Happy Wedding! Plt Gubernur Kalsel Resmi Nikahi Pramugari KH Miftachul Achyar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI, Gantikan Ma’ruf Amin Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat!

Dapat Uang Rp75 Juta, Disedekahkan Semua

- Apahabar.com Minggu, 23 Desember 2018 - 09:55 WIB

Dapat Uang Rp75 Juta, Disedekahkan Semua

KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Foto-twitter.com/GUSDURians

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemurah adalah salah satu ciri khas kekasih Allah atau aulia Allah. Allah SWT menyukai orang yang pemurah meskipun dia bodoh, dan membenci orang pelit meskipun dia seorang yang pandai.

Terlepas apakah KH Abdurrahman Wahid termasuk wali atau bukan, beliau dikabarkan memiliki sifat yang satu ini.

Diceritakan Mantan Sekretaris Jenderal PBNU H Muhyiddin Arubusman, di tahun 1990-an dia mengobrol dengan Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) di Gedung PBNU. Saat itu, Gus Dur memegang uang kertas  berwarna merah senilai 100 rupiah sembari membolak-balikkannya. Itu uang terakhir yang dipegangnya.

Baca Juga : Ulama Al Azhar Mesir Kunjungi PBNU

Gus Dur kemudian berujar, “Kayaknya ada yang mau datang, mau kasih uang.”

Perkataan Gus Dur ternyata benar. Tak lama kemudian ada seseorang yang memberi bantuan Rp75 juta dalam bentuk cek. Tapi begitu si pemberi bantuan keluar, seseorang yang lain datang meminta bantuan dengan jumlah yang sama, Rp75 juta.

Gus Dur yang tadi mengelus uang kertas 100 rupaih terakhirnya, dengan enteng menyerahkan uang Rp75 juta yang baru diterimanya kepada orang yang meminta sumbangan.

“Yang membedakan Gus Dur dengan orang lain: Beliau seperti talang, menjadi tempat air mengalir. Sementara orang lain itu ibarat kolam, kalau mendapat rezeki diperuntukkan buat dirinya sendiri. Kalau talang, selalu bersih. Kalau kolam, selalu ada lumutnya,” tandasnya.

Baca Juga : Mengenang Spirit Kemanusian Gus Dur

Sumber: Buku Bukti-Bukti Gus Dur Wali
Editor: Muhammad Bulkini

 

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Khalifah Pertama yang Mundur dari Jabatannya
apahabar.com

Religi

Ribuan Jemaah Hadiri Haul Guru Bawai
apahabar.com

Religi

Ikatan Sayidina Umar bin Khattab dengan Keluarga Rasulullah SAW
apahabar.com

Habar

Fatwa MUI tentang Pedoman Pengurusan Jenazah Muslim Terinfeksi Covid-19
apahabar.com

Religi

Ketua MUI Tapin: Jangan Lupakan Esensi Idul Fitri
apahabar.com

Habar

Saudi Terbitkan Panduan Jemaah Haji di Tengah Pandemi
apahabar.com

Habar

Said Aqil Siradj Tanggapi Santai Kemungkinan Haji 2020
apahabar.com

Ceramah

Batalkan Haji Padahal Sudah Diniatkan, Berdosakah?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com