Pencuri Hp Rosehan Diciduk Polisi, Ini Dalih Tersangka Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Hari Ini Kuota Internet Belajar Siswa dan Guru Dikirim Langsung ke Nomor Peserta, Berikut Besar Subsidinya

Edy Rahmayadi: Tolong Jangan Dibully-bully Lagi Saya…

- Apahabar.com Kamis, 6 Desember 2018 - 14:27 WIB

Edy Rahmayadi: Tolong Jangan Dibully-bully Lagi Saya…

Edy Rahmayadi - Ketua Umum PSSI. Foto : feedme.id

apahabar.com, MEDAN- Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi sekaligus Ketua Umum PSSI mengungkapkan kondisi realitas persepakbolaan Indonesia saat ini dan meminta masyarakat tidak lagi menyudutkan dirinya.

Menurutnya, kalau dibandingkan dengan negara lain, kondisi sepak bola Indonesia masih jauh tertinggal. Hal itu sudah disampaikan Edy kepada Presiden RI Joko Widodo, 23 menteri, dan anggota DPR RI Komisi X, sebulan setelah dirinya menjabat Ketua PSSI.

“Kalau dibandingkan dengan negara lain, Indonesia masih jauh tertinggal. Bisa dilihat dari jumlah pemain, sarana stadion, dan lainnya. Saya bilang sama Presiden kalau kita belum punya pemain bola yang pas, kuantitas saja masih kurang, apalagi kualitas,” kata Edy, Rabu (5/12/2018).

Berdasarkan data 2016, jumlah pemain Indonesia sangat minim. Jumlah pemain Indonesia sangat jauh daripada Belanda yang memiliki 1,2 juta pemain dari 16,7 juta jiwa penduduk atau Spanyol memiliki 4 juta lebih pemain dari 46,8 juta jiwa warganya.

Baca Juga : Kemenpora Tunggu Laporan Keuangan 23 Cabang Olahraga

Jerman memiliki 6,3 juta pemain dari 80.700.000 jiwa penduduk, Thailand 1,3 juta pemain dari 64.600.000 jiwa penduduk, dan Singapura memiliki 190.000 pemain dari 4.500.000 jiwa.

“Sementara, Indonesia hanya punya pemain 67 ribu dari 250 juta jiwa. Tolong jangan dibully-bully lagi saya. Kalau mau beritakan, beritakan lah ini,” katanya kepada para wartawan.

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jika Ingin Fokus, KPK Usul Jokowi Bentuk Kementerian Baru Khusus Cegah Korupsi  
apahabar.com

Nasional

Kisah Seorang Kadis PU Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jadi Tersangka Pemerasan, Bupati Cianjur Mundur dari Ormas NasDem
apahabar.com

Nasional

Aparat Tembak Mati KKB Eksekutor Pekerja Freeport
apahabar.com

Nasional

Alami Gizi Buruk, Balita di Jepara Ini Butuh Bantuan
apahabar.com

Nasional

Payung Hukum Belum Jelas, Hak Kaum Disabilitas Masih Terabaikan
apahabar.com

Nasional

Giliran Kantor PDIP di Cileungsi Bogor Dilempar Molotov
apahabar.com

Nasional

Skenario New Normal di Jakarta, Jabar, Sumbar dan Gorontalo
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com