Lampu Hijau Buka Masker, Pakar Covid-19 ULM: Hati-Hati Blunder Tabrakan Maut BPK Terulang Lagi, Apa Kabar Perda Damkar Banjarmasin? Perkuat Keandalan Listrik Kalseltengtim dengan Sistem Looping Jaringan Tersangka! Sopir BPK Penabrak 2 Pemotor di Banjarmasin Selatan Tuntut Pemerataan, Besok Buruh SIS ADMO Tabalong Juga Minta Pembagian Windfall

Barabai Metal Syndicate Kampanyekan #savemeratus

and - Apahabar.com     Senin, 3 Desember 2018 - 22:00 WITA
and - Apahabar.com     Senin, 3 Desember 2018 - 22:00 WITA

Barabai Metal Syndicate Kampanyekan #savemeratus

Dysphonic Band Tabalong saat tampil di panggung. Foto-istimewa

apahabar.com, BARABAI – Banyak cara yang dilakukan untuk melindungi pegunungan meratus dari tangan ‘jahil’. Salah satunya seperti yang dilakukan kumpulan anak muda Barabai pencinta musik cadas dalam Barabai Metal Syndicate.

Akhir pekan tadi, Barabai Metal Syndicate turut mengampanyekan #savemeratus yang lagi ramai dibicarakan.Mengambil tempat di lokasi pariwisata Batu Benawa Barabai Hulu Sungai Tengah, kegiatan ini sengaja mereka gelar sebagai bentuk kepedulian
terhadap penolakan aktivitas tambang dan sawit di Hulu Sungai Tengah.

Lewat ajang ini, mereka juga ingin membuktikan genre musik metalhead juga peduli akan lingkungan, bukan hanya sekadar hura-hura.”Kenapa kami mengambil tema #savemeratus karena ini momen yang lagi panas di Banua kita.

Baca Juga : Kasus Korupsi Ulin Raya: Tiga Saksi Berhalangan Hadir

Sebenarnya tujuannya ada dua, menolak tambang dan menjalin tali silaturahmi antara sesama pencinta musik cadas,” ungkap Ogenk selaku panitia dan peserta acara Barabai Metal Syndicate kepada apahabar.com, Senin (3/12).

Tak hanya dari Barabai, sejumlah band lokal ambil bagian, seperti Tabalong, Banjarbaru. Bahkan juga dari kota provinsi tetangga; Palangkaraya (Kalimantan Tengah) dan Samarinda (Kalimantan Timur) yang terkenal sebagai daerah pecinta genre musik cadas ini. Mereka sengaja hadir sebagai bentuk dukungan atas kondisi Meratus di Barabai.

“Pergerakan ini murni dari komunitas Hulu Sungai Extreme Musick (Barabai Metal Syndicate), tidak ada yang membekingi dari pihak mana pun,” tegas Ogenk.

Gelaran di obyek wisata Pagat Batu Benawa ini adalah yang kedua kalinya. Tujuannya terang Ogenk selain untuk memperkenalkan obyek wisata tersebut, juga sekaligus menghapus stigma negatif masyarakat tentang musik metal.

Baca Juga : Status Geopark Meratus: Walhi dan Gembuk Pertanyakan Komitmen Daerah

Reporter : Imam Taofiq
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarbaru

Tak Berkategori

Tabrakan di Panglima Batur, Pemotor Terperosok ke Kolong Mobil!
Vaksinasi Covid-19

Tak Berkategori

Percepatan Vaksinasi Covid-19 di HSS Terus Berjalan

Tak Berkategori

Miliki 32,19 Gram Sabu, Warga Sungai Binuang Amuntai Diciduk Polres HSU
apahabar.com

Tak Berkategori

Jelang Pelantikan Presiden, Pedagang Bingkai Mulai Jual Foto Jokowi-Ma’ruf
apahabar.com

Tak Berkategori

Penculikan Anak di Satui, Sekda: Orang Tua Harus Awas dan Waspada

Tak Berkategori

Operasi Cipta Kondisi, 7 Juru Parkir Liar di HSS Diamankan Polisi
U-16

Tak Berkategori

Seleksi U-16 Kaltim Dimulai, 4 Wakil Balikpapan Lolos ke Tahap Akhir
apahabar.com

Tak Berkategori

Siang Bolong, Tiga PSK Ditangkap di Eks Lokalisasi Pembatuan!!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com