Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Empat Wisatawan hilang di Pantai Pandan Kuning

- Apahabar.com Minggu, 16 Desember 2018 - 14:40 WIB

Empat Wisatawan hilang di Pantai Pandan Kuning

ilustrasi tenggelam.foto/Antara

apahabar.com, CILACAP – Sebanyak empat wisatawan dilaporkan hilang akibat terseret gelombang di Pantai Pandan Kuning, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, kata Koordinator Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pos SAR Cilacap Mulwahyono.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, peristiwa nahas tersebut terjadi tadi pagi, sekitar pukul 07.30 WIB, saat seluruh korban yang merupakan rombongan Remaja Masjid Desa Grujugan, Kecamatan Petanahan, Kebumen, berwisata di Pantai Pandan Kuning,” katanya di Cilacap seperti dikutip dari Antara, Minggu (16/12).

Ia mengatakan peristiwa nahas itu berawal saat salah seorang anggota rombongan, yakni Wawan, mengajak teman-temannya ke arah barat Pantai Pandan Kuning, Petanahan, untuk berenang di tempat itu.

Akan tetapi, saat berenang, tubuh Wawan hanyut akibat terseret gelombang sehingga enam temannya yang terdiri atas Tri Wahyudi, Saiful Arifin, Didik, Eko, dan Na’im berusaha menolong.

Oleh karena gelombang di Pantai Pandan Kuning cukup tinggi, tiga teman Wawan yang terdiri atas Wahyudi, Saiful Arifin, dan Didik turut hanyut terbawa gelombang, sedangkan tiga orang lainnya yang terdiri atas Taufik, Eko, dan Na’im bisa menyelamatkan diri.

“Terkait dengan informasi kecelakaan laut tersebut, kami segera memberangkatkan satu regu Basarnas Pos SAR Cilacap menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan pertolongan di air,” kata Mulwahyono.

Personel Basarnas Pos SAR Cilacap akan bergabung dengan potensi SAR lainnya yang telah berada di lokasi kejadian guna menggelar operasi pencarian dan pertolongan (operasi SAR) terhadap keempat korban yang dilaporkan hilang.

Ia mengatakan potensi SAR yang telah berada di lokasi kejadian, antara lain BPBD Kabupaten Kebumen dan TNI/Polri.

Baca Juga: Pengamat: Pembangunan Kereta Api Jangan Mempermudah Korporasi

Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Stasiun Meterologi BMKG Cilacap, tinggi gelombang maksimum pada 16-18 Desember 2018 untuk wilayah perairan selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta diprakirakan mencapai tiga meter, sedangkan di Samudra Hindia selatan Jateng dan DIY mencapai 3,5 meter.

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Dewan Dukung Penambahan Petugas Haji  
apahabar.com

Nasional

TNI Butuh Rp118 Triliun dalam Pemindahan Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Cabut Larangan Memotret di Dalam Pesawat, Ini Penjelasan Garuda Indonesia
apahabar.com

Nasional

Kementerian PUPR Izinkan Rusunawa Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19
apahabar.com

Nasional

Dokumen Tak Lengkap, 8 Mobil Mewah Disita Polisi
apahabar.com

Nasional

Jerman Longgarkan Lockdown, Kasus Covid-19 Kembali Meningkat
apahabar.com

Nasional

8 Jenazah Korban Tsunami Banten Belum Teridentifikasi
apahabar.com

Nasional

Harga Tiket Melambung, Agen Perjalanan Goyah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com