Sasar Mahasiswi Tanah Bumbu, Gembong Jambret Banjarmasin Bertekuk Lutut Banjarmasin Timur Tegang, Remaja Bersajam Kejar-kejaran di Kafe Arwana 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Sungai Hantakan Meluap, 12 Pondok di Pulau Mas HST Larut Terbawa Arus Libur Panjang di Marabahan, Kelotok Susur Sungai Barito Dibikin Kewalahan

CH-4 Rainbow, Drone Tempur Bakal Diakuisisi Indonesia untuk Jagal Para Pemberontak Macam OPM

- Apahabar.com Kamis, 6 Desember 2018 - 10:06 WIB

CH-4 Rainbow, Drone Tempur Bakal Diakuisisi Indonesia untuk Jagal Para Pemberontak Macam OPM

Drone Tempur CH-4 Rainbow. Foto-gridhot.id

apahabar.com, JAKARTA – Ditilik dari segi historisnya, Organisasi Papua Merdeka (OPM) merupakan ‘bom waktu’ peninggalan Belanda karena tak rela menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia sebagai pemilik sebenarnya pada November 1969.

Sempat terbesit juga di benak kompeni Belanda untuk membentuk negara boneka Papua.

Namun apa lacur, Irian Barat harus tetap menjadi milik Indonesia maka Belanda membuat OPM sebagai peninggalan tanda sakit hati layaknya gerakan separatis macam Republik Maluku Selatan (RMS).

Dari zaman sejak merdeka hingga sekarang, Indonesia telah mengalami berbagai macam pemberontakan.

Baca Juga : Gangguan Keamanan, Dinkes Mimika Tarik Petugas dari Perbatasan Nduga

Syukur, sebagian besar pemberontakan dapat dipadamkan dengan mengedepankan musyawarah beradab.

Namun jika dirasa musyawarah sudah tak digubris dan gerakan separatis mengancam kedaulatan negara, mau tak mau aspek kekerasan bersenjata dilakukan.

TNI dan Polri sebagai aparat keamanan negara ialah unsur utama dalam menangani hal-hal semacam ini.

Untuk itulah mereka harus dibekali dengan persenjataan mutakhir untuk melibas gerakan separatis.

Sumber : gridhot.id

Editor : Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

KLHK: Kebakaran Hutan Banyak Terjadi di Lahan Milik Perorangan
apahabar.com

Nasional

Selalu Diunggulkan Survei, TKN Jokowi-Ma’ruf Tak Mau Terlena
apahabar.com

Nasional

Pemilu 2019 Hasilkan 124 Juta Cuitan di Twitter Indonesia
apahabar.com

Nasional

KPK OTT Bupati Mesuji Terkait Proyek PUPR
apahabar.com

Nasional

Malam Hari, Sebaiknya Matikan Komputer atau Tidak?
apahabar.com

Nasional

Pembatasan Medsos Dinilai Mengungkung Hak Masyarakat Indonesia
apahabar.com

Nasional

Editor Metro TV, Direktur Pemberitaan: Usut Tuntas Kasus Ini!
apahabar.com

Nasional

Hakim Polisikan Jubir KY, Kuasa Hukum: Ini Kriminalisasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com