Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain

Dugaan Korupsi KNPI Tala, Sekdaprov Kalsel: Gunakan Dana Hibah Sesuai Program

- Apahabar.com Kamis, 20 Desember 2018 - 22:13 WIB

Dugaan Korupsi KNPI Tala, Sekdaprov Kalsel: Gunakan Dana Hibah Sesuai Program

Ilustrasi Dana Hibab. Foto-tribun timur

apahabar.com, BANJARMASIN – Pasca ditetapkannya Ketua dan Bendahara Komite Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tanah Laut (Tala) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah 2017 senilai Rp1,2 miliar sumber Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tala jadi perhatian Pemprov Kalsel.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Abdul Haris Makkie mengingatkan pihak yang mendapatkan dana hibah dari pemerintah daerah harus menggunakannya sesuai dengan program yang diusulkan.

Artinya, semua program harus mampu untuk dipertanggungjawabkan.”Intinya, harus sesuai dengan program awal pengusulan,” ucapnya kepada apahabar.com, Kamis (20/12).

Haris menegaskan, tidak ada alasan bagi pihak yang mendapatkan dana hibah mengalami hambatan dalam melakukan penyusunan laporan pertanggungjawaban pada akhir tahun.

Toh, Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Selatan sudah melakukan pendampingan terhadap pihak yang menerima dana hibah dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban.

“Kita sudah lakukan pendampingan, jadi tak ada alasan,” tegasnya.

Menurutnya, apabila dalam audit Badan Pengawas Keuangan (BPK) Provinsi Kalimantan Selatan terdapat sebuah kejanggalan, maka pihak yang bersangkutan harus mengembalikan kerugian uang negara tersebut.

Bahkan, tak menutup kemungkinan ditempuh melalui jalur hukum apabila berpotensi memenuhi tindakan pidana.

Terkait ditetapkannya Ketua dan Bendahara KNPI Tala sebagai tersangka dugaan kasus korupsi dana hibah Pemkab Tala, Haris enggan berkomentar.

Menurutnya setiap daerah memiliki hak otonom dalam mengatur wilayahnya sendiri.”Tetapi dari kasus ini kita bisa ambil pelajaran agar berhati-hati dalam menggunakan uang negara,” tutupnya.

Seperti yang diungkapkan sebelumnya Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kalimantan Selatan, Fazlur Rahman, pada 2019 KNPI Kalsel mendapatkan dana hibah sebesar Rp900 juta, KNPI Kabupaten Banjar sebesar Rp1,1 miliar, dan KNPI Tala menerima Rp1,2 miliar. Untuk KNPI Kabupaten Kotabaru ia tidak menyebutkan nominalnya.

Reporter: Muhammad Robby

Editor: Syarif

 

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Diperiksa Polisi, Pacar Tersangka Pembuang Bayi di Satui Mengelak

Hukum

Bawa Sabu, Warga Kelayan A Dibekuk di Pemurus Baru
apahabar.com

Hukum

Sukses Gasak Harta Ratusan Juta, Dua Pencurian di Banjarmasin Barat Kini Ditangkap
apahabar.com

Hukum

Aniaya Dipo Latief, Nikita Mirzani Divonis Hukuman Percobaan
apahabar.com

Hukum

Ditresnarkoba Polda Kalsel Bekuk 4 Pengedar Sabu dan Ekstasi
apahabar.com

Hukum

BPOM Banjarmasin Bongkar 18 Kasus Obat, Makanan dan Kosmetik Ilegal
apahabar.com

Hukum

Ayah Libatkan Anaknya Berusia 8 Tahun Mencuri di Banjarmasin Selatan
apahabar.com

Hukum

Identitas Emak-emak Kampanye Hitam Jokowi di Sulawesi Selatan Misterius
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com