3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Bengawan Solo Hilir Jatim Masih Aman

- Apahabar.com Minggu, 16 Desember 2018 - 19:45 WIB

Bengawan Solo Hilir Jatim Masih Aman

Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.Foto-Antara Bengawan Solo Hilir Jatim Masih Aman

apahabar.com, BOJONEGORO – Pengamat Prasarana Pengairan Perum Jasa Tirta 1 Sub Divisi Jasa ASA III/3 Bojonegoro, Jawa Timur, Muhammad Yudo Nugroho mengatakan Bengawan Solo di hilir aman tidak menimbulkan banjir, meskipun ada kenaikan air akibat hujan.

“Hujan deras di daerah hulu Jawa Tengah dan lokal Bojonegoro, seperti di Kecamatan Tambakrejo, Ngraho, Bojonegoro dan sekitarnya sehari lalu, mengakibatkan kenaikan air Bengawan Solo di hilir, Jawa Timur,” kata dia seperti dilansir Antara, Minggu (16/12).

Ia mencontohkan Bengawan Solo di Babat, Lamongan, kenaikan airnya cukup signifikan dipengaruhi hunan lokal di Kecamatan Tambakrejo, Ngraho, dan Margomulyo, Bojonegoro, sehari lalu.

Meski ada kenaikan, menurut dia, pemantauan ketinggian air Bengawan Solo di hilir, Jawa Timur, mulai Bojonegoro, Tuban dan Lamongan, dilakukan tiga jam sekali.

“Kalau air Bengawan Solo masuk siaga banjir pemantauan ketinggian air dilakukan satu jam sekali,” ujarnya menegaskan.

Hal senada disampaikan Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro MZ. Budi Mulyono, yang menyebutkan air sungai terpanjang di Jawa di daerahnya mengalami peningkatan, tapi ketinggiannya masih di bawah siaga banjir.

“Kenaikan air Bengawan Solo di Bojonegoro masih di bawah siaga banjir. Kenaikan air Bengawan Solo akibat hujan lokal dan hujan dari daerah hulu, Jawa Tengah,” ujarnya.

Meski demikian, BPBD mewaspadai ancaman banjir selama Desember yang disebabkan curah hujan tinggi. Sesuai prakiraan Badan Meteologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangploso, Malang, di daerahnya curah hujan tinggi selama Desember berpotensi menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor.

“Rapat koordinasi dengan kepolisian resor (polres), Kodim 0813, juga pihak lainnya dalam menanggulangi adanya ancaman bencana selama musim hujan sudah kami lakukan,” kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Nadif Ulfia menambahkan.

Ia menambahkan pemkab akan segera mengeluarkan surat siaga darurat bencana dalam menghadapi ancaman bencana selama musim hujan.

“Yang jelas berbagai kebutuhan dalam menghadapi adanya ancaman bencana banjir bandang, banjir luapan Bengawan Solo dan tanah longsor, sudah kami persiapkan,” ucapnya.

Baca Juga: Djarot Bandingkan Pembangunan di Sumut Era SBY dan Jokowi

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Erick Thohir: Serang Fitnah dengan Bukti dan Fakta
apahabar.com

Politik

Pembiayaan Gotong Royong Berlapis Andalan PDIP untuk Pileg
apahabar.com

Politik

Sebelum Menuju KPU Banjarmasin, Haris-Ilham Ziarah ke Makam Pahlawan dan Ulama

Politik

PILBUP RASA PILPRES: ZR Lebih Senior tapi SHM Miliki Daya Dobrak Majukan Tanah Bumbu
apahabar.com

Politik

Mendaftar ke KPU Kalsel, Sahbirin – Muhidin Diantar Ojol
apahabar.com

Politik

Ikut Sidak RSUD Tanbu, Mardani: Yang Merasa Bayar Berobat Bisa Tagih Uangnya Kembali ke Rumah Sakit
apahabar.com

Kalsel

Sudah di Kantong, KPU Segera Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon di Pilkada Kalsel 2020
apahabar.com

Politik

3 Rumus Jokowi Menang Telak di Pilpres, Ini Kata Pengamat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com