Tidak Mau Diisolasi di Palembang, 2 Peserta PTQ asal Kalteng Kabur Tak Buat Bingung, Dewan Kalsel Minta Informasi Satu Pintu Soal Aktivitas Mudik Jelang Idulfitri, Disdag Banjarbaru Jamin Harga Bapokting Aman Sempat Viral, Waria Berjoget di Jembatan Paliwara Amuntai Akhirnya Minta Maaf Hari Kedua Pengetatan Larangan Mudik, Begini Kondisi Lalu Lintas di Bundaran Banjarbaru 

Didesak Mahasiswa, Dewan Siap Revisi Perda Pajak Hiburan

and - Apahabar.com Rabu, 5 Desember 2018 - 18:31 WIB
and - Apahabar.com Rabu, 5 Desember 2018 - 18:31 WIB

Didesak Mahasiswa, Dewan Siap Revisi Perda Pajak Hiburan

TEATERIKAL - Pelaku seni menggelar aksi teaterikal untuk merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2011 tentang Pajak Hiburan. Foto-apahabar.com/baha

apahabar.com, BANJARMASIN – DPRD Banjarmasin bakal merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2011 tentang Pajak Hiburan. Hal itu dilakukan menyusul aksi protes dari Mahasiswa Sanggar Titian Barantai Uniska di Gedung DPRD setempat, Rabu (5/12).

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Budi Wijaya menerima masukan dari sejumlah perwakilan mahasiswa dan pelaku seni yang meminta direvisinya perda tersebut.”Karena ini memang usulan langsung dari para pengunjuk rasa, tentu akan kami jadikan bahan pertimbangan untuk melakukan revisi itu. Ini akan kami sampaikan melalui Bapemperda DPRD untuk ditindaklanjuti,” ujar Budi.

Menurutnya, alasan para mahasiswa dan pelaku seni agar aturan itu bisa direvisi, cukup mendasar. Mengingat di daerah lain ternyata juga menghilangkan pajak bagi pagelaran kesenian daerah.

Baca Juga : Waspada, Debit air Di Sungai Kemuning Meninggi

“Mahasiswa menyebut di Jogyakarta tidak menarik pajak dari pagelaran kesenian. Padahal di sana, pagelaran kesenian lebih berkembang dan menjadi salah satu alternatif hiburan bagi masyatakat,” ucapnya.

Dikatakannya, pihak DPRD tentunya memahami keinginan tersebut, agar khusus pagelaran kesenian dan kebudayaan tidak ditarik pajak. “Tentunya ini untuk mendukung budaya dan pariwisata daerah kita juga,” katanya.

Diharapkan inginnya, seluruh pihak bisa memahami dan sepakat dengan rencana revisi perda ini. Sehingga tidak lagi menuai masalah penolakan dari masyarakat dikemudian hari.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah Banjarmasin Subhan Nor Yaumil menjelaskan, usulan itu tidak akan menjadi wacana saja. Pihaknya berjanji akan segera melakukan konsultasi ke pemerintah pusat terkait akan direvisinya payung hukum tersebut.

“Ya di beberapa daerah lain sudah tidak memungut pajak terkait pagelaran kesenian. Di Banjarmasin pastinya juga dapat menerapkan itu. Semoga saja revisi itu bisa dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga : Pohon Beringin Tua Tumbang

Reporter : Bahaudin Qusairi
Editor : Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BMKG: Jumat, Hampir Seluruh Daerah Kalsel Diprakirakan Cerah dan Cerah Berawan
apahabar.com

Kalsel

Kemenkumham Kalsel Bantah Informasi Dipulangkannya Jasad WNA ke Korsel
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Ekstream di Awal Tahun, Picu Kenaikan Bahan Dapur di Martapura
apahabar.com

Kalsel

New Normal, Pemprov Kalsel Terapkan Pergub Khusus
Ibnu Sina

Kalsel

4 Tahun Kepemimpinan Ibnu Sina, Begini Tanggapan Warga Alalak Utara Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Satlinmas dan Petugas Ketertiban Dibekali Langkah Pengamanan di TPS
apahabar.com

Kalsel

Pembalap Liar di Tapin Disanksi Tegas, Kasatlantas: Agar Jera
apahabar.com

Kalsel

Dewan Kalsel Tanggapi Denda Tidak Bermasker di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com