Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Cuaca Ekstrem, PT DML Dockyard Klaim Pelayaran Sesuai Standar Keselamatan

- Apahabar.com Kamis, 27 Desember 2018 - 21:56 WIB

Cuaca Ekstrem, PT DML Dockyard Klaim Pelayaran Sesuai Standar Keselamatan

Berlayar saat cuaca ekstrem berbahaya. Foto-posbelitung.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan laut di Indonesia yang mencapai 2,5 meter di perairan Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.

Meski demikian, PT Dutabahari Menara Line (DML) Dockyard mengklaim operasi pelayaran sudah sesuai dengan standar keselamatan berlayar.

General Manager (GM) PT DML Dockyard, Hadi Soetrisno mengatakan, menyikapi cuaca ekstrem, khususnya di selat Bali, pihaknya telah melakukan perbaikan dan menjamin kapal sesuai dengan standar keselamatan. Baik berdasarkan peraturan klasifikasi maupun regulasi statutory secara nasional maupun internasional.

Baca Juga: Pemerintah Hadir, Masyarakat Adat Meratus Kuat

“Ya, kita telah melakukan perbaikan sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya kepada apahabar.com, Kamis (27/12/2018)

Hadi menegaskan, dalam melakukan perbaikan maupun membangun kapal, PT DML Dockyard selalu mengedepankan uji kelulusan pemeriksaan kapal dari survey class
baik dalam negeri maupun internasional serta pemeriksaan dari inspektur departemen perhubungan laut.

Namun, terkait kelayakan kapal dalam berlayar, Hadi mengklaim bahwa perihal itu merupakan wewenang Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin. Namun, PT DML Dockyard menurut Hadi telah mengoptimalkan semaksimal mungkin keselamatan dan keamanan dalam berlayar.

Baca Juga: Kena Tipu, Warga Kandangan Kehilangan Ratusan Juta Rupiah

Lebih-lebih, mengahadapi cuaca ekstrem.
“Intinya semua stackholder harus bertanggung jawab terhadap keselamatan dan keamanan kapal,” tutupnya.

Namun, saat dikonfirmasi kepada Hubungan Masyarakat (Humas) Kantor
Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin, Wahono belum bisa berkomentar terkait pengawasan keselamatan dan keamanan kapal berlayar dalam menghadapi cuaca ekstrem tersebut.

Alasanya, yang bersangkutan tengah cuti. Wahono meminta apahabar.com mendatangi posko Nataru di Pelabuhan Trisakti.

Baca Juga: Pemkab Tabalong Bertekad Tingkatkan PAD

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Politik Uang Bikin Produk Demokrasi Tak Kredibel
apahabar.com

Kalsel

Pria Bertato Ngamuk Bacok Dua Warga di Simpang Belitung Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kapolres Tanah Laut Beri Bantuan pada Warga Terdampak Banjir Kintap
apahabar.com

Kalsel

Tahapan Pilkada Serentak 2020, Dinkes Banjarmasin Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Pemkab HST Tergiur Tawaran Internet Fiber Optik via Jaringan Listrik
apahabar.com

Kalsel

Peringati HAN, Turun Tangan Banjarmasin Hibur Anak-Anak Penyintas Kanker
apahabar.com

Kalsel

Tanggapan Dewan Kalsel Terkait Ibu Kota Baru
apahabar.com

Kalsel

BPJS Barabai Kumpulkan PIC PRB se Banua Anam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com