Lari ke Kaltim, Terduga Buronan Kalsel Jadi Buruan di Hutan Samboja! Hasil PSU di Kabupaten Banjar; BirinMu Menang Besar, Ini Rinciannya Harga Minyak Terdongkrak Ramalan Kenaikan Permintaan DITANGKAP! Terduga Pembunuh Sopir Truk PT BKB di Tapin Kalsel Fakta Baru Kasus Pembunuhan Sopir Truk di Jalan Hauling Tapin

Emas Berjangka Naik Didukung Pelemahan Dolar AS

- Apahabar.com Kamis, 13 Desember 2018 - 08:30 WIB

Emas Berjangka Naik Didukung Pelemahan Dolar AS

ILUSTRASI-Emas. Foto-dakta.com

apahabar.com, CHICAGO – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB) karena dolar AS melemah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari 2019, naik 2,80 dolar AS atau 0,22 persen, menjadi menetap di 1.250,00 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,48 persen menjadi 96,99 pada pukul 18.15 GMT.

Dolar AS dan emas biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika dolar AS jatuh maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Sementara itu data dari Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa indeks harga konsumen tidak berubah pada November pada basis disesuaikan secara musiman, setelah naik 0,3 persen pada Oktober. Indeks bensin turun 4,2 persen pada November, mengimbangi peningkatan dalam berbagai indeks termasuk tempat tinggal, mobil bekas dan truk.

Data inflasi terbaru dapat meningkatkan harapan bahwa Federal Reserve AS kemungkinan akan menghentikan kenaikan suku bunga acuannya pada tahun depan, kata analis.

Di sisi lain, reli di pasar ekuitas membatasi kenaikan emas lebih lanjut karena Dow Jones Industrial Average naik lebih dari satu persen pada Rabu (12/12).

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret 2019 naik 22,3 sen AS atau 1,52 persen, menjadi ditutup pada 14,851 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari 2019 naik 21,6 dolar AS atau 2,75 persen, menjadi menetap di 807,10 dolar AS per ounce.

Baca Juga: Trump akan Campur Tangan dalam Penangkapan Eksekutif China

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Covid-19

Global

Gawat! 3.000 WNA Masuk Indonesia Positif Covid-19

Global

117 Kematian Per Hari, Krisis Covid-19 di India Makin Brutal
apahabar.com

Global

Marc Marquez Motivasi Korban Tsunami Banten
apahabar.com

Global

Optimistisme Uji Coba Vaksin Covid-19 Direspon Negatif, Dolar AS Terkoreksi Tipis
apahabar.com

Global

Mantan Presiden AS George H.W Bush Wafat pada Usia 94 Tahun
apahabar.com

Global

Kala UMKM Indonesia Berburu Peluang Pasar di Kamboja
Nama Anak

Global

Dear Bunda, Ingat Berikut 12 Nama Anak Dilarang di Berbagai Negara
apahabar.com

Global

Yenny Wahid Unjuk Gagasan Perdamaian di Dubai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com