Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Berantas DBD, Usaha Dinkes HSS Belum Maksimal

and - Apahabar.com Kamis, 20 Desember 2018 - 20:44 WIB
and - Apahabar.com Kamis, 20 Desember 2018 - 20:44 WIB

Berantas DBD, Usaha Dinkes HSS Belum Maksimal

Pengasapan dilakukan untuk memberantas nyamuk aedes aegypti di Hulu Sungai Selatan. Foto-apahabar.com/Nasrullah

apahabar.com, KANDANGAN – Dinas Kesehatan mengklaim pihaknya sudah berusaha  menangkal terjadinya demam berdarah dengue (DBD) dengan pengasapan (fogging) di daerah Hulu Sungai Selatan (HSS). Namun di 2018, 292 orang teridap penyakit tersebut, 3 orang meninggal dunia.

Sekretaris Dinas Kesehatan HSS, Zainul Helmy melalui Hanti Wahyuningsih Kabid P2KL (Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan) mengatakan, pihaknya sudah melakukan beberapa kali tindakan penanganan kasus DBD ini sesuai arahan Kementerian Kesehatan, melalui program PSN 3M PLUS.

Baca Juga: Polres HSS Siapkan Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2019

“Program ini perlu peran serta dari masyarakat secara langsung untuk menekan kasus DBD, dengan aktif ikut terlibat dalam PSN 3M PLUS,” katanya kepada apahabar.com, Kamis (20/12) siang.

Tindakan PSN 3M PLUS yang sudah dilakukan, sambung Hanti, di antaranya fogging, pemberantasan sarang nyamuk, hingga pemberian bubuk abate.

Kendati demikian, lanjut Hanti, upaya itu tidak tuntas memberantas nyamuk. Sebab, nyamuk dapat terbang ke mana-mana, sehingga tidak diketahui dengan pasti keberadaannya.

Pengasapan fogging, dinilainya hanya mematikan nyamuk dewasa, sementara jentik tidak. Belum lagi telur nyamuk yang mampu bertahan di tempat kering, dan tumbuh cepat menjadi nyamuk dewasa.

Sedangkan pemahaman masyarakat, menurut dia, masih terbatas. Sehingga pihaknya masih perlu untuk mengingatkan kembali akan pentingnya memberantas sarang nyamuk. Meski upaya ke arah itu sudah sering dilaksanakan.

“Jadi, tinggal masyarakatnya saja lagi yang harus aktif menerapkan 3M PLUS,” pungkas Hanti.

Baca Juga: 3 Meninggal, HSS Siaga Satu Kasus DBD

Reporter: Nasrullah
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Portal Jalan Sawit PT BPP, Warga Antar Baru Didampingi Dayak Meratus
apahabar.com

Kalsel

Ajarkan Anak-anak Peduli Korban Tsunami
apahabar.com

Kalsel

Rapid Tes Calon PPDP, KPUD Tabalong: 30 Orang Dinyatakan Reaktif
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Ogah Komentari Kekalahan Jokowi di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Tak Difungsikan, Pos Kesehatan di Dusun Lipon Kotabaru Bak Rumah Hantu!
apahabar.com

Kalsel

Hari Kemerdekaan RI, Pemkab Tabalong Hanya Turunkan 4 Pengibar Bendera
apahabar.com

Kalsel

Sosok Rozien, Santri Banjarbaru yang Tewas Ditusuk Preman di Cirebon
apahabar.com

Kalsel

5 Hari Pengeringan Irigasi, Pembudidaya Ikan “Tepuk Jidat”
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com