Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Degradasi, Manajemen SFC Sebut Juventus juga Pernah

and - Apahabar.com Senin, 10 Desember 2018 - 02:18 WIB
and - Apahabar.com Senin, 10 Desember 2018 - 02:18 WIB

Degradasi, Manajemen SFC Sebut Juventus juga Pernah

Sriwijaya FC. Foto-net

apahabar.com, MALANG – Kecewa. Demikian dirasa manajemen Sriwijaya FC saat menyampaikan permintaan maaf ke seluruh masyarakat Sumatera Selatan atas hasil yang kurang memuaskan di Liga 1 2018 sehingga tim ini harus terdegradasi ke Liga 2 pada musim mendatang.

Laskar Wong Kito harus menerima kenyataan bahwa pada musim ini terdegradasi ke Liga 2 setelah pada pertandingan terakhir menelan kekalahan atas Arema FC di Malang, Minggu (9/12).

Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri Muddai Madang mengatakan kekalahan ini tentunya sangat menyedihkan bagi pencinta Sriwijaya FC tapi bukan berarti menghilangkan optimisme.

Baca Juga : Anies : Raih Juara Tonggak Baru Kejayaan Persija

Selaku Dirut PT SOM sekaligus sebagai pemilik saham mayoritas PT SOM, Muddai menyatakan menjadi pihak yang paling bertanggungjawab dan paling berkepentingan dalam perjalanan Sriwijaya FC di kompetisi Liga 1.

“Kami jelas juga sangat kecewa. Kami jelas bersedih hati. Apalagi kami sudah mengerahkan pikiran dan mengeluarkan biaya. Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada mayarakat Sumatera Selatan, khususnya pecinta Sriwijaya FC yang selama ini memberikan dukungan,” kata dia.

Ia mengatakan, sebenarnya manajemen klub sudah berusaha maksimal menjaga marwah Sriwijaya FC untuk tetap berada di Liga 1. Upaya itu dilakukan dengan mendatangkan pelatih yang berkualitas, kemudian memastikan kelancaran pembayaran gaji.

Akan tetapi usaha itu gagal sehingga tim harus menerima kenyataan turun kasta setelah hanya mampu berada di peringkat ke-17 dengan meraih 39 poin.

“Inilah olahraga, yang mana naik turun kasta itu menjadi bagian dari seni olahraga sepak bola. Bahkan Juventus, Sampdoria, juga pernah terdepresiasi di Serie A Italia. Maka dari itu, ini bukanlah akhir dari segalanya,” kata Muddai.

Untuk itu, manajemen klub akan berjuang maksimal pada musim depan untuk memastikan satu tempat di Liga 1 pada 2020.

“Kami akan tetap optimis dalam berjuang untuk mengembalikan Sriwijaya FC ke habitatnya di Liga 1,” pungkasnya.

Pada laga melawan Arema di Stadion Kanjuruhan Malang, gol Sriwijaya tercipta menit ke-25 melalui Esteban Gabriel Vizcarra. Namun gol itu dibalas Arema masing-masing melalui Makan Konate menit ke-63 melalui titik penalti dan gol Didik Setiawan menit ke-83.

Baca Juga : Tiga Pemain Kunci Persija Raih Juara

Sumber : Antara
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Barito Putera Buka Peluang Datangkan Pemain Baru

Sport

Gagal Juara Dandim 1007, Pemain SMA PGRI 2 Banjarmasin Rebut Gelar Top Skor
apahabar.com

Sport

Telan Kekalahan Kedua, Jacksen: Ini Sangat Pahit Bagi Saya
apahabar.com

Sport

Jadwal Lengkap Barito Putera di Shopee Liga 1 2020 Bulan Oktober, 7 Laga Berat Menanti
apahabar.com

Sport

Cristiano Ronaldo Pamer Aksi Masukan Bola ke Ring, Fans Dibuat Kagum
apahabar.com

Sport

Jadwal MotoGP Catalunya 2020 Live Trans7, ke Petronas, Rossi Buka Peluang Balapan MotoGP 2022
apahabar.com

Sport

Jadwal Liga Inggris Man City vs Liverpool Live Streaming Mola TV Akhir Pekan, Adu Otak Guardiola vs Klopp!
apahabar.com

Sport

Takluk Dari Vietnam, Timnas Indonesia Telan Empat Kekalahan Beruntun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com