Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan Daftar Lengkap 64 Link Pengumuman CPNS 2019, sscn.bkn.go.id & Berkas Online yang Harus Disiapkan! Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru

Boeing Tak Akan Rugi Jika Lion Air Batalkan Pesanannya

- Apahabar.com Minggu, 9 Desember 2018 - 13:45 WIB

Boeing Tak Akan Rugi Jika Lion Air Batalkan Pesanannya

Armada Boeing 737 Max 8 milik maskapai Lion Air. FOTO/Lion Air

apahabar.com, JAKARTA – Rabu, 22 Maret 2017 adalah hari bersejarah bagi Malindo Air. Maskapai asal Malaysia yang tergabung dalam Lion Air Group ini menjadi perusahaan penerbangan pertama di dunia yang menggunakan pesawat Boeing 737 Max 8.

Senyum lebar pun terpancar di wajah pendiri Lion Air Group Rusdi Kirana saat foto bersama Senior Vice President, Asia-Pacific & India Sales for Boeing Commercial Airplanes Dinesh Keskar dan Dirut Malindo Air Chandran Rama Muthy.

Torehan sejarah Lion Air Group di Boeing rupanya tidak berhenti. Pada Mei 2018, Lion Air menjadi operator pesawat Boeing 737 Max 9 pertama di dunia. Dari catatan sejarah ini, Boeing 737 Max membuat hubungan mereka semakin mesra.

Sayang, hubungan kerja yang baik itu tiba-tiba mendapatkan ujian berat. Pada 29 Oktober 2018, pesawat Lion Air JT-610 jenis Boeing 737 Max jatuh di Tanjung Karawang, dan menelan korban jiwa sebanyak 189 orang.

Reputasi Lion Air dan Boeing kini berada di ujung tanduk. Kedua perusahaan sama-sama dimintai tanggung jawab. Namun, Boeing melakukan manuver dengan menyalahkan Lion Air atas kecelakaan tersebut.

Upaya menyalahkan Lion Air itu terlihat dari rilis Boeing saat merespon laporan pendahuluan (preliminary report) dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) beberapa waktu lalu.

Boeing juga meyakinkan publik bahwa pesawat jet terlarisnya itu aman untuk diterbangi. Itu ditegaskan Chief Executive Officer Boeing Dennis Muilenburg kepada CNBC. Ia mengaku sangat yakin akan keselamatan Boeing 737 Max.

“Kami tahu pesawat kami itu aman. Sampai saat ini, kami belum mengubah filosofi desain kami,” tutur Dennis seperti dikutip Reuters, Kamis (6/12/2018).
Gara-gara Boeing “berkhianat”, Rusdi Kirana murka. Pria yang juga menjabat Dubes Indonesia untuk Malaysia ini mengancam akan membatalkan pesanan 188 pesawat Boeing 373 Max senilai 22 miliar dolar AS.

Angka 22 miliar dolar AS atau setara Rp318,67 triliun (kurs Rp14.485) itu jelas bukan nilai yang kecil. Angka tersebut bernilai sekitar seperempat dari total pendapatan Boeing yang diraup pada 2017, yaitu sebesar 93,39 miliar dolar AS.
Tidak Terpengaruh

Lantas, apakah Boeing akan terguncang apabila Lion Air benar-benar membatalkan pesanan Boeing 737 Max? Analis penerbangan dari CommunicAvia, Gerry Soejatman, menilai kehilangan pendapatan 22 miliar dolar AS tentu agak disayangkan. Namun, angka itu terbilang kecil jika melihat secara keseluruhan pesanan Boeing 737 Max di dunia.

“Seingat saya itu, load book Boeing 737 Max di dunia itu di atas 4.000 unit. Pesanan Lion Air berarti kurang dari 5 persen. Jadi, sebenarnya tidak menjadi masalah buat Boeing,” katanya kepada Tirto.

Berdasarkan data dari Boeing per Oktober 2018, total pesanan Boeing 737 Max di dunia sudah mencapai 4.783 unit. Adapun pesanan Lion Air Group hanya 201 unit, di mana 13 unit di antaranya sudah terkirim.

Meski sumbangannya terbilang kecil ketimbang total pesanan Boeing 737 Max di dunia, Lion Air merupakan maskapai dengan jumlah pemesanan pesawat terbesar dibandingkan operator-operator lain.

Setelah Lion Air, maskapai dengan pemesanan pesawat Boeing 737 Max terbanyak kedua adalah FlyDubai dari Uni Emirat Arab dengan jumlah pesanan 175 unit. Diikuti Southwest Airlines dari AS sebanyak 150 unit.

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pasar Wadai di Banjarbaru Tiada, Uang Muka Lenyap?
apahabar.com

Ekbis

Koperasi Bisa Lepaskan Petani Dari Jerat Tengkulak
Optimisme Trump Picu Penguatan Rupiah

Ekbis

Optimisme Trump Picu Penguatan Rupiah
apahabar.com

Ekbis

Corona Efek, Rupiah Pagi Ini Melemah 18 Poin
apahabar.com

Ekbis

Hari Pelanggan Nasional, Promo Menarik di Telkomsel

Ekbis

Sepanjang Januari, Pertamina Sudah Skorsing Dua Agen ‘Nakal’ di Kalimantan Selatan
apahabar.com

Ekbis

Ekspor Sawit Kalsel April-Mei Relatif Datar
apahabar.com

Ekbis

Ketua Hipmi Sebut Penghapusan Monopoli Proyek Buka Peluang Bagi UMKM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com