Ganti Rugi Lahan HSS, Perusahaan Sawit PT SAM Mangkir Saat Mediasi Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Mulai Sekat Pemudik! Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas

Bocah Difabel Sampaikan Keinginan Sekolah Kepada Presiden

- Apahabar.com Senin, 3 Desember 2018 - 15:02 WIB

Bocah Difabel Sampaikan Keinginan Sekolah Kepada Presiden

TERUS SEKOLAH - Muklis Abdul Kholik, bocah difabel ingin terus sekolah. Foto-liputan6.com

apahabar.com, JAKARTA – Bocah difabel berusia 9 tahun bernama Muklis Abdul Kholik atau Adul menyampaikan keinginannya untuk terus bersekolah hingga perguruan tinggi saat diskusi dengan Presiden Joko Widodo.

“Ingin sekolah sampai kuliah,” demikian jawab Adul ketika berdiskusi dengan Presiden Joko Widod (Jokowi) di dalam tenda VVIP di Lapangan Parkir Mall Summarecon, Bekasi pada Senin. Saat diskusi dengan Presiden Jokowi, Adul dipangku oleh Menteri Sosial Agus Gumiwang.

Adul juga mengatakan dia bercita-cita sebagai pemadam kebakaran.

“Mau nolong orang,” ungkap Adul menjelaskan alasannya memilih pemadam kebakaran disambut senyuman dan anggukan bangga Presiden.

Acungan jempol pun diberikan oleh Presiden Jokowi kepada Adul seketika.Dalam acara itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mendampingi Presiden. Adul adalah bocah difabel yang berjalan merangkak sejauh 3 kilometer untuk mencapai sekolahnya.

Usai berdiskusi, Adul pun digendong Presiden melihat-lihat beberapa gerai peralatan bantu difabel. Beberapa gerai yang dikunjungi antara lain gerai kursi roda, dan gerai alat bantu dengar.

Sejumlah koordinator gerai menjelaskan tentang manfaat pemberian kursi roda dari Yayasan Ohana maupun dari gerai alat bantu dengar. Selain itu, ada juga karya seni visual berupa serpihan cangkang telur yang disusun menjadi gambar wajah tokoh-tokoh besar dunia, termasuk Presiden Jokowi.

Jejeran berupa lukisan yang dibuat oleh siswa-siswi difabel juga menampilkan gambar wajah Presiden RI pertama Soekarno, dan mantan Presiden AS Barack Obama.

“Ini dari difabel, dari anak-anak kami di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Profesor Doktor Suharso Surakarta,” ujar Kepala Seksi Bimbingan Lanjut Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Profesor Doktor Suharso Surakarta, Suyono Yusuf (53).

Dia mengatakan karya seni itu hanya salah satu karya yang dibuat oleh para difabel. Pembuatan karya seni cangkang telur membutuhkan waktu selama sekitar 1 hingga 2 pekan yang dikerjakan oleh satu orang.

“Perhatian pemerintah kepada difabel saat ini makin baik. Tentunya harapan teman-teman difabel tentu fasilitas umum yang ramah difabel semakin ditambah,” ujar Suyono.

sumber : Antara
editor : Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ledakan di depan Gerja Katedral, Makassar. Foto-Istimewa

Nasional

Ledakan di Depan Gereja Katedral Makassar, Saksi: Ledakan Keras Sekali
apahabar.com

Nasional

Keren! TNI, BIN dan Tim Riset Unair Berhasil Temukan Obat Covid-19
apahabar.com

Nasional

Usai Upacara Militer, Jenazah Letkol Dono Dimakamkan
apahabar.com

Nasional

3 Ibu-ibu Kampanye Hitam Jokowi Diamankan
apahabar.com

Nasional

10 Jamaah Haji yang Dirawat Segera Dipulangkan Pekan Ini
apahabar.com

Nasional

Erick Thohir: Setelah Vaksin Covid-19 Ditemukan, Imunisasi Massal Awal 2021
apahabar.com

Nasional

3.517 Wartawan Lolos Seleksi Fellowship Perubahan Perilaku

Nasional

Panglima TNI: Seluruh Awak KRI Nanggala-402 Gugur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com