Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

BMKG: Waspadai Gelombang 2,5 Meter di Sultra

- Apahabar.com Minggu, 23 Desember 2018 - 23:42 WIB

BMKG: Waspadai Gelombang 2,5 Meter di Sultra

Ilustrasi Gelombang. Foto-Net

apahabar.com, KENDARI –  Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan laut di Indonesia yang mencapai ketinggian 2,5 meter di perairan Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan situs resmi maritim.bmkg.go.id yang berlaku mulai Minggu (23/12) hingga Rabu (26/12) menyebutkan bahwa salah satu wilayah perairan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi dari 1,5 hingga 2,5 meter adalah Perairan Baubau, Buton dan Kepulauan Wakatobi.

Lebih rinci dijelaskan, terdapat pola tekanan rendah 1006 hPa di Samudra Pasifik Utara Halmahera. Pola angin umumnya bergerak dari barat barat laut pada wilayah Indonesia bagian utara dengan kecepatan angin berkisar antara 5 20 knot.

Baca Juga: Marquez Dukung UNICEF Bantu Tsunami Selat Sunda

Sementara di bagian selatan Indonesia angin bergerak dari barat daya barat laut dengan kecepatan angin berkisar antara 5 25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa bagian barat, Laut Sulawesi, Perairan utara Halmahera hingga Papua Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sejumah wilayah terdampak.

Berikut perairan yang berpotensi mengalami tinggi gelombang 1.25 2.50 meter selain Perairan Baubau dan Wakatobi yakni Perairan Utara Sabang, Banda Aceh, Barat Aceh, Pulau Simeulue, Mentawai, Enggano Bengkulu, Barat Lampung.

Barat Sumatera, Selatan Jawa hingga Sumba, Selat Sunda Bagian Selatan, Selatan Jawa hingga NTT, Laut Natuna Utara, Utara Kepulauan Anambas hingga Natuna, Laut Jawa Bagian Barat dan Tengah.

Laut Sulawesi, Perairan Utara Sulawesi, Sangihe dan Talaud, Bitung Manado, Maluku Bagian Utara, Halmahera, Utara Papua Barat hingga utara Samdera Pasifik Papua.

BMKG pun menghimbau agar peringatan ini diperhatikan sebagai resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.

Untuk perahu nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Masyarakat dan kapal-kapal yang melakukan aktivitas di pesisir barat Sumatera, selatan Jawa, Bali, NTB, NTT, serta daerah lainnya khususnya yang tercantum dalam daftar peringatan dini di atas harap mempertimbangkan kondisi tersebut.

Bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisisr sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada.

Sumber : Antara
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

PSBB Total, Anies Izinkan Ojol Angkut Penumpang di Jakarta

Nasional

Menggigil hingga Sakit Kepala, Mungkin Gejala Baru Covid-19
apahabar.com

Nasional

Kemenhub Kebut Aturan Ojek Online, Ada Tarif Batas Bawah dan Atas
apahabar.com

Nasional

Vokalis Seventeen: Aa Jimmy Meninggal, Saya Lihat Jenazahnya
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Segera Buka Akses ke Daerah Terisolir di Sukajaya Bogor
apahabar.com

Nasional

Insentif Guru Ngaji Sangat Minim
apahabar.com

Nasional

Sandiaga Uno: Saya Merasa Terhormat Jika Diberi Kesempatan Jadi Oposisi
apahabar.com

Nasional

Peringatan Satu Dasawarsa Erupsi Merapi, Momentum Penyadaran Kolektif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com