Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Air Terjun Pancuran Tinggi, Wisata Tersembunyi Pegunungan Halong

and - Apahabar.com Jumat, 14 Desember 2018 - 11:56 WIB
and - Apahabar.com Jumat, 14 Desember 2018 - 11:56 WIB

Air Terjun Pancuran Tinggi, Wisata Tersembunyi Pegunungan Halong

Menikmati segarnya air terjun Pancuran Tinggi, Kecamatan Halong, Balangan. Foto- apahabar.com/imam taofiq

apahabar.com, BALANGAN – Kabupaten Balangan banyak menyimpan objek wisata kejutan. Salah satunya air terjun Pancuran Tinggi, objek wisata yang menawarkan keindahan alam yang masih sangat asri.

Sesuai dengan namanya air terjun ini memiliki ketinggian kurang lebih 7-8 meter. Pemandangan alam sangat indah, karena terbentuk secara alami tanpa campur tangan manusia.

Baca Juga : TNI Tanam Padi Di Lokasi HPS

Banyak yang tidak tahu tempat ini. Sebab, air terjun Pancuran Tinggi merupakan objek wisata yang masih sangat asing ditelinga warga Banua, bahkan warga lokal Balangan.
Karena air terjun ini berada di daerah pedalaman Halong, tepatnya di Desa Puyun RT 02 Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Kecamatan Halong sendiri berjarak sekitar 250 kilometer dari Ibukota Provinsi Banjarmasin, atau 25 kilometer dari kota Kabupaten Balangan.

Jarak yang ditempuh tidak terlalu jauh. Dari Kecamatan Halong sampai ke Desa Puyun kurang lebih 7 km. Sedangkan untuk jarak tempuh dari Puyun ke air terjun tersebut, ditempuh dengan berjalan kaki selama 3-4 jam. Sementara kendaraan diparkir di pemukiman warga.

Bagi yang suka tantangan dan ketengangan, wisata alam ini masih sangat asri dan sedikit mistis. Jadi disarankan jika hendak berkemah di sana untuk melapor dan memakai jasa gaid dari warga setempat.

Karena masih baru, wisata ini juga tidak menyediakan fasilitas umum seperti papan penunjuk arah, wc dan kamar mandi. Bahkan untuk warung atau toko masih sangat minim.
Safrudin salah satu pencinta alam dari Komunitas Laskar Pelangi, menuturkan jika hendak ke sana sebaiknya agar berkelompok dan mengikuti aturan warga.

“Selain itu siapkan perbekalan yang standar saja jangan berlebihan. Dan jangan lupa membawa garam, karna masih banyak hewan liar seperti ular dan lintah (pacat),” sarannya pada apahabar.com, Kamis (13/12).

Himbauan dari warga setempat kepada para pengunjung agar selalu melakukan koordinasi kepada anggotanya dan kepada pihak warga. Agar mempermudah jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan.

Keunikan lain dari kecamatan ini adalah upacara Aruh Baharin yang diselenggarakan oleh Suku Dayak Halong dalam mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan atas keberhasilan panen padi dan diadakan setiap tahun pada bulan september selama 1 minggu lamanya.

Baca Juga : Potensi Hujan Disertai Petir di Kalsel Masih Terjadi, Waspada Tiga Daerah Ini

Reporter : Imam Taofiq
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Animo Cukup Tinggi, Balap Kelotok Ces Masuk Agenda Tahunan
apahabar.com

Borneo

153 Truk Sampah Bakal Merayap di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Pengawasan Pilkada 2020, Bawaslu Usulkan Rp 12 Miliar
apahabar.com

Kalsel

Malam Ini Banjarmasin Diselimuti Kabut Tipis Beraroma Pekat
apahabar.com

Kalsel

Cara Baru Kegiatan Belajar di SMKPPN Paringin, Orangtua Berbaur di Kelas
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Tabalong Bertekad Tingkatkan PAD
apahabar.com

Kalsel

Duh, Sebagian Warga Desa Binawara Tanbu Masih BAB di Sungai
apahabar.com

Kalsel

Nah, Baru Dilantik Anggota DPRD Kalsel Langsung Gadai SK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com