Update Banjir Kalsel: Sudah 6 Kabupaten Terdampak! Parah, Empat Titik Longsor Sempat Tutup Akses Utama Loksado-Kandangan UPDATE Tinggi Air Jelang Puncak Banjir HST BREAKING! Bupati HST Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Banjir di Pusat Kota HST Meluas, Ratusan Jiwa Mengungsi

Angkot di Kabupaten Banjar Nasibnya Kini, Makin Terpuruk Bersaing dengan Angkutan Online

- Apahabar.com     Sabtu, 22 Desember 2018 - 15:12 WITA

Angkot di Kabupaten Banjar Nasibnya Kini, Makin Terpuruk Bersaing dengan Angkutan Online

Puluhan Angkot Parkir di Terminal Martapura Menunggu Penumpang. Sabtu(22/12) siang. Foto-apahabar.com/Reza

apahabar.com, MARTAPURA – Masa kejayaan sopir angkutan kota (Angkot) di Martapura, Kabupaten Banjar tidak sejaya belasan tahun lalu. Pasalnya, akhir-akhir ini jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkot di Martapura semakin jauh berkurang.

Kondisi tersebut seperti terlihat di Terminal Belauran Jalan A Yani Km 40 Martapura Kabupaten Banjar, Sabtu (22/12/2018) siang. Sedikitnya puluhan angkot sedang parkir di terminal yang ada di Kota Martapura, terdiri dari angkutan kota dan angkutan pedesaan dengan sopir lagi duduk menunggu Penumpang.

Hamid (40) seorang warga Martapura adalah sopir Angkot rute Banjarbaru – Liang Anggang. Mengungkapkan sangat jauh berkurangnya jumlah penumpang saat ini.

apahabar.com

kiri Hamid (40) kanan Isar (45) sopir Angkot rute Banjarbaru – Lianganggang memperlihatkan uang hasil menarik penumpang kepada wartawan. Foto – apahabar.com/Reza

“Rata-rata mobil angkot yang ada disini bukan milik sendiri, tapi milik bos. Jadi kami setiap hari harus membayar setoran kepada pemilik Angkot, sedangkan pendapatan saat ini jauh menurun, Sudah setengah hari, saya baru dapat Rp25 ribu, padahal, dulu jam segini atau sekitar pukul 13.00 Wita bisa dapat 100 Ribu,” Kata dia kepada Wartawan Apahabar.com.

 

 

Baca Juga: Tiga ABG Mabuk Hajar Dua Tukang Ojek Online

Dikatakan Hamid, tadi dia habis narik penumpang dari terminal ke Liang Anggang membawa penumpang dari Martapura, dan Banjarbaru. Namun, kembali dari Liang Anggang pulangnya kosong atau tidak ada penumpang.

Selain Hamid, salah satu sopir Angkot bernama Isar (45) Juga mengeluhkan sepinya penumpang saat ini, dia juga mengangkut penumpang rute Banjarbaru – Liang Anggang. Dituturkannya, bahwa dulu pukul 13.00-14.00 wita dirinya sudah bisa mendapatkan uang Rp100 ribu sampai Rp200 ribu, sekarang sudah tidak bisa lagi karena persaingan dengan transportasi online yang juga marak saat ini.

“Inginkan seperti dulu, besar harapan saya dan kawan-kawan sopir yang ada di sini, adanya kebijakan dari pemerintah atau dinas terkait agar bisa membantu, mencarikan solusi, kesejahteraan sopir Angkot seperti kami,” pungkasnya.

Seperti diketahui bersama dengan hadirnya layanan transportasi online memberikan kemudahan bagi masyarakat umum pengguna jasa anggkutan, namun kondisi itu berbanding terbalik dengan kesejahteraan dan nasib sopir Angkot yang semakin sepi penumpang.

Baca Juga: Dua Bocah TK Banjarbaru Tenggelam di Lubang Bekas Galian, Polisi: Musibah

Reporter : Reza Rifani
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Rofiqi Sebut PAD Kabupaten Banjar Tidak Masuk Akal
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Tak Bersahabat, Kalsel Berselimut Asap
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 26 Oktober: Bertambah 2 Kasus Positif

Kalsel

Apes, Rumah Mat Dei Dibobol Maling Saat Kebakaran di Jalan Veteran
apahabar.com

Kalsel

Cari Tahu Tentang Pengelolaan Aset, Wakil Rakyat Madiun Sambangi DPRD Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Samakan Tatib dengan Alquran, Sukrowardi Klarifikasi Pernyataannya

Kalsel

30 Tahun Akpol 91 Mangabdi, Vaksinasi- Ribuan Sembako Diguyur ke Warga Kalsel
Vaksinasi

Kalsel

Kerumunan Vaksinasi di Gedung Murakata HST, Dewan: Harus Waktu Diatur!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com