Viral Korban Banjir Kalsel Lahiran di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel

Berupaya Kabur, Pencuri Puluhan Ponsel Ditembak Polisi

- Apahabar.com Sabtu, 8 Desember 2018 - 00:46 WIB

Berupaya Kabur, Pencuri Puluhan Ponsel Ditembak Polisi

Polisi Trenggalek memapah pencuri puluhan telepon seluler. Foto - Antara

apahabar.com, TRENGGALEK – Seorang pencuri puluhan ponsel yang berusaha kabur saat hendak ditangkap, terpaksa ditembak Tim Buru Sergap Polres Trenggalek, Jawa Timur, Jumat (7/12).

“Pelaku ini residivis. Terpaksa kami tembak karena mau kabur,” kata Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibawa Saputra di Trenggalek, Jumat.

Dari tangan pelaku, lanjut Didit, polisi mendapati sembilan unit ponsel hasil curian yang masih dalam kemasan dan hendak dijual ke penadah.

Penangkapan dilakukan di salah satu ruas jalan menuju Pantai Prigi, Kecamatan Watulimo, Trenggalek.

Saat ini, jajaran Polsek Watulimo tengah berkoordinasi dengan Polsek Bandung, Tulungagung, untuk menyelidiki kemungkinan pelaku yang diidentifikasi bernama Guntur Setiawan alias Wawan Gagap (28) ini juga terlibat dalam pencurian ponsel di salah satu gerai ponsel di daerah itu.

Informasi dari kepolisian, tersangka Guntur Setiawan atau Wawan Gagap ini diduga sebagai pelaku pencurian puluhan ponsel di gerai ponsel milik Andin Styoirawan di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo.

Saat itu hari Minggu (2/12), sekitar pukul 08.30 WIB, korban Andin baru membuka toko dan kaget mengetahui plafon dalam toko sudah jebol.

Bukan hanya itu, puluhan unit ponsel baru baik yang disimpan pada lemari maupun yang dipajang di etalase toko juga raib.

“Setelah mengetahui tokonya telah dibobol pencuri, korban langsung melapor ke Polsek Watulimo,” ujarnya.

Operasi penangkapan pun dilakukan. Hasilnya, tersangka Guntur digerebek saat perjalanan di jalan raya Prigi, diduga hendak menjual ponsel hasil curiannya.

Setelah dilakukan penangkapan, polisi bergegas ke rumah pelaku untuk mencari barang bukti yang belum sempat dijual.

Dari situ di salah satu lemari yang berada di kamar pelaku, ditemukan sembilan unit ponsel yang semua segelnya telah dibuka.

Modus itu diduga sengaja dilakukan agar lebih mudah menjual barang curian seolah barang bekas pakai (second) berikut dus ponsel yang masih orisinal.

“Nantinya jika terbukti bersalah pelaku akan diancam dengan pasal 363 ayat (1) ke 5e KUHP Pidana dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara,” katanya.

Sumber: Antara

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Presiden Jokowi Klaim Penuhi Kebutuhan Listrik Jutaan Keluarga
apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Mendagri Tegur Kepala Daerah Belum Alokasi Anggaran untuk Covid-19
apahabar.com

Nasional

Video Detik-detik Pos Polisi Lalu Lintas Dibakar Saat Unjuk Rasa UU Omnibus Law, Ini Wajah Pelakunya?
apahabar.com

Nasional

5 Provinsi Penyumbang Kasus Baru Covid-19 Terbanyak, Bagaimana Kalsel?
apahabar.com

Nasional

Rancangan Qanun Hukum Keluarga, Aceh Berencana Legalkan Poligami
apahabar.com

Nasional

Raja dan Ratu Belanda Disambut Pasukan Berbaju Adat Nusantara

Nasional

Ustaz M Arifin Ilham Ramai Dikunjungi Tokoh, Siapa Mereka?
apahabar.com

Nasional

Jadi Bos Freeport, Intip Perjalanan Claus Putra Asli Papua
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com