru Husin Ali minta dicarikan air dan pasir. Setelah air dan pasir sudah tersedia, beliau pun mengeluarkan uang kertas dan logam dan membasuhnya satu per satu.

“Kita tidak tahu, asal uang ini. Siapa yang memegangnya lebih dulu,” ujar Abah Guru Banjar Indah –panggilan KH Syaifuddin Zuhri- mengutip perkataan Tuan Guru Husin Ali kala itu.

Karena itu, demi menjaga ‘kebersihan’ uang yang diterimanya, Tuan Guru Husin Ali membasuhnya terlebih dahulu.

Anehnya, Abah Guru Banjar Indah mengomentari cerita itu, masing-masing uang yang dibasuh Tuan Guru Husin Ali, tidak semua dibasuh dengan waktu yang sama. Ada yang sebentar, ada pula yang cukup lama. Seolah beliau tahu, asal mula uang yang dipegangnya.

 

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sirah

Kisah Penghulu Rasyid, Pejuang yang Makamnya Menjadi Destinasi Wisata
apahabar.com

Sirah

Pengembala Kambing: Tuan, Panas di Dunia Belum Sebanding dengan Panasnya Api Neraka
apahabar.com

Sirah

Pendulang Emas Terkejut Mendengar Penjelasan Guru Ramli Terkait Lokasi Galian
apahabar.com

Sirah

Ulama ini Dianugerahi Keistimewaan Layaknya Mukjizat Nabi Sulaiman AS
apahabar.com

Religi

Khawarij Berencana Bunuh 3 Sahabat Nabi, Hanya Ali yang Terpenuhi
apahabar.com

Sirah

Kenali 11 Hal yang Membatalkan Puasa

Sirah

Kejadian Ganjil Saat Pemindahan Jenazah Istri dan Anak Datuk Kelampayan
apahabar.com

Religi

Cara Rasulullah Mengokohkan Barisan Umat Saat Hijrah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com