Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Akhir Tahun, Telur dan Daging Alami Penaikan, Ini Penjelasan Dinas Perdagangan

- Apahabar.com Jumat, 28 Desember 2018 - 12:41 WIB

Akhir Tahun, Telur dan Daging Alami Penaikan, Ini Penjelasan Dinas Perdagangan

Ilustrasi telur dan ayam. Foto-medialokal.co

apahabar.com, BANJARMASIN – Menjelang akhir tahun 2018, Dinas Perdagangan Kalsel menyatakan harga telur serta daging ayam mengalami kenaikan dari harga normal. Sebab, ada beberapa faktor yang dinilai tidak efektif untuk menekan harga komoditas tersebut.

Salah satunya makanan pangan berupa jagung. Ketersediaan konsumsi utama pangan ternak itu menjadi penyebab penentu dalam melonjaknya harga telur dan daging ayam di Kalsel.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani mengakui pada dasarnya harga telur dan daging ayam selalu stabil dalam beberapa bulan belakangan. Namun, penjualan meningkat saat mendekati pergantian tahun 2018.

Pasalnya, memasuki akhir bulan Desember stock jagung yang dimiliki peternak mulai mengalami penipisan. Sehingga fenomena tersebut menurunkan daya beli telur ternak pangan.

“Stok jagung yang dimiliki peternak ayam berkurang, jadi mereka kesulitan untuk memberikan makan hewan ternaknya untuk menghasilkan kualitas terbaik,” jelasnya.

Demi menjaga kestabilan harga komoditas tersebut, dikatakannya, bahwa peternak Kalsel telah mendapatkan bantuan penyaluran jagung dari Bulog dan industri pakan untuk ternak.

Baca Juga: Harga Bawang dan Ayam Naik, Gubernur Kaltim: Faktor Psikologis

Hal tersebut sesuai yang diperintahkan Kementerian Pertanian RI untuk memotong jalur distribusi yang selama ini mengakibatkan kelangkaan pakan ternak.

“Ini bukti pemerintah bahwa ketersediaan pakan jagung cukup untuk memenuhi kebutuhan para peternak lokal,” katanya.

Dilain faktor itu, katanya banyak orang pula memilih mengadakan kegiatan menggunakan daging atau telur ayam. Sehingga fenomena tersebut menurunkan daya beli telur ternak pangan.

“Kan biasanya banyak mengadakan pesta akhir tahun dan perayaan natal, maka itu membuat harga telur dan daging meningkat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Divre Kalsel, Awaluddin Iqbal mengatakan sesuai perintah pusat peternak lokal akan mendapatkan bantuan jagung untuk memotong kelangkaan komoditas tersebut.

Tapi untuk stok yang diberikan di Kalsel, ia tidak menerangkan jumlah keseluruhannya yang disalurkan Kementerian Pertanian. “Cukup untuk peternak lokal saja,” pungkasnya.

Baca Juga: Harga Bahan Pokok di Pasar Kemakmuran Kotabaru Stabil

Reporter : Bahaudin Qusairi
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hindari Laka Laut, Satpolairud Polres Tala Gelar Giat Binmas Air
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Karhutla, Polsek Amuntai Kota Gelar Patroli Terpadu
apahabar.com

Kalsel

BMKG: Waspada Potensi Hujan Berpetir di 10 Wilayah Kalsel Hari Ini

Kalsel

Mengenal Mulyani, Seniman Tanpa Batas dari Batola
apahabar.com

Kalsel

Di Balik Pelarian Suami Coba Bakar Istri di Basirih, Nekat karena Rujuk Ditolak
apahabar.com

Kalsel

Hadiri Tadarus Kebangsaan Bersama Gus Muwafiq
apahabar.com

Kalsel

Kronologis Tenggelamnya Dua Pemuda di Sungai Tapin
apahabar.com

Kalsel

Tiga Kali Kebakaran dalam Sepekan, Konsleting Listrik Penyebab Utama?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com