Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu Duel Juventus vs Barcelona Liga Champions Malam Ini Tanpa Ronaldo vs Lionel Messi, Link Live Streaming SCTV!

Facebook Melorot ke Posisi 7, untuk Kategori Tempat Kerja Terbaik

- Apahabar.com Jumat, 7 Desember 2018 - 20:52 WIB

Facebook Melorot ke Posisi 7, untuk Kategori Tempat Kerja Terbaik

Kantor facebook. Foto - detik

apahabar.com, BANJARMASIN – Facebook mengalami masa sulit di tahun 2018. Berbagai skandal besar yang menimpanya, membuat Facebook menjadi perhatian khusus regulator dan juga bagi pegawainya.

Berdasarkan daftar 100 tempat kerja terbaik di AS yang diterbitkan Glassdoor, posisi Facebook dalam daftar tersebut jatuh bebas.

Dilansir detikINET dari CNET, Jumat (7/12), Facebook sebelumnya menempati posisi pertama di tahun 2018. Namun, untuk tahun 2019 ini mereka turun ke posisi tujuh.

Peringkat ini ditentukan dari penilaian dan ulasan dari pegawai perusahaan secara anonim di situs pencari kerja tersebut. Nilai tertinggi Facebook mencapai 4,6 dari 5, setelah pegawainya memuji pemberian bonus dan kompensasi.

Namun, nilai terendah perusahaan yang berbasis di Menlo Park ini didapat dari faktor keseimbangan kehidupan kerja, yang mendapat skor 3,8.

“Keseimbangan kehidupan kerja sangat buruk,” tulis salah satu ulasan tersebut.

“Semua orang di tim saya bekerja di luar jam reguler, hingga malam, dan saat akhir pekan. Tidak ada yang secara langsung menyuruh kalian melakukan ini, tapi karena budaya yang kompetitif, kalian terpaksa harus lembur,” sambungnya.

Setelah diterpa skandal bertubi-tubi, moral karyawan Facebook juga sempat anjlok. Survei internal menunjukkan 52% karyawan optimis terhadap masa depan perusahaan, turun drastis dari 84% tahun lalu. Sedangkan 70% mengaku bangga dapat bekerja di Facebook, juga merosot dibandingkan persentase 87% tahun silam.

Di antara skandal-skandal yang menghantam facebook; Cambridge Analytica, bocornya data milik 50 juta pengguna, hingga buruknya respon Facebook terhadap campur tangan Rusia saat pemilu Amerika Serikat tahun 2016.

Sumber: Detik

Editor: Muhammad Bulkini

 

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Sempat Menguat, Rupiah Kembali Berpotensi Tertekan

Ekbis

Miliaran Rupiah Menguap, Imbas Pembebasan Pajak Hotel di Banjar
apahabar.com

Ekbis

Hipmi Dukung APNI Sejahterakan Penambang Nikel
apahabar.com

Ekbis

Tiket AirAsia Hilang di Agen Online, Intervensi Kompetitor?
apahabar.com

Ekbis

IHSG BEI Pagi Ini Dibuka Melemah, Kenapa?
apahabar.com

Ekbis

Menkeu: Indonesia Belum Alami Resesi
apahabar.com

Ekbis

Jokowi: Penerima Insentif Gas Industri Harus Mampu Berikan Nilai Tambah
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Ditutup Stagnan, Terpengaruh Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com