Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup!

Didesak Mahasiswa, Dewan Siap Revisi Perda Pajak Hiburan

and - Apahabar.com Rabu, 5 Desember 2018 - 18:31 WIB
and - Apahabar.com Rabu, 5 Desember 2018 - 18:31 WIB

Didesak Mahasiswa, Dewan Siap Revisi Perda Pajak Hiburan

TEATERIKAL - Pelaku seni menggelar aksi teaterikal untuk merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2011 tentang Pajak Hiburan. Foto-apahabar.com/baha

apahabar.com, BANJARMASIN – DPRD Banjarmasin bakal merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2011 tentang Pajak Hiburan. Hal itu dilakukan menyusul aksi protes dari Mahasiswa Sanggar Titian Barantai Uniska di Gedung DPRD setempat, Rabu (5/12).

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Budi Wijaya menerima masukan dari sejumlah perwakilan mahasiswa dan pelaku seni yang meminta direvisinya perda tersebut.”Karena ini memang usulan langsung dari para pengunjuk rasa, tentu akan kami jadikan bahan pertimbangan untuk melakukan revisi itu. Ini akan kami sampaikan melalui Bapemperda DPRD untuk ditindaklanjuti,” ujar Budi.

Menurutnya, alasan para mahasiswa dan pelaku seni agar aturan itu bisa direvisi, cukup mendasar. Mengingat di daerah lain ternyata juga menghilangkan pajak bagi pagelaran kesenian daerah.

Baca Juga : Waspada, Debit air Di Sungai Kemuning Meninggi

“Mahasiswa menyebut di Jogyakarta tidak menarik pajak dari pagelaran kesenian. Padahal di sana, pagelaran kesenian lebih berkembang dan menjadi salah satu alternatif hiburan bagi masyatakat,” ucapnya.

Dikatakannya, pihak DPRD tentunya memahami keinginan tersebut, agar khusus pagelaran kesenian dan kebudayaan tidak ditarik pajak. “Tentunya ini untuk mendukung budaya dan pariwisata daerah kita juga,” katanya.

Diharapkan inginnya, seluruh pihak bisa memahami dan sepakat dengan rencana revisi perda ini. Sehingga tidak lagi menuai masalah penolakan dari masyarakat dikemudian hari.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah Banjarmasin Subhan Nor Yaumil menjelaskan, usulan itu tidak akan menjadi wacana saja. Pihaknya berjanji akan segera melakukan konsultasi ke pemerintah pusat terkait akan direvisinya payung hukum tersebut.

“Ya di beberapa daerah lain sudah tidak memungut pajak terkait pagelaran kesenian. Di Banjarmasin pastinya juga dapat menerapkan itu. Semoga saja revisi itu bisa dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga : Pohon Beringin Tua Tumbang

Reporter : Bahaudin Qusairi
Editor : Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Zona Hijau Mendominasi, Banjarmasin Belum Ideal Terapkan Sekolah Tatap Muka
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel: 2 Lagi Positif, 1 Pasien Asal Banjarmasin Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Dana Santunan KPPS Kalsel Diperkirakan Cair Akhir Juni 2019
apahabar.com

Kalsel

Siang Ini 5 Kabupaten/Kota di Kalsel Diprakirakan Hujan Berpetir
apahabar.com

Kalsel

Sengketa Lahan RS Sultan Suriansyah, PN Banjarmasin Tolak Gugatan Warga
apahabar.com

Kalsel

Yakin PKN GNRM Mempengaruhi Pariwisata Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Jembatan Baundang di Kusan Hulu Hanyut Tergerus Banjir
apahabar.com

Kalsel

Maknai Hari Kemerdekaan RI, Bupati Kotabaru Tantang Insan Pers
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com