Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru

Australia Desak Thailand Bebaskan Pesepakbola Pengungsi Bahrain

and - Apahabar.com Minggu, 9 Desember 2018 - 22:15 WIB
and - Apahabar.com Minggu, 9 Desember 2018 - 22:15 WIB

Australia Desak Thailand Bebaskan Pesepakbola Pengungsi Bahrain

Hakeem Alaraibi. Foto –net

apahabar.com, MELBOURNE – Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mendesak pemerintah Thailand membebaskan pesepakbola dengan kedudukan pengungsi di Australia dan ditahan di Bangkok sejak akhir November.

Hakeem AlAraibi, mantan anggota sepak bola negara Bahrain, yang lantang terhadap pemerintah negara itu, ditangkap di Thailand pada 27 November berdasarkan atas pemberitahuan Interpol, yang dikeluarkan atas permintaan Bahrain.

AlAraibi dihukum karena merusak kantor polisi di Bahrain dan dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dalam ketakhadiran. Ia membantah melakukan kesalahan.

“Australia prihatin atas penahanan Hakeem Ali AlAraibi dan menyerukan pengembaliannya ke Australia,” kata pernyataan Payne, yang disiarkan di laman kementerian itu, Minggu (9/12).

Baca Juga : Bungkam Borneo, Nil Maizar Puji Semangat Pemain PS Tira

Menurutnya mengembalikan AlAraibi ke Bahrain, tempat ia melarikan diri akan melanggar haknya di bawah hukum hak asasi manusia antarbangsa.

Di sidang pengadilan pada Jumat (7/12) lalu, kepada AlAraibi ditunjukkan surat perintah penangkapan resmi, yang dapat membuka jalan untuk penyerahannya ke Bahrain.

Kedutaan Bahrain di Thailand di Twitter pada awal Desember menyatakan AlAraibi “Dicari untuk masalah keamanan”.

AlAraibi kepada Human Rights Watch pada Jumat (7/12) mengatakan bahwa jika dikirim kembali ke Bahrain, hidupnya “dalam bahaya”.

Ia sebelumnya menyatakan disiksa di Bahrain dan melarikan diri pada 2014 ke Australia, yang memberinya suaka politik pada 2017.

Human Rights Watch menyebut AlAraibi jadi penentang lantang presiden Federasi Sepakbola Asia, Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, sepupu raja. Ia disiksa petugas Bahrain karena kegiatan politik saudara laki-lakinya selama pemberontakan Kebangkitan Arab pada 2011, FIFA, badan sepakbola dunia, juga meminta pejabat Thailand mengizinkan AlAraibi kembali ke Australia pada “secepat mungkin”.

Payne menyatakan mengangkat masalah AlAraibi dengan timpalan Thailand-nya.

“Australia sudah melakukan, dan akan terus melakukan, upaya diplomatik tingkat tinggi, yang mengusahakan AlAraibi kembali,” kata pernyataan Payne.

Baca Juga : Dua gol ke Gawang Borneo, Aleksandar Rakic Topskorer Liga 1

Sumber : Antara
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Lanjutan UEFA Nations League Divisi A Grup 4, Werner Siap Turun Lawan Swiss, 3 Pemain Jerman Bakal Absen
apahabar.com

Sport

Agustus, Lima Laga Berat Menanti Barito!
apahabar.com

Sport

Jadwal Piala AFF U-22 Live RCTI, Garuda Muda Wajib Kalahkan Kamboja Hari Ini!
apahabar.com

Sport

Terbukti Salah, UEFA Larang Sergio Ramos di Dua Laga Eropa
apahabar.com

Sport

Barito Putera Akui Ingin Bruno Matos, Tapi Tunggu Djanur
apahabar.com

Sport

Balik ke Borneo FC, Mario Gomez: Bukan karena Uang
apahabar.com

Sport

Todd Punya Alasan Merasa Nyaman jadi Supersub di Timnas U-22
apahabar.com

Sport

Kelas Psikolog Belum Cukup Pulihkan Mental Pemain Barito
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com