Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

Arab Saudi Tidak Mau Serahkan Tersangka Kasus Khashoggi

- Apahabar.com Senin, 10 Desember 2018 - 12:10 WIB

Arab Saudi Tidak Mau Serahkan Tersangka Kasus Khashoggi

Foto - Jamal Khashogi KSFY.com

apahabar.com, RIYADH – Arab Saudi pada Minggu (9/12) mengesampingkan pengekstradisian para tersangka dalam kasus pembunuhan Jamal Khashoggi ke Turki, kata menteri luar negeri kerajaan itu.

“Kami takkan mengekstradisi warga negara kami,” kata Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir ketika ia ditanya mengenai surat perintah penangkapan dalam pertemuan ke-39 Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).

Al Jubeir mengatakan mereka yang bersalah telah diserahkan ke Kantor Kejaksaan Arab Saudi tapi ia tidak mengomentari proses hukum dan menegaskan bahwa kantor jaksa memiliki juru bicaranya sendiri.

Selain itu, katanya, Arab Saudi terbuka untuk setiap bukti guna membantu penyelidikan dan akan mengumumkan setiap perincian mengenai kasus tersebut, demikian laporan Kantor Berita Anadolu -yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi.

Satu pengadilan Istanbul pada Rabu mengeluarkan surat penangkapan buat dua mantan pejabat Arab Saudi sehubungan dengan pembunuhan Khashoggi.

Keputusan pengadilan itu dikeluarkan setelah Kepala Kantor Jaksa Penuntut Umum di Istanbul menuntut penangkapan Saud Al-Qahtani, pembantu senior putra mahkota, dan Ahmed Al Asiri -mantan wakil kepala intelijen- karena dugaan keterlibatan mereka dalam pembununan tersebut.

Khashoggi, seorang wartawan Arab Saudi dan kolumnis untuk The Washington Post, hilang setelah ia memasuki Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada awal Oktober.

Setelah sebelumnya mengatakan Khashoggi telah keluar dari Konsulat itu “dalam keadaan hidup”, Arab Saudi beberapa pekan belakangan mengakui bahwa ia tewas di sana, dan menuduh sekelompok agen merah Arab Saudi sebagai penyebab kematiannya.

Setelah dikeluarkannya satu dekrit kerajaan, Arab Saudi memecat lima pejabat senior, termasuk Al Qahtani dan Al Asiri.

 

Sumber: Antara

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Kelompok Bersenjata Serang Desa Mali dan Tewaskan 37 Orang
apahabar.com

Global

Pemerintah Cina Bayar Pelapor Konten Illegal Hingga Rp 1,2 Miliar
apahabar.com

Global

Wow! Raup Penghasilan Rp 314 M, Bocah 7 Tahun Jadi YouTuber Terkaya
apahabar.com

Global

Gempa 7,1 SR Filipina Dirasakan Warga Talaud
apahabar.com

Global

Iran Tahan 10 Tersangka Terindikasi Serangan Bom Bunuh Diri
apahabar.com

Global

Erdogan Hadiri Peringatan Wafatnya Maulana Jalaluddin Rumi
apahabar.com

Global

Dorong Warga Desa Bentuk Forum Peduli HIV/AIDS
apahabar.com

Global

Indonesia dan Australia Perpanjang Kerjasama Penanggulangan Terorisme
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com