Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam Idulfitri 1442 Hijriah, Ratusan Napi di Barabai Diganjar Remisi Salat Id, Jemaah Masjid Agung Al-Falah Tanbu Doakan Covid-19 Cepat Lenyap Khotbah Salat Id di Masjid Al-Jihad Banjarmasin: Ancaman Budaya Jahiliah & Doa untuk Palestina Longsor Maut Batu Bini HSS, Tim SAR Terpaksa Hentikan Pencarian

Berupaya Kabur, Pencuri Puluhan Ponsel Ditembak Polisi

- Apahabar.com Sabtu, 8 Desember 2018 - 00:46 WIB

Berupaya Kabur, Pencuri Puluhan Ponsel Ditembak Polisi

Polisi Trenggalek memapah pencuri puluhan telepon seluler. Foto - Antara

apahabar.com, TRENGGALEK – Seorang pencuri puluhan ponsel yang berusaha kabur saat hendak ditangkap, terpaksa ditembak Tim Buru Sergap Polres Trenggalek, Jawa Timur, Jumat (7/12).

“Pelaku ini residivis. Terpaksa kami tembak karena mau kabur,” kata Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibawa Saputra di Trenggalek, Jumat.

Dari tangan pelaku, lanjut Didit, polisi mendapati sembilan unit ponsel hasil curian yang masih dalam kemasan dan hendak dijual ke penadah.

Penangkapan dilakukan di salah satu ruas jalan menuju Pantai Prigi, Kecamatan Watulimo, Trenggalek.

Saat ini, jajaran Polsek Watulimo tengah berkoordinasi dengan Polsek Bandung, Tulungagung, untuk menyelidiki kemungkinan pelaku yang diidentifikasi bernama Guntur Setiawan alias Wawan Gagap (28) ini juga terlibat dalam pencurian ponsel di salah satu gerai ponsel di daerah itu.

Informasi dari kepolisian, tersangka Guntur Setiawan atau Wawan Gagap ini diduga sebagai pelaku pencurian puluhan ponsel di gerai ponsel milik Andin Styoirawan di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo.

Saat itu hari Minggu (2/12), sekitar pukul 08.30 WIB, korban Andin baru membuka toko dan kaget mengetahui plafon dalam toko sudah jebol.

Bukan hanya itu, puluhan unit ponsel baru baik yang disimpan pada lemari maupun yang dipajang di etalase toko juga raib.

“Setelah mengetahui tokonya telah dibobol pencuri, korban langsung melapor ke Polsek Watulimo,” ujarnya.

Operasi penangkapan pun dilakukan. Hasilnya, tersangka Guntur digerebek saat perjalanan di jalan raya Prigi, diduga hendak menjual ponsel hasil curiannya.

Setelah dilakukan penangkapan, polisi bergegas ke rumah pelaku untuk mencari barang bukti yang belum sempat dijual.

Dari situ di salah satu lemari yang berada di kamar pelaku, ditemukan sembilan unit ponsel yang semua segelnya telah dibuka.

Modus itu diduga sengaja dilakukan agar lebih mudah menjual barang curian seolah barang bekas pakai (second) berikut dus ponsel yang masih orisinal.

“Nantinya jika terbukti bersalah pelaku akan diancam dengan pasal 363 ayat (1) ke 5e KUHP Pidana dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara,” katanya.

Sumber: Antara

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pemadaman Listrik Kalsel-Teng, Legislator Bersurat ke Dirut PLN di Jakarta
apahabar.com

Nasional

Apkasi Bantu Air Bersih untuk Korban Gempa Palu
apahabar.com

Nasional

Kabar Baik, Bupati Karawang Dinyatakan Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Nasional

Ini 3 Orang Penting di Balik Pertemuan Jokowi-Prabowo
apahabar.com

Nasional

Tambah 2 Heli, BPBD Kalsel Siap Atasi Puncak Karhutla
apahabar.com

Nasional

Dilantik Kapolri, Idham Azis Resmi Naik Pangkat
apahabar.com

Nasional

Kapolda: Barang Bukti di Rumah Pelaku Berkaitan Dengan di TKP
apahabar.com

Nasional

Atasi Tenaga Honorer di Daerah, Apkasi Dukung Program P3K 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com