Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Edarkan Methamphetamine, Warga HSU Dicokok Tim Gabungan Polda Kalsel

- Apahabar.com Senin, 24 Desember 2018 - 11:35 WIB

Edarkan Methamphetamine, Warga HSU Dicokok Tim Gabungan Polda Kalsel

ilustrasi penangkapan pengedar sabu. Foto-republika.co.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Petugas Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalsel membekuk Rusdi (32) pengedar sabu asal Desa Pematang Benteng Hilir, Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara pada Jumat (21/11) pagi.

Tersangka Rusdi merupakan pengedar sabu yang sudah lama menjadi target operasi polisi karena perbuatannya meresahkan warga. Tersangka biasa mengedarkan sabu di wilayah Kabupaten HSU.

Baca Juga: Kapolda: Jika Mengancam, Tembak di Tempat!

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Wisnu Widarto melalui Kabag Bin Ops Direktorat Reserse Narkoba AKBP Daryanto di Banjarmasin, menjelaskan, Rusdi dibekuk di rumahnya di Desa Pematang Benteng Hilir HSU, setelah petugas mendapat informasi warga tentang keberadaannya.

“Tersangka dibekuk oleh anggota Sub Direktorat III Ditresnarkoba Polda Kalsel yang di-back up oleh anggota Intelmob Sat Brimob Polda. Personel dengan kekuatan lengkap diturunkan karena berdasarkan informasi, pelaku berbahaya,” kata Daryanto kepada apahabar.com, Senin (24/12).

Daryanto mengatakan, dari rumah Rusdi, petugas menemukan barang bukti berupa 9 paket sabu siap edar dengan berat kotor 33,38 gram, 1 buah telepon seluler Android dan 1 buah telepon seluler GSM.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui sabu tersebut dipasok oleh rekan pelaku. Di mana saat ini anggota sedang memburu pemasok sabu tersebut,” ungkap Daryanto.

Tersangka Rusdi dikenakan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman berupa hukuman penjara 20 tahun atau seumur hidup, atau denda Rp1 miliar sampai Rp10 miliar,” pungkasnya.

Baca Juga : Polisi Bongkar Pembuatan STNK Palsu

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Fariz

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Heboh Pencabulan Pelajar di Tapin: Disdik Prihatin, P2TP2A Siap Dampingi
apahabar.com

Hukum

Lima Pemuda Kedapatan Pesta Miras di Areal Kubah Keramat
apahabar.com

Hukum

Polisi Tunggu Autopsi untuk Pastikan Penyebab Kematian Bripka Matheus
apahabar.com

Hukum

Kondisi Korban Penikaman Pemilik Konter HP di Banjarmasin Kritis
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuh 3 Anak Kandung di Mura

Hukum

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuh 3 Anak Kandung di Mura
apahabar.com

Hukum

Ahmad Dhani Tolak Tanda Tangan, Jaksa: Perpanjangan Masa Penahanan Jalan Terus
judi

Hukum

Diduga Edarkan Judi Togel di Warung Kopi, Pemuda Tabalong Diborgol Polisi
apahabar.com

Hukum

Tahura Sultan Adam Diperketat Pasca-Teror Curanmor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com