Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Barabai Metal Syndicate Kampanyekan #savemeratus

and - Apahabar.com Senin, 3 Desember 2018 - 22:00 WIB
and - Apahabar.com Senin, 3 Desember 2018 - 22:00 WIB

Barabai Metal Syndicate Kampanyekan #savemeratus

Dysphonic Band Tabalong saat tampil di panggung. Foto-istimewa

apahabar.com, BARABAI – Banyak cara yang dilakukan untuk melindungi pegunungan meratus dari tangan ‘jahil’. Salah satunya seperti yang dilakukan kumpulan anak muda Barabai pencinta musik cadas dalam Barabai Metal Syndicate.

Akhir pekan tadi, Barabai Metal Syndicate turut mengampanyekan #savemeratus yang lagi ramai dibicarakan.Mengambil tempat di lokasi pariwisata Batu Benawa Barabai Hulu Sungai Tengah, kegiatan ini sengaja mereka gelar sebagai bentuk kepedulian
terhadap penolakan aktivitas tambang dan sawit di Hulu Sungai Tengah.

Lewat ajang ini, mereka juga ingin membuktikan genre musik metalhead juga peduli akan lingkungan, bukan hanya sekadar hura-hura.”Kenapa kami mengambil tema #savemeratus karena ini momen yang lagi panas di Banua kita.

Baca Juga : Kasus Korupsi Ulin Raya: Tiga Saksi Berhalangan Hadir

Sebenarnya tujuannya ada dua, menolak tambang dan menjalin tali silaturahmi antara sesama pencinta musik cadas,” ungkap Ogenk selaku panitia dan peserta acara Barabai Metal Syndicate kepada apahabar.com, Senin (3/12).

Tak hanya dari Barabai, sejumlah band lokal ambil bagian, seperti Tabalong, Banjarbaru. Bahkan juga dari kota provinsi tetangga; Palangkaraya (Kalimantan Tengah) dan Samarinda (Kalimantan Timur) yang terkenal sebagai daerah pecinta genre musik cadas ini. Mereka sengaja hadir sebagai bentuk dukungan atas kondisi Meratus di Barabai.

“Pergerakan ini murni dari komunitas Hulu Sungai Extreme Musick (Barabai Metal Syndicate), tidak ada yang membekingi dari pihak mana pun,” tegas Ogenk.

Gelaran di obyek wisata Pagat Batu Benawa ini adalah yang kedua kalinya. Tujuannya terang Ogenk selain untuk memperkenalkan obyek wisata tersebut, juga sekaligus menghapus stigma negatif masyarakat tentang musik metal.

Baca Juga : Status Geopark Meratus: Walhi dan Gembuk Pertanyakan Komitmen Daerah

Reporter : Imam Taofiq
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Paket II Siapkan Banyak Apron
apahabar.com

Kalsel

Pengakuan Pelaku Pengeroyokan Maut di Alalak Selatan
apahabar.com

Kalsel

Peternak Ayam Ras Kalsel Menjerit, Harga Jadi Pemicunya
apahabar.com

Kalsel

Pedagang Pasar Terapung Lok Baintan Sungai Tabuk Jadi Target Gebrak Masker
apahabar.com

Kalsel

Sikap KPU Usai Penetapan Gusti Makmur sebagai Tersangka Pencabulan
apahabar.com

Kalsel

Siring Piere Tendean Banjarmasin Tutup, RTH Kamboja Tetap Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Mulai Jawa hingga Cina, Meriahkan Festival Jukung Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Komunitas Baharat Sediakan Bakso Andalan untuk Jamaah Haul Guru Sekumpul
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com