apahabar.com
Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani (kiri). apahabar/Zay

apahabar.com BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meyakini, pasar baru di Stadion Mini Jalan RO Ulin Loktabat Selatan bakal ramai oleh pengunjung. Selaras hal tersebut, ia kukuh relokasi Pasar Bauntung tetap dilakukan.

“Rencana relokasi pasar Bauntung ke lokasi yang baru ini sudah dilakukan dengan kajian yang tepat. Serta dilakukan oleh ahli saat mengkajinya,” jawabnya ditanya salah satu pedagang pasar Bauntung pada sosialisasi rencana relokasi pasar Bauntung Banjarbaru, kemarin, di Gedung Bina Satria Banjarbaru.

Di sana, Nadjmi menjelaskan luasan lahan lebih besar tiga kali lipat dari pasar sebelumnya. Stadion mini memiliki luas kurang lebih 4 hektare. Sedangkan pasar Bauntung saat ini hanya 1,47 hektare.

Lokasi pasar Bauntung yang baru juga berada di tengah, berada di Loktabat Selatan yang dekat dengan jalan Trikora dan Jalan Ahmad Yani KM 33 Banjarbaru. Nadjmi yakin dengan infrastruktur yang baik dan nyaman, tidak kumuh, serta akses yang mudah dicapai dan tempat parkir yang luas, nantinya akan menarik minat pembeli.

“Nantinya pembeli juga akan ramai. Karena merasa nyaman berbelanja di tempat seperti itu,” ungkapnya.

Sejauh ini ia mengatakan pihaknya sudah mengkaji analisis mengenai dampak lingkungan (Andalalin). “Di lokasi pasar yang baru nanti, akses jalan banyak. Sehingga kemacetan tidak akan terjadi karena aktifitas jual beli di pasar,” ujarnya.

Pasar Bauntung menurutnya saat ini sudah tak layak dari segi tata ruang, parkiran, dan kebersihan. “Kami menjanjikan sarana dan prasarana yang baik. Guna peningkatan perekonomian di Banjarbaru. Sesuai visi dan misi kami. Kami berharap pedagang bisa mendukung kebijakan ini,” ujar eks Camat Landasan Ulin ini.

Nadjmi melihat, pembangunan pasar baru itu baik dari segi perkembangan kota Banjarbaru. Di mana nantinya nyaman bagi masyarakat Banjarbaru, nyaman bagi pedagang dan nyaman bagi pengunjung pasar.

“Karena jika di lokasi Pasar Bauntung yang lama luasnya hanya 1,47 hektar dan tidak memadai lagi. Kalaupun untuk pembebasan lahan di sekitar, kami jelas akan sulit membebaskan. Karena di sekitar pasar banyak pemukiman padat, dengan ribuan masyarakat yang tinggal. Ini pun sudah kami lakukan pengkajian,” tegasnya.

Dia menegaskan, terkait pasar Bauntung ini pihaknya ingin membangun pasar yang lebih bagus dan nyaman agar masyarakat tak ragu untuk datang ke pasar tradisional.

Pemkot Banjarbaru rencananya akan mulai membangun pasar yang baru di Stadion Mini Jalan RO Ulin Loktabat Selatan. Anggaran sudah disahkan oleh DPRD Kota Banjarbaru pada pekan ketiga November 2018 kemarin, Rp 120 Miliar.

“Progres pembangunannya nanti satu tahun ke depan. Targetnya nanti diharapkan awal tahun, sekitar April akan mulai pembangunannya,” jelasnya.

Berita terkait: Polemik Pasar Bauntung: Pedagang Tegas Tolak Relokasi

Seperti diketahui, Rencana Program Jangka Menengah Pembangunan Daerah (RPJMPD) Kota Banjarbaru 2016-2021, memaksa pemerintah merelokasi pedagang di Pasar Bauntung.

Pro kontra mengiringi wacana relokasi ke Stadion Mini Haji Idak Jalan Ro Ulin, Loktabat Selatan. Wacana itu bergulir sejak 3 tahun lalu.

Pada Kamis 29 November, sosialisasi secara terbuka coba dilakukan di gedung Bina Satria, usai skema pendanaan disetujui oleh legislatif. Sosialisasi perdana itu dipimpin langsung Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani, berakhir dengan penolakan oleh pedagang. Alhasil pertemuan antara Pemkot Banjarbaru dengan pedagang tidak menemui titik tengah.

Penulis: Zepi Al Ayubi
Editor: Fariz Fadhillah