Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Dalang Penimbunan BBM di Batola, Polisi Kantongi Tiga Nama

- Apahabar.com Rabu, 26 Desember 2018 - 14:48 WIB

Dalang Penimbunan BBM di Batola, Polisi Kantongi Tiga Nama

Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani didampingi Direskrimsus Kombes Pol Rizal Irawan kala pengecekan barang bukti truk yang bagian belakangnya telah dimodifikasi untuk mengangkut solar. Foto-Humas Polda Kalsel

“Larinya ke mana masih kita dalami, penindakan masih sampai penampung,” katanya.

Selain BBM dan tersangka, polisi mengamankan uang sebesar Rp135 juta dan 61 Kiloliter solar dari tersangka di Berangas. Sementara, barang bukti di Kecamatan Sungai Tabuk, meliputi Rp109 juta dan 6-7 Kl solar. Polisi adanya dugaan praktik pencucian uang dalam kasus ini.

“Uang itu ada yang disita dari SPBU maupun yang ada di gudang,” ungkapnya.

Rizal menambahkan kasus tersebut diungkap atas dasar penyelidikan intensif oleh tim gabungan Bareskrim Mabes Polri dan Ditreskrimsus Polda Kalsel, selama dua pekan lamanya.

Kepada para tersangka polisi akan mengenakan UU Nomor 22/2001 dan UU 25/2003 Jo UU 15/2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU.

Di sisi lain, PT Pertamina (Persero) menghentikan sementara waktu penyaluran BBM jenis Biosolar Public Service Obligation (PSO) di dua SPBU.

SPBU Veteran dan SPBU Sungai Tabuk masing-masing diperiksa secara intensif oleh polisi sejak kasus penimbunan solar bersubsidi di sana terbongkar, Minggu (16/12) dini hari.

Sedikitnya terdapat lima SPBU wilayah Kalsel yang diberi garis polisi oleh Tim Bareskrim Mabes Polri dan Polda Kalsel, menurut Pertamina.

Region Manager Communication & CSR Pertamina Kalimantan, Yudi Nugraha mengatakan, berkoordinasi dengan Social Responsibility (SR) Pertamina Banjarmasin telah dilakukan.

Yudi berujar, pengiriman BBM jenis Biosolar PSO terhadap dua SPBU bernomor register 63.701.001 dan 64.706.14 dihentikan sementara waktu.

“Penghentian sampai dengan adanya informasi lebih lanjut,” ucapnya kepada apahabar.com, Selasa (18/12).

Pertamina, kata dia, akan menurunkan sanksi kepada manajemen kelima SPBU tersebut apabila terbukti terlibat dalam kasus penimbunan solar subsidi.

“Bila terbukti, nanti sanksinya seperti apa. Akan kami sampaikan sesuai dengan poin-poin kontrak,” tegasnya.

Sejauh ini, Yudi mengungkapkan monitoring oleh tim Pertamina Banjarmasin tengah berjalan. Ia akan menanyakan kepada Social Responsibility (SR) akan hasil pengecekan lebih lanjut.

“Nanti saya tanyakan dulu ke SR, setelah hasil pengecekan,” pungkasnya.

Baca Juga: Kasus Penimbunan BBM Batola: SPBU Bermasalah Tetap Beroperasi

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Curi 10 Karung Karet Lump, Pria Tabalong Dibekuk Polisi
apahabar.com

Hukum

Nunggu Pembeli, Pria di Amuntai Selatan Ditangkap Polisi
apahabar.com

Hukum

Kurang Dari 24 Jam, Buser Polsek Utara Bekuk Pencuri Motor
Tanah Bumbu

Hukum

Kasusnya Sama Vonisnya Beda, Hukum di Tanah Bumbu ‘Tergadaikan’
apahabar.com

Hukum

BNN Sita Aset Bandar Narkoba Senilai Rp3,2 miliar
apahabar.com

Hukum

LSM Cium Bau Korupsi di Proyek IPLT HST dan Embung Liang Anggang
apahabar.com

Hukum

Lagi, Jatanras Polres HSU Berhasil Bekuk Maling Motor
apahabar.com

Hukum

Perempuan Asal Ampah Kalteng Terjerat Sabu di Tabalong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com