Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

84 Jenazah di RSUD Berkah Pandeglang Membusuk

- Apahabar.com Selasa, 25 Desember 2018 - 09:32 WIB

84 Jenazah di RSUD Berkah Pandeglang Membusuk

Jenazah korban tsunami di RSUD Berkah Pandeglang. Foto-Antara

apahabar.com, PANDEGLANG – Sebanyak 84 jenazah korban bencana gelombang tsunami yang melanda Perairan Selat Sunda, Sabtu (22/12) malam membusuk di RSUD Berkah Pandeglang, Banten.

“Semua jenazah itu belum teridentifikasi dan kondisinya sudah sulit dikenali keluarga,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Raden Dewi Sentani saat ditemui di Posko Utama Bencana Tsunami, Labuan,Pandeglang, Selasa (25/12).

Pengelola RSUD Berkah Pandeglang tidak memiliki fasilitas lemari pendingin mayat dengan jumlah kapasitas banyak, kata Kepala Dinas Kerehatan Pandeglang dilansir dari Antara.

Saat ini, jenazah disimpan di ruangan tanpa pendingin sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.

Baca Juga: Panik Mendengar Air Laut Surut, Warga Mengungsi Amankan Diri

Karena itu, Raden Dewi Sentani meminta Kementerian Kesehatan dapat membantu menyalurkan alat kontainer freezer untuk menyimpan jenazah yang bisa menampung dengan jumlah banyak itu.

Kondisi jenazah sudah tiga hari terakhir tentu sudah membusuk dan berubah warna,sehingga petugas sulit melakukan identifikasi.

“Kami mengusulkan kepada petugas agar jenazah yang tidak dikenali itu di foto agar bisa diketahui ciri-cirinya oleh keluarga mereka,” katanya.

Menurut dia, apabila jenazah itu lebih dari sepekan maka sebaiknya dimakamkan secara massal.

Sebab, mayak itu mengeluarkan bau tidak sedap juga bisa menimbulkan gangguan penyakit.

Kemungkinan jenazah itu masih bertambah, karena beberapa titik yang terdampak gelombang tsunami belum ditemukan dan hilang.

“Kami mendesak bantuan kontainer frezeer segera disalurkan ke RSUD agar bisa menampung jenazah itu,” katanya menjelaskan.

Baca Juga: MUI: Belum Ada Fatwa Ucapan Selamat Natal

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Soal Perlindungan Keselamatan, Grab Diminta Tiru Gojek
apahabar.com

Nasional

Wamena Berangsur Kondusif, Warga Mulai Kembali ke Rumah
apahabar.com

Nasional

Panglima TNI Tegaskan Pembangunan Jembatan Kali Yigi
apahabar.com

Nasional

Aktivis Lingkungan dan Masyarakat Pesisir Sepakat Tolak Raperda RZWP3K Kaltim
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Tunjuk Jubir Penanganan Virus Korona
apahabar.com

Nasional

Di Gunung Sindur, Setya Novanto Tempati Sel Pengamanan Super Maximum Security
apahabar.com

Nasional

Ikadi: Ulama Mestinya Menyatukan Masyarakat
apahabar.com

Nasional

Ambil Alih Perkara Djoko Candra dan Jaksa Pinangki, Pimpinan KPK Putuskan 3 Poin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com