Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako

Fogging Tanpa Berantas Jentik Sama Saja Membiarkan DBD

- Apahabar.com Kamis, 20 Desember 2018 - 17:57 WIB

Fogging Tanpa Berantas Jentik Sama Saja Membiarkan DBD

Ilustrasi Fogging. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Tindakan pengasapan atau fogging menjadi andalan membasmi nyamuk aedes aegypti penyebar virus demam dengue. Sayangnya, cara ini sering tidak efektif.

Sebab, setelah fogging dilakukan seringkali masih bermunculan kasus demam berdarah dengue (DBD) baru.

“Fogging tanpa memberantas jentiknya sia-sia, karena jentik yang tidak diberantas dalam satu minggu akan tumbuh menjadi dewasa. (Lalu) Menjadi perantara penularan penyakit Demam Dengue dan DBD, ” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dr. Dwi Atmi, Kamis (20/12).

apahabar.com

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Banjarmasin, Dr. Dwi Atmi. apahabar.com/Marlianti

Dwi juga menyinggung masalah DBD tidak pernah terselesaikan,  lantaran kebersihan lingkungan kurang diperhatikan masyarakat.

“Selama masih ada terlihat seperti botol bekas minuman baik yang terletak di rumah dan di jalan-jalan. Karena di situlah tempat persembunyian jentik aedes aegypti yang menularkan demam berdarah,” terang Dwi.

Nah, di musim penghujan seperti ini, Dwi meminta masyarakat waspada penyebaran DBD.

Pasalnya untuk tahun ini sudah 25 kasus DBD di Kota Banjarmasin. Bahkan dua orang jadi korban dinyatakan meninggal dunia.

Sejauh ini Dinkes Kota Banjarmasin sudah menerapkan tiga program strategis pencegahan DBD.

Pertama, penyuluhan kewaspadaan demam berdarah salah satunya dengan memeriksa apakah ada jentik nyamuk didalam rumah. “Upaya kedua adalah kerja sama lintas sektor pemberantasan sarang nyamuk. Ketiga, mengarahkan warga jika ada terjangkiti demam yang tidak sembuh untuk dirujuk ke puskesmas terdekat,” pungkas Atmi.

Reporter : Marlianti Tandang

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Warga Tegal, Korban Tenggelam di Tapin Tewas Mengapung
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Petugas Siaga Saat PSBB Banjarmasin, Polisi Janji Persuasif

Kalsel

Operasi Besar-besaran di Banjarbaru, 53 Budak Narkotika Diamankan!
apahabar.com

Kalsel

Tahap Lelang, Pakaian Dinas Dewan Kalsel Rp1,5 M
apahabar.com

Kalsel

Supir Ngantuk, Mazda Oleng Hantam Bus
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Batola: Transmisi Lokal Kluster Gowa Tambah Pasien Positif
apahabar.com

Kalsel

Berpotensi Picu Kecelakaan, Jalan Kesuma Jaya Tapin Dikeluhkan
apahabar.com

Kalsel

Siang Bolong, Kompleks DPR Banjarmasin Diamuk Api
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com