Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

ACT Berangkatkan 20 Truk Bantuan ke Pandeglang dan Lampung Selatan

- Apahabar.com Rabu, 26 Desember 2018 - 22:46 WIB

ACT Berangkatkan 20 Truk Bantuan ke Pandeglang dan Lampung Selatan

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Berangkatkan 20 Truk Bantuan ke Pandeglang dan Lampung Selatan.Foto-Humas ACT

apahabar.com, BANJARMASIN – Upaya penanganan tanggap darurat untuk korban tsunami Selat Sunda terus dikerahkan, seiring dengan tingginya kepedulian publik Indonesia terhadap saudara sebangsa yang terdampak bencana.

Seperti yang dilakukan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) turut berikhtiar penuh memenuhi kebutuhan pengungsi di masa tanggap darurat ini. Salah satunya adalah pengiriman puluhan truk berisi bantuan pangan dan logistik untuk korban terdampak tsunami di Pandeglang dan Lampung Selatan.

Pada Rabu (26/12), 20 truk bantuan diberangkatkan dari gudang Humanity Distribution Center (HDC) di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Manajer Umum Komunikasi ACT Lukman Aziz mengatakan, bantuan pangan dan logistik dikirimkan menuju dua kabupaten yang terkena dampak tsunami terparah, yakni Pandeglang dan Lampung Selatan.

“Masing-masing 10 truk bantuan kami berangkatkan ke Pandeglang dan Lampung Selatan. Kebutuhan pangan ini mendesak, jadi kami upayakan pengiriman pangan dan logistik sesegera mungkin, dibarengi dengan evakuasi, layanan medis, dan aktivitas dapur umum yang terus berlangsung sampai sekarang,” terang Lukman.

Baca Juga: Ajarkan Anak-anak Peduli Korban Tsunami

Pengiriman pangan dan logistik ini akan terus berlanjut dari berbagai daerah di Indonesia, utamanya Jawa dan Sumatera. Selain mengirimkan pangan dan logistik, sejumlah program pemulihan juga segera diinisiasi.

Lukman menerangkan, bantuan pemulihan tersebut fokus pada penyediaan pangan, papan dan pembangunan ekonomi.

“ACT berencana membangun hunian dan ACT Humanity Store untuk penyintas tsunami di Pandeglang dan Lampung Selatan. Sementara untuk pemulihan ekonomi, kami menggulirkan program pemberian 100 kapal nelayan untuk warga terdampak yang berprofesi sebagai nelayan. Tidak hanya itu, bekerja sama dengan Global Wakaf, kami juga berikhtiar untuk mendirikan Warung Wakaf di sejumlah titik terdampak bencana,” jelas Lukman.

Hingga ini, proses evakuasi, layanan medis, dan pendistribusian bantuan pangan di lokasi terdampak tsunami terus dikerahkan. Untuk mempercepat penanganan tanggap darurat, ACT mendirikan sejumlah posko kemanusiaan dan dapur umum di Pandeglang dan Lampung Selatan.

Di Pandeglang, ACT telah mendirikan 4 posko kemanusiaan dan dapur umum. Keempat posko tersebut di antaranya Posko Induk dan Dapur Umum di Kecamatan Labuan, Posko Wilayah Sumur, Posko Wilayah Panimbang dan Tanjung Lesung, dan Posko Wilayah Anyer.

Sementara di Lampung Selatan, posko kemanusiaan dan dapur umum telah aktif di tiga wilayah, di antaranya Way Muli, Way Panas, dan Dermaga Bom.

“Hari ini 26 Desember akan diaktivasi juga dua posko dan dua dapur umum lainnya di daerah Kunjir dan Sukaraja,” terang Sutaryo dari Tim Emergency Response ACT untuk wilayah Lampung Selatan.

Di Kalsel sendiri, ikhtiar ACT Kalsel juga dimaksimalkan dengan membuka posko kemanusiaan untuk korban tsunami sejak Selasa (25/12) kemarin.

“Kami buka setiap hari dari jam 08.00 sampai jam 21.00 Wita. Silahkan masyarakat Kalsel yang ingin menitipkan bantuan bisa langsung ke posko kami,” terang Arie. Lokasi posko tak lain adalah kantor ACT Kalsel yang beralamat di Jalan A Yani Km 5,5 No 49 Kelurahan Pemurus Luar, Kecamatan Banjarmasin Timur.

Lebih lanjut, Arie menjelaskan bahwa posko ACT Kalsel akan dibuka hingga tanggal 15 Januari 2019.

“Jika sebelum tanggal tersebut bantuan yang terkumpul ternyata mencukupi untuk dikirimkan ke lokasi terdampak maka pengiriman akan kami percepat,” ujarnya. Bantuan kemanusiaan yang diterima ACT Kalsel bisa berupa uang dan barang.

“Untuk barang diutamakan adalah keperluan darurat seperti air, makanan, alas tidur, tenda, genset dan sebagainya. Dan maaf kami tidak menerima bantuan pakaian,” pungkasnya.

Reporter : Bahaudin Qusairi
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Menkes Setujui Permohonan PSBB Jabar
apahabar.com

Nasional

Irjen Pol Nico Afinta Resmi Dilantik Sebagai Kapolda Kalsel
apahabar.com

Nasional

5 Provinsi Penyumbang Kasus Baru Covid-19 Terbanyak, Bagaimana Kalsel?
apahabar.com

Nasional

DPR: Segera Ajukan RUU, Supaya Pemindahan Ibu Kota Tak Sekadar Wacana
apahabar.com

Nasional

Kajian Gempa dan Potensi Tsunami 20 Meter, Begini Penjelasan BMKG
apahabar.com

Nasional

Update Hasil Situng KPU per 22 April 10.45 WIB Jokowi-Ma’ruf Amin Masih Unggul Sementara
apahabar.com

Nasional

Penyerahan KIA Terbanyak, Harganas Kalsel Catatkan Rekor MURI Baru
apahabar.com

Nasional

Eks Komandan NII : Waspada Potensi Teror Jelang Pilpres
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com