3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Empat Wilayah Kalteng Masuk Zona Merah

- Apahabar.com Kamis, 20 Desember 2018 - 17:46 WIB

Empat Wilayah Kalteng Masuk Zona Merah

Ilustrasi pengguna narkoba. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Empat daerah di Kalimantan Tengah (Kalteng) masuk zona merah pemakaian narkoba.

Ibu kota Palangka Raya merupakan salah satunya selain Kabupaten Kapuas, Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kabupaten Kotawaringin Barat.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional P Kalimantan Tengah (Kalteng), Brigjen Pol Drs. Lilik Heri Setiadi.

Lilik pun menyebutkan jalur distribusi narkotika di wilayah Kalimantan rata-rata melalui jalur laut dan pelabuhan tidak resmi (jalur tikus) dikamuflasekan dalam impor barang legal.

Untuk menekan jumlah penyalah gunaan narkoba Lilik mengaku kesulitan karena kertebatasan personil.

“Salah satu kendala yang kami hadapi saat ini, kami sangat kekurangan personil. Dari 14 kabupaten/kota baru, terbentuk 2 BNN kabupaten/kota dan belum mempunyai gedung sendiri,” ujar Lilik dalam rilis yang masuk ke redaksi apahaba.com, Kamis (201/12).

Total personil BNNP Kalteng sendiri sebanyak 51 orang. Lilik merinci, 8 orang dari Polri, 23 orang dari ASN dan 20 orang dari TKK.

Jumlah itu masih sangat jauh ideal, dari daftar susunan pegawai yang seharusnya adalah 211 orang.

Pada 2017, tercatat ada 42.879 orang atau 1,98% penduduk Kalteng dengan rentan usia 10 hingga 59 tahun yang tercatat sebagai penyalah guna narkoba di Kalteng.

Tahun 2017 jumlah penduduk Kalteng 2.502.630 jiwa dengan prevelensi salah guna narkoba sebanyak 42.879 orang, yang terbagi dalam kategori teratur pakai narkoba 11.684 orang, coba pakai narkoba 25.252 orang, pecandu 5.668 orang.

Sementara itu Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dengan tegas ingin memberantas narkoba di daerahnya. “Melalui Inpres nomor 6 tahun 2018m Provinsi Kalteng sebagai provinsi yang bersih dari Narkoba (Bersinar),” tegasnya.

Sugianto juga mengajak pimpinan pemerintah kabupaten/kota untuk dapat meningkatkan kapasitas dan fasilitas rehabilitasi dalam melayani masyarakat yang menjadi pengguna narkoba khususnya pecandu narkoba.

Reporter: Marlianti Tandang

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

 

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Dear Pemkab Kapuas, Objek Wisata Rumah Betang Sungai Pasah Butuh Perhatian
apahabar.com

Kalteng

Hari Pertama Operasi Patuh Telabang Polres Barut, 2 PNS Pun Terjaring Razia  
apahabar.com

Kalteng

PBS di Kapuas Diminta Berpartisipasi Aktif Tangani Karhutla
apahabar.com

Kalteng

Hadapi Karhutla, BPBD Kapuas Siapkan 17 Pos Lapang
apahabar.com

Kalteng

Kapolres Kobar Pimpin Giat Patroli Malam Karhutla
apahabar.com

Kalteng

Amankan Libur Panjang, Polres Kapuas Kalteng Siapkan Personel dan Sapras
Kabar Terbaru Sekda Palangka Raya yang Terpapar Covid-19

Kalteng

Kabar Terbaru Sekda Palangka Raya yang Terpapar Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Heboh Kotak Putih Dikira Bom di Kalteng, Cek Faktanya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com