Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

DPRD Kalsel Sesalkan Oknum KNPI Tala Terlibat Korupsi Dana Hibah

- Apahabar.com Jumat, 21 Desember 2018 - 16:47 WIB

DPRD Kalsel Sesalkan Oknum KNPI Tala Terlibat Korupsi Dana Hibah

Ilustrasi. Foto-kejati-malut.go.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menyesalkan atas keterlibatan Ketua dan Bendahara Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tanah Laut (Tala), dalam kasus dugaan Korupsi dana hibah 2017 sebesar Rp1,2 miliar, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tanah Laut.

“Kita sangat menyayangkan kenapa hal ini bisa terjadi,” ucap Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Lutfhi Syaifuddin kepada Wartawan Apahabar.com, Jumat (21/12/2018).

Menurutnya, hal tersebut harus dijadikan pelajaran kepada semua KNPI di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalsel, khususnya dan organisasi pemuda lainnya pada umumnya. Mengingat, KNPI Kalsel selalu mendapatkan dana hibah dari pemerintah daerah.

Ia menegaskan, bahwa syarat dalam memperoleh dana hibah sangatlah ketat. Misalnya, harus mengusulkan proposal dan penggunaan harus sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang telah diusulkan. Bahkan, ketika dalam penggunaannya terdapat kelebihan anggaran. Secara otomatis harus dikembalikan ke kas daerah.

“Misal kelebihan sekitar seratus ribu, itu harus tetap dikembalikan ke kas daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan, perihal itu harus menjadi perhatian semua organisasi kepemudaan di Kalsel. Ditabahkan Lutfhi, apabila organisasi bersangkutan terbukti melakukan mark up anggaran. Otomatis tindakan itu memenuhi unsur pidana.

Tentu, pihaknya tak ingin membiarkan hal itu terjadi, karena bisa memberikan stigma terhadap organisasi kepemudaan di Kalsel. Namun, Lutfhi mengatakan, dengan adanya dugaan korupsi dana hibah, tak menyurutkan upaya DPRD, agar dana hibah tetap disalurkan kepada organisasi kepemudaan di Kalsel

“Jangan sampai kasus yang dilakukan oleh satu oknum, akan berdampak terhadap kelembagaan Kepemudaan,” tegasnya.

Ia berharap, kepada Dinas Pemuda dan Olahraga agar terus melakukan pembinaan terhadap pemuda yang di Kalsel.

“Intinya harus adanya pembinaan terhadap pemuda di Kalsel,” tutupnya.

Seperti yang diwartakan media ini sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Abdul Haris Makkie mengatakan, bahwa pihak yang mendapatkan dana hibah dari pemerintah daerah (Pemda), namun harus menggunakannya sesuai dengan program yang diusulkan. Artinya, semua program harus mampu untuk dipertanggungjawabkan.

“Intinya, harus sesuai dengan program awal pengusulan,” ucapnya.

Baca Juga: Dugaan Korupsi KNPI Tala: 40 Saksi Diperiksa, Mayoritas Pengurus

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Main-Main dengan Korek Model Senpi, Hukuman Seumur Hidup Menanti Warga HST
Sabu

Hukum

Royko ‘Rasa’ Sabu di Kotabaru, Oknum ASN Diancam Sanksi Berlapis!
apahabar.com

Hukum

Jaringan Pengedar Sabu di Tabalong Dibongkar, 3 Orang Diamankan Polisi
apahabar.com

Hukum

Dewan Pers: Tabloid Indonesia Barokah Bukan Produk Jurnalistik
apahabar.com

Hukum

Meresahkan Warga, Polda Kalsel Bekuk Pengedar Sabu Asal HSU
apahabar.com

Hukum

Darah Segar Mengucur di Perut Syahril Usai Ditusuk, Polisi Kejar Pelaku
apahabar.com

Hukum

Bejat!, Pria Banjarmasin Ini Bawa Lari dan Cabuli Anak Sekolah di Tapin
apahabar.com

Hukum

Maling Berkedok Keluarga Beraksi, Sikat Motor dan Gasak Isi Rumah  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com