Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Balikpapan Segera Bayarkan Tunggakan Rp2 Miliar ke BPJS Kesehatan

- Apahabar.com Kamis, 27 Desember 2018 - 09:00 WIB

Balikpapan Segera Bayarkan Tunggakan Rp2 Miliar ke BPJS Kesehatan

Defisit, BPJS Kesehatan Korbankan Aset dan Laba. Foto-tempo.co

apahabar.com, BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan segera melunasi tunggakan iuran kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan warga Kota Minyak sebesar Rp2 miliar.

Itu tunggakan iuran dari masyarakat tidak mampu yang memang menerima bantuan pembayaran iuran (PBI) BPJS Kesehatan, kata Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh, dikutip dari Antara, Rabu (26/12/2018).

Pemkot membayarkan iuran untuk kepesertaan Kelas III.

Sebelumnya, pada Rabu (26/12), DPRD Balikpapan menetapkan dan mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Balikpapan, termasuk di dalamnya pembayaran tunggakan tersebut.

Abdulloh yang juga politisi Golkar ini menambahkan, awalnya tunggakan berjumlah Rp8 miliar, kemudian tinggal Rp4 miliar, dan sekarang tinggal Rp2 miliar.

Seluruhnya dalam masa 4 tahun dan Pemkot membayarnya dengan cara mencicil.

Baca Juga: Wagub Kaltim Optimis Pemilu 2019 Kondusif

Memang harus dicicil karena kalau bayar tunai nggak boleh, jelas Abdulloh sambil menambahkan bahwa keuangan Balikpapan saat itu tengah defisit.

Utang kepada BPJS Kesehatan ini juga menjadi satu catatan Gubernur Kaltim atas APBD 2019.

Sebelumnya, BPJS Kesehatan Balikpapan pernah merilis jumlah tunggakan iuran di wilayah kerjanya, yang meliputi Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Paser, dan Berau yang mencapai Rp41 miliar.

November lalu Pemerintah PPU juga telah menganggarkan Rp30 miliar untuk pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi 140 ribu warga wilayah yang pernah jadi bagian Balikpapan dengan nama Kecamatan Balikpapan Seberang tersebut.

Ke-140 ribu warga tersebut adalah warga yang bukan aparat sipil negara (ASN) ataupun TNI/Polri, dan bukan yang menerima bantuan pembayaran iuran dari APBN.

Jadi warga mampu atau tidak mampu, selama belum menjadi peserta BPJS Kesehatan, akan dijadikan peserta dengan iuran dibayarkan Pemkab, kata Asisten III Sekretaris Kabupaten PPU Alimuddin pada kesempatan terpisah.

Menurut Alimuddin, memang seharusnya Pemkab dengan dana APBD hanya menanggung iuran orang yang tidak mampu saja. Karena itu diharapkan mereka yang mampu menjadi peserta mandiri.

Baca Juga: Aparatur Sipil Negara Jangan Tambah Libur!

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Jokowi Datang, Bupati Penajam Siap Sopiri Presiden
apahabar.com

Kaltim

Penajam Berharap Dana Kurang Salur Biayai Kegiatan
apahabar.com

Kaltim

Pembatasan Produksi Batubara IUP, Isran Minta Pengusaha Tak Khawatir
apahabar.com

Kaltim

Kabupaten Termuda di Kaltim Hijau, Balikpapan Merah
apahabar.com

Kaltim

Pembukaan Porprov Kaltim VI di Sangatta, Isran: Ini yang Terbesar
apahabar.com

Kaltim

APBD Kaltim 2019 Disetujui Rp10,75 Triliun
apahabar.com

Kaltim

Wagub Hadi: Jadi Pengusaha Sukses Itu Tantangan
apahabar.com

Kaltim

H3 Lebaran, Kemenhub Apresiasi APT Pranoto
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com