Tragis, Petani Tabalong Tersambar Petir Sepulang Tanam Padi Ssttt.. Rampok Tanah Laut Lolos dari Penyekatan di Hutan Samboja Alasan H2D Kembali Tolak Hasil Rekapitulasi PSU di Banjarmasin Heboh Buronan Kalsel Kabur ke Hutan Samboja, Ternyata Rampok Tanah Laut Batal Tender Jalan di Batola, CV Ridho Menang Gugatan PTUN

BMKG: Waspadai Gelombang 2,5 Meter di Sultra

- Apahabar.com Minggu, 23 Desember 2018 - 23:42 WIB

BMKG: Waspadai Gelombang 2,5 Meter di Sultra

Ilustrasi Gelombang. Foto-Net

apahabar.com, KENDARI –  Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan laut di Indonesia yang mencapai ketinggian 2,5 meter di perairan Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan situs resmi maritim.bmkg.go.id yang berlaku mulai Minggu (23/12) hingga Rabu (26/12) menyebutkan bahwa salah satu wilayah perairan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi dari 1,5 hingga 2,5 meter adalah Perairan Baubau, Buton dan Kepulauan Wakatobi.

Lebih rinci dijelaskan, terdapat pola tekanan rendah 1006 hPa di Samudra Pasifik Utara Halmahera. Pola angin umumnya bergerak dari barat barat laut pada wilayah Indonesia bagian utara dengan kecepatan angin berkisar antara 5 20 knot.

Baca Juga: Marquez Dukung UNICEF Bantu Tsunami Selat Sunda

Sementara di bagian selatan Indonesia angin bergerak dari barat daya barat laut dengan kecepatan angin berkisar antara 5 25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa bagian barat, Laut Sulawesi, Perairan utara Halmahera hingga Papua Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sejumah wilayah terdampak.

Berikut perairan yang berpotensi mengalami tinggi gelombang 1.25 2.50 meter selain Perairan Baubau dan Wakatobi yakni Perairan Utara Sabang, Banda Aceh, Barat Aceh, Pulau Simeulue, Mentawai, Enggano Bengkulu, Barat Lampung.

Barat Sumatera, Selatan Jawa hingga Sumba, Selat Sunda Bagian Selatan, Selatan Jawa hingga NTT, Laut Natuna Utara, Utara Kepulauan Anambas hingga Natuna, Laut Jawa Bagian Barat dan Tengah.

Laut Sulawesi, Perairan Utara Sulawesi, Sangihe dan Talaud, Bitung Manado, Maluku Bagian Utara, Halmahera, Utara Papua Barat hingga utara Samdera Pasifik Papua.

BMKG pun menghimbau agar peringatan ini diperhatikan sebagai resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.

Untuk perahu nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Masyarakat dan kapal-kapal yang melakukan aktivitas di pesisir barat Sumatera, selatan Jawa, Bali, NTB, NTT, serta daerah lainnya khususnya yang tercantum dalam daftar peringatan dini di atas harap mempertimbangkan kondisi tersebut.

Bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisisr sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada.

Sumber : Antara
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Serikat Penyelenggara Haji dan Umrah Surati Jokowi
apahabar.com

Nasional

Aturan Baru Pengadaan Tanah untuk Proyek Strategis Diteken Presiden
apahabar.com

Nasional

Gencar Belajar Tatap Muka, Wacana Satgas Covid-19 di Sekolah Mencuat
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tegaskan Pemerintah Tak Akan Bebaskan Napi Koruptor Terkait Covid-19
apahabar.com

Nasional

Terdakwa Pembakar Satu Keluarga Minta Keringanan, Keluarga: Tetap Dihukum Mati
apahabar.com

Nasional

Tinjau Lokasi Ibu Kota Negara Baru, Jokowi Belum Tentukan di Mana Bangun Istana
Menghina Raja Malaysia

Nasional

Beredar Foto Menghina Raja Malaysia, Polri Turun Tangan
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Arab Saudi Beri Lampu Hijau, Travel Haji dan Umrah Kalsel Pesimistis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com