BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

7 Hari Ngapung di Selat Sunda, Nelayan Korban Tsunami Selamat

- Apahabar.com Senin, 31 Desember 2018 - 12:25 WIB

7 Hari Ngapung di Selat Sunda, Nelayan Korban Tsunami Selamat

Meski risiko menghadang, nelayan tetap melaut saat gelombang tinggi. Foto-Ist

apahabar.com, SERANG – TNI AL mengevakuasi seorang nelayan asal Rajabasa, Lampung Selatan di perairan Pulau Panjang yang berdekatan dengan Gunung Anak Krakatau. Nelayan itu sudah 7 hari mengapung di laut.

Nelayan bernama Ari Agus Arman Harianto (24) ditemukan anggota TNI AL saat melakukan survei Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda dengan KR Rigel-933.

Korban ditemukan selamat meski kondisinya sangat lemah. Nelayan itu mengapung di laut hanya bermodal perahu bekas terjangan tsunami. Untuk bertahan hidup, korban mengandalkan sisa minuman kemasan yang ada di perahunya.

Baca Juga: Anak Krakatau Menyusut, Nelayan Sempat Lihat Gunung Terbelah

“Ari sempat bercerita bahwa sebelum ditolong oleh KRI Rigel dirinya berada di Pulau Panjang Lampung menyelamatkan diri dengan memegang bekas perahunya yang dihantam tsunami Anak Gunung Krakatau saat memancing ikan dan bertahan hidup memakan biji ketapang dan minum air mineral sisa-sisa yang mengapung di laut selama tujuh hari,” kata Danlanal Banten Kolonel (P) Laut Baroyo Eko Basuki dalam keterangan terlulisnya, Senin (31/12).

Beruntung nyawanya terselamatkan meski kondisinya terus melemah. Saat dievakuasi, nelayan itu langsung dibawa ke Dermaga Indah Kiat, Merak untuk mendapatkan perawatan. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Pulomerak agar kondisinya tak lagi lemah.

“Paska terjadinya bencana alam Tsunami Selat Sunda TNI AL terus berperan aktif melaksanakan evakuasi dan pertolongan dengan mengerahkan Personel dan unsur Kapal Patroli serta mendirikan Posko Kesehatan,” tambahnya.

Baca Juga: Dirikan 8 Dapur Umum di Lokasi Terdampak Tsunami Selat Sunda

Sumber: Detiknews
Editor: Syarif

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jubir Pemerintah: Covid-19 Berakhir Jika Masyarakat Patuh dan Disiplin
apahabar.com

Nasional

Belum Dipastikan Aman, Pemerintah Akan Buka 124 Daerah
JMSI

Nasional

Hari Ini, Pegurus Pusat JMSI Resmi Dikukuhkan
apahabar.com

Nasional

Masyarakat Diminta Hindari Pesisir Pantai Selat Sunda Radius 1 Km
apahabar.com

Nasional

Jokowi Pastikan Kesiapan Anggaran Pilkada Serentak
apahabar.com

Nasional

Wabah Virus Corona, KBRI Beijing Pastikan Perlindungan 93 WNI di Wuhan
apahabar.com

Nasional

Cair 25 Agustus, Dapat Subsidi Gaji atau Tidak, Cek Caranya
apahabar.com

Nasional

Sehari, Pengidap Covid-19 di Jakarta Bertambah Ratusan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com