Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April Hore! Tanah Laut Segera Miliki Stadion Berkapasitas 10.000 Penonton Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Barabai Metal Syndicate Kampanyekan #savemeratus

and - Apahabar.com Senin, 3 Desember 2018 - 22:00 WIB
and - Apahabar.com Senin, 3 Desember 2018 - 22:00 WIB

Barabai Metal Syndicate Kampanyekan #savemeratus

Dysphonic Band Tabalong saat tampil di panggung. Foto-istimewa

apahabar.com, BARABAI – Banyak cara yang dilakukan untuk melindungi pegunungan meratus dari tangan ‘jahil’. Salah satunya seperti yang dilakukan kumpulan anak muda Barabai pencinta musik cadas dalam Barabai Metal Syndicate.

Akhir pekan tadi, Barabai Metal Syndicate turut mengampanyekan #savemeratus yang lagi ramai dibicarakan.Mengambil tempat di lokasi pariwisata Batu Benawa Barabai Hulu Sungai Tengah, kegiatan ini sengaja mereka gelar sebagai bentuk kepedulian
terhadap penolakan aktivitas tambang dan sawit di Hulu Sungai Tengah.

Lewat ajang ini, mereka juga ingin membuktikan genre musik metalhead juga peduli akan lingkungan, bukan hanya sekadar hura-hura.”Kenapa kami mengambil tema #savemeratus karena ini momen yang lagi panas di Banua kita.

Baca Juga : Kasus Korupsi Ulin Raya: Tiga Saksi Berhalangan Hadir

Sebenarnya tujuannya ada dua, menolak tambang dan menjalin tali silaturahmi antara sesama pencinta musik cadas,” ungkap Ogenk selaku panitia dan peserta acara Barabai Metal Syndicate kepada apahabar.com, Senin (3/12).

Tak hanya dari Barabai, sejumlah band lokal ambil bagian, seperti Tabalong, Banjarbaru. Bahkan juga dari kota provinsi tetangga; Palangkaraya (Kalimantan Tengah) dan Samarinda (Kalimantan Timur) yang terkenal sebagai daerah pecinta genre musik cadas ini. Mereka sengaja hadir sebagai bentuk dukungan atas kondisi Meratus di Barabai.

“Pergerakan ini murni dari komunitas Hulu Sungai Extreme Musick (Barabai Metal Syndicate), tidak ada yang membekingi dari pihak mana pun,” tegas Ogenk.

Gelaran di obyek wisata Pagat Batu Benawa ini adalah yang kedua kalinya. Tujuannya terang Ogenk selain untuk memperkenalkan obyek wisata tersebut, juga sekaligus menghapus stigma negatif masyarakat tentang musik metal.

Baca Juga : Status Geopark Meratus: Walhi dan Gembuk Pertanyakan Komitmen Daerah

Reporter : Imam Taofiq
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sosialisasikan Inpres Bahaya Narkoba, BNNK Banjarmasin Sasar Diskominfo
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kotabaru, 185 Dinyatakan Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Kak Bimo : Mendongeng di Kalsel Penuh Kenangan
apahabar.com

Kalsel

Hari Pertama Kerja, AKBP Afri Darmawan Membahas Program Kerja Hingga Situasi Kamtibmas
apahabar.com

Kalsel

Penderita ISPA di Batola Berpotensi Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Ajak Pemerintah Duduk Bersama Tangani Banjir
apahabar.com

Kalsel

Update Karhutla Kalsel: Hanguskan 4601,92 Hektar
Banjarmasin

Kalsel

Malam Tahun Baru di Banjarmasin, Aktivitas Warga Dibatasi hingga Pukul 22.00
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com