Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Anak Krakatau Menyusut, Nelayan Sempat Lihat Gunung Terbelah

- Apahabar.com Senin, 31 Desember 2018 - 11:23 WIB

Anak Krakatau Menyusut, Nelayan Sempat Lihat Gunung Terbelah

Gunung anak karakatau. Foto - Banten.co

apahabar.com, JAKARTA – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM menyebut volume Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda menyusut sekitar 60 persen atau dua pertiga karena erupsi yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Tinggi gunung yang semula 338 meter kini hanya tersisa sekitar 110 meter.

Hal ini sesuai dengan kesaksian salah seorang nelayan asal Lampung, Puji, yang menyaksikan detik-detik Anak Krakatau meletus pada 22 Desember 2018 lalu dan memicu gelombang tsunami.

Diwawancarai CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu, Puji mengaku melihat Anak Krakatau seperti terbelah dua dan longsor. Usai terbelah itu, Anak Krakatau kemudian memuntahkan lahar dam material vulkanik.

“Kami melihat anak GAK itu seperti pecah belah dua, lalu api lahar langsung mencar turun ke laut. Peristiwa itu, sekitar pukul 20.00 WIB,” kata Puji.

Baca Juga: Jangan Percaya Hoaks Letusan Besar Anak Gunung Krakatau

Saat itu ia bersama belasan nelayan lain sedang mencari ikan di sekitar Gunung Anak Krakatau. Jarak kapal yang ditumpanginya sekitar 2 km dari gunung atau berada dalam batas aman saat gunung api itu berstatus waspada atau level II. Belakangan setelah menyebabkan tsunami dan terus erupsi, statusnya dinaikkan menjadi siaga atau level III.

Berselang lima menit kemudian, tiba-tiba gelombang tinggi tsunami datang dan langsung menerjang perahu yang ditumpangi bersama nelayan lainnya.

Gulungan ombak datang tak cuma sekali, tapi sampai tiga kali. Hantaman ombak pertama membuat perahu-perahu nelayan oleng dan hilang kendali. Sementara terjangan gelombang kedua, membuat semua nelayan tercebur ke laut karena perahu terbalik.

“Hantaman ketiga itu, tingginya 10 sampai 12 meter. Saat itulah kami semua langsung terbawa arus ombak dan terpencar hingga tak tahu lagi arahnya ke mana,” kata Puji.

Kepala Sub Bidang Mitigasi Gerakan Tanah PVMBG Agus Solihin mengatakan volume Gunung Anak Krakatau kini menyusut antara 150 sampai 180 juta meter kubik akibat erupsi dan kegempaan vulkanik selama beberapa pekan lalu. Alhasil tubuh gunung kini tersisa sekitar 40 persen dari semula.

Baca Juga: Lingkar Berbahaya Anak Krakatau Diperluas Lima Kilometer

“Penyusutan volume itu sampai 60 persen atau dua per tiga dari volume awal,” ujar Agus.

Berkurangnya volume tubuh Gunung Anak Krakatau ini diperkirakan karena adanya proses rayapan tubuh gunung dan disertai tingginya laju erupsi yang terjadi pada 24 hingga 27 Desember.

Ia menjelaskan penyusutan volume Anak Krakatau hingga 180 juta meter kubik ke laut itu dipastikan menyisakan tubuh Gunung Anak Krakatau tersisa antara 40 sampai 70 juta meter kubik.

Selain itu, tinggi gunung juga menurun. Berdasarkan analisis visual, Anak Krakatau yang semula tingginya 338 meter, kini terkikis menjadi 110 meter.

Tinggi Anak Krakatau pun menjadi lebih rendah dibandingkan Pulau Sertung. Menurut Agus, tinggi Pulau Sertung yang ada di dekat Anak Krakatau mempunyai tinggi 182 meter. (Antara/osc)

Baca Juga: Gunung Krakatau Naik ke Level III, Warga Diminta Menjauh

Sumber: CNN Indonesia
Editor: Fariz

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Bermula dari Percakapan ’Syur’ Sang Kepsek

Nasional

Ada Subsidi Bunga KPR dan Kredit Kendaraan, Catat Syaratnya
apahabar.com

Nasional

Sudah Puluhan Orangutan Dilepasliarkan ke Kawasan Konservasi
apahabar.com

Nasional

Belanda Janji Kembalikan Berlian 70 Karat Milik Sultan Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

Penerimaan CPNS 2019, Kementerian Agraria dan Tata Ruang Cari 727 Orang
apahabar.com

Nasional

Lulus Ujian CPNS Saat Pakai Jimat, Bagaimana Hukumnya?

Nasional

Hari Ini Kuota Internet Belajar Siswa dan Guru Dikirim Langsung ke Nomor Peserta, Berikut Besar Subsidinya
apahabar.com

Nasional

Kemenko Polhukam akan Tinjau Palangkaraya Sebagai Ibu Kota Pemerintahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com