Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Alasan Mencengangkan Disdik Mengapa Anak SMP di Banjarmasin Harus Sekolah Tatap Muka

BMKG Minta Warga Waspadai Hoaks Terkait Bencana

- Apahabar.com Senin, 24 Desember 2018 - 11:50 WIB

BMKG Minta Warga Waspadai Hoaks Terkait Bencana

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat jumpa pers di Gedung C Kantor BMKG, Jakarta, Minggu dini hari (23/12/2018). Foto-Antara 

apahabar.com, JAKARTA – Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan belasungkawa kepada korban tsunami 22 Desember di Provinsi Banten dan Lampung, dan meminta warga mewaspadai peredaran hoaks terkait bencana tersebut.

“BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan tetap terus meng-update informasi BMKG melalui media sosial @infobmkg dan aplikasi android @infobmkg,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan tertulis lembaga di Jakarta seperti yang dilansir dari Antara, Senin (24/12/2018).

Baca Juga: Pasca Tsunami, Warga Pesisir Pandeglang Belum Berani Kembali ke Rumah

Ia mengatakan bahwa hingga saat ini alat pengukur pasang surut tidak menunjukkan adanya kenaikan muka laut.

“Dan berdasarkan log dari BMKG tidak ada aktivasi sirene di wilayah Labuan, Panimbang, dan Pasuruan seperti yang dikabarkan di beberapa media massa, bahwa terdapat video yang meresahkan yang menyebutkan adanya peringatan dini tsunami,” kata Dwikorita.

Tsunami yang melanda sebagian wilayah Pantai Barat Provinsi Banten serta Lampung pada Sabtu (22/12) malam berdasarkan rekaman data seismik tidak terjadi akibat gempa bumi tektonik.

BMKG dengan Badan Geologi masih mengkaji kaitan tsunami itu dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

BMKG telah menyampaikan peringatan dini gelombang tinggi akibat faktor cuaca dari 22 Desember pukul 07.00 sampai 25 Desember pukul 07.00 di wilayah Perairan Selat Sunda.

Selain itu warga diminta mewaspadai potensi gelombang tinggi di wilayah Pesisir Selatan Sumatera, Lampung, Pesisir, Kalimantan Barat, Pesisr Utara Jawa (Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur) dan Utara Bali pada 24-25 Desember.

Baca Juga: Gempa 4,5 SR Guncang Pidie Aceh

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Busyro Artikan Sujud Syukur Prabowo Bukan Rayakan Kemenangan
apahabar.com

Nasional

Remdesivir Siap Edar, Tetap Diuji Klinis pada Pasien Covid-19
apahabar.com

Nasional

Festival KIE BKKBN Pecahkan MURI
apahabar.com

Nasional

Tanggapi Isu ‘Mengcovidkan’ Pasien, PERSI: Ini Merugikan Pelayanan Rumah Sakit
apahabar.com

Nasional

BPJS Kesehatan Terapkan Close Payment System
apahabar.com

Nasional

Ternyata Ini Pemicu Mayat dalam Koper Dimutilasi
apahabar.com

Nasional

Unjuk Rasa di Papua, Kota Jayapura Lumpuh dan Mencekam
apahabar.com

Nasional

Jual Tuyul dengan Harga Mahal, Agus Dilaporkan ke Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com