Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam Aturan Baru Berlaku, Penumpang di Syamsudin Noor Masih Stagnan  Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik Pukuli Korban Gegara Halangi Jalan, Supir Travel di Tanbu Ditangkap

BPBD: Banjir Banjarbaru karena Jalur Air Tersumbat

- Apahabar.com     Jumat, 7 Desember 2018 - 21:30 WITA

BPBD: Banjir Banjarbaru karena Jalur Air Tersumbat

Banjir melanda rumah-rumah di Banjarbaru.Foto-banjarmasin.tribunnews.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel belum merasa membutuhkan keberadaan Early Warning System (EWS) di Banjarbaru.

Adapun EWS diperlukan guna mengantisipasi longsor, mencatat curah hujan, ketinggian air sungai, dan pergeseran tanah.

Namun alat deteksi banjir berteknologi tinggi tersebut belum mendesak dibutuhkan berdasar penilaian pemerintah pusat.

Hanya beberapa daerah yang dinilai rawan bencana saja dipasang EWS oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Hampir semua Kabupaten yang rawan bencana banjir itu ada, seperti Tabalong, Banjar, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Hulu Sungai Tengah (HSS),” kata Kepala BPBD Kalsel, Wahyudin dihubungi, siang tadi.

Perangkat yang digunakan untuk mendeteksi perubahan permukaan sungai itu, katanya dipasang berdekatan dengan kawasan hulu sungai yang menjadi daerah rawan banjir.

“Jadi akan ada sirine yang berbunyi jika ada ancaman banjir,” terangnya.

Ya, baru-baru ini sebanyak 170 rumah yang berasal dari dua kecamatan di Kota Pendidikan itu terendam air. Puluhan kepala keluarga mesti diungsikan ke tenda penampungan sementara .

Namun kasus tadi dirasa belum cukup bagi pemerintah untuk memasang alat pendeteksi bencana berteknologi tinggi tersebut.

Beruntung tidak ada korban jiwa atau kerugian material mendalam dari kejadian ini. Pihaknya menerima laporan bahwa perangkat EWS sedang mengalami kerusakan di Kota Martapura, Kabupaten Banjar.

Baca Juga: Terungkap Viral Penganiayaan Pelajar di Banjarbaru Hanya karena Salah Paham

Banjir Banjarbaru, kata Wahyudi, penyebab utamanya, adalah beberapa jalur air di sungai tersumbat, karena meledaknya suatu pekerjaan proyek. “Dalam waktu dekat, tim dari pusat datang untuk memperbaikinya,” ucap

Di luar itu, Wahyudi mengatakan November ini sudah mulai memasuki musim penghujan. Setiap tahun di beberapa Kabupaten di Kalimantan Selatan, menjadi daerah yang langganan bencana. Mulai dari bencana Banjir, puting beliung dan tanah longsor.

Guna mengantisipasi dan menaggulangi dampak bencana di 13 Kabupaten Kota di Kalsel pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder holder sejak saat ini.

Dalam menghadapi peralihan musim ini, BPBD telah mengirimkan surat edaran Gubernur ke-13 kabupaten/kota guna mengantisipasi bencana musim ini, serta untuk melakukan kesiapsiagaan di daerah.

Dalam surat edaran tersebut, pihaknya meminta agar Kabupaten Kota menggelar rapat koordinasi. Baik dengan TNI, Polri, PMI dan SKPD terkait. Guna menyamakan langkah dan program penanggulangan bencana di daerah.

“Dalam kesiapsiagaan ini, kami juga telah menyiapkan peralatan yang berhubungan dengan evakuasi. Mulai dari perahu karet, tenda sampai logistik,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan personel di lapangan. Serta merangkul para Kepala Desa, Bhabinsa dan relawan di daerah. Dalam kesiapsiagaan mengatasi bencana di musim penghujan ini.

Diakuinya, BPBD Kalsel juga telah membuka beberapa posko di Kabupaten yang rawan bencana. Termasuk di Kabupaten HSU dan Tabalong yang belum lama ini terkena bencana banjir dan puting beliung.

Saat ini pihaknya belum menetapkan siaga bencana banjir di Kalsel. Pasalnya belum ada dua kabupaten yang secara bersamaan terkena bencana banjir ini.

Menurutnya, siaga darurat banjir biasanya dikeluarkan, jika minimal dua Kabupaten mendapat bencana banjir dalam waktu bersamaan.

Reporter: Bahaudin
Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Saran Psikolog, Langkah Awal Selesaikan Masalah dengan Pasangan
apahabar.com

Tak Berkategori

Satresnarkoba Polres Tanbu Ringkus Kurir Sabu di Batulicin
apahabar.com

Tak Berkategori

Kemenkumham Dorong Kesetaraan Gender di Kalsel
Amanda Manopo

Tak Berkategori

Amanda Manopo Pakai Sandal Rp14,3 Juta, Netizen Malah Merinding
apahabar.com

Tak Berkategori

Massa Tutup Ruas Jalan Menuju Jembatan Kapuas I Pontianak
Kebakaran di Jalan Manggis

Tak Berkategori

Berharap Bantuan, Korban Kebakaran di Jalan Manggis Banjarmasin: Setidaknya Buat Tidur
apahabar.com

Tak Berkategori

Di Tengah Pandemi Covid-19, Pemkab Banjar Launching Belanja Bapok Online
apahabar.com

Tak Berkategori

Kalsel Diprakirakan Hujan Ringan Hari Ini, Waspada Petir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com