Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain

4 Bandara Ini Dibangun Pakai Skema Pembiayaan Baru

and - Apahabar.com Kamis, 20 Desember 2018 - 21:50 WIB
and - Apahabar.com Kamis, 20 Desember 2018 - 21:50 WIB

4 Bandara Ini Dibangun Pakai Skema Pembiayaan Baru

Ilustrasi bandara. Foto Okezone

apahabar.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara akan terus menggenjot pembangunan infrastruktur dengan menggunakan skema-skema pembiayaan baru. Salah satu yang akan digenjot adalah skema pembiayaan lewat Kerjasama Pemanfaatan (KSP).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti mengatakan, untuk pembangunan bandara pada 2019 pihaknya akan menggenjot skema pembiayaan lewat KSP. Setidaknya ada sekitar empat proyek bandara baru yang akan dibangun lewat skema pembiayaan KSP.

Baca Juga: Warga Aceh Temukan Kuburan Massal di Area Pembangunan Perumahan

Keempat bandara tersebut yakni, Bandara Sentani di Jayapura Papua, lalu kemudian Bandara Fatmawati di Bengkulu. Selanjutnya ada Bandara Raden Inten II Lampung dan terakhir adalah proyek Bandara Hanandjoeddin di Tanjung Pandang.

“Target 2019 akan lebih banyak lagi bandara yang di KSP-kan,” ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (20/12/2018).

Pada tahun ini sendiri lanjut Polana, pihaknya sudah melakukan pembangunan satu bandara dengan skema KSP. Adapun proyek yang dimaksud adalah pembanguan Bandara Tjilik Riwut di Kalimantan Tengah dengan PT Angkasa Pura II (Persero).

“Kemarin kami sudah menandatangani KSP yang pertama di Ditjen Perhubungan Udara,” ucapnya.

Mengenai skema lainnya lanjut Polana, pihaknya juga mengaku sudah melakukannya di tahun 2018 ini. Seperti diketahui, dalam pembangunan bandara Kemenhub sudah menggunakan skema pembiayaan non Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) seperti Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan Penyertaan Modal Negara.

Adapun proyek bandara yang menggunakan skema KPBU tercatat ada empat proyek. Keempat proyek tersebut meliputi Bandara Bali Utara, lalu Bandara Komodo di Labuan Bajo, Bandara Singkawang Baru dan terkahir adalah Bandara Juwata Tarakan.

Sedangkan pembangunan bandara dengan skema PMN dilakukan pada tiga proyek. Ketiga proyek tersebut meliputi, Bandara Banyuwangi, Bandara Wirasaba dan Badara Jember.

“Tahun ini , tahun 2018 Ditjen Udara sudah melaksanakan pendanaan infrastruktur non APBN atau PINA dengan skema KSP, KPBU, dan PMN,” jelasnya.

Baca Juga: Kotak Suara Kardus Rawan Rayap dan Tikus

Sumber : Okezone
Editor : Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Demo di Patung Kuda dan Kedubes Prancis, Polda Metro Jaya Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
apahabar.com

Nasional

Selasa Nanti, Pemerintah Putuskan Pemulangan WNI di Diamond Princess

Nasional

VIDEO: Jadi Gembel Andika Kangen Band Ditangkap, Kasat Pol PP Angkat Bicara
apahabar.com

Nasional

PDIP: Natal Penuh Semangat Solidaritas dan Peneguhan Pancasila
apahabar.com

Nasional

Reuni 212 Selesai, Massa Mulai Tinggalkan Monas
apahabar.com

Nasional

Ledakan Terjadi di Monas Selasa Pagi
apahabar.com

Nasional

C-130 Hercules VIP Jemput Jenazah Ani Yudhoyono
apahabar.com

Nasional

UI Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com