Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam Idulfitri 1442 Hijriah, Ratusan Napi di Barabai Diganjar Remisi Salat Id, Jemaah Masjid Agung Al-Falah Tanbu Doakan Covid-19 Cepat Lenyap Khotbah Salat Id di Masjid Al-Jihad Banjarmasin: Ancaman Budaya Jahiliah & Doa untuk Palestina Longsor Maut Batu Bini HSS, Tim SAR Terpaksa Hentikan Pencarian

Gali Soal Perhubungan ke Jateng

- Apahabar.com Minggu, 2 Desember 2018 - 12:15 WIB

Gali Soal Perhubungan ke Jateng

Foto : Suripno Sumas Sumber : klikkalsel.com

apahabar.com, BANJARMASIN  – Peraturan Daerah tentang Pengaturan Perhubungan di Jawa Tengah menjadi salah satu bahan masukan bagi Kalimantan Selatan dalam membahas Raperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan di Kalimantan Selatan (Kalsel) H Suripno Sumas SH MH mengemukakan itu di Banjarmasin, sesudah studi komparasi ke Jateng beberapa hari lalu.

“Kami sudah minta fotocopy perda yang mengatur perhubungan di Jateng, dan akan kami pelajari,” ujar pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) yang bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menjawab Antara Kalsel.

Perda pengaturan perhubungan di Jateng yang sudah ada sejak 2013 itu meliputi angkutan darat, laut, sungai dan udara, lanjut mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Kalsel, tersebut.

“Memang Jateng juga akan merevisi/mengubah perda pengaturan perhubungan mereka. Tetapi setidaknya bisa menjadi acuan atau bahan pertimbangan dalam pembahasan raperda penyelenggaraan perhubungan di banua kita,” katanya.

Raperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan di Kalsel sebagai tindak lanjut atau amanah dari Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Sebagaimana isi UU 23/2014 ada beberapa kewenangan pemerintah provinsi (Pemprov) di antaranya sebagian urusan perhubungan,” lanjut Wakil Ketua Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kalsel tersebut.

Dalam pembahasan Raperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan di Kalsel tersebut, Pansus terlebih dahulu berkonsultasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia di Jakarta.

Selain itu, untuk pengayaan bahan dalam pembahasan Raperda tersebut, Pansus juga menyerap aspirasi atau pendapat dari pemerintah kabupaten/kota se-Kalsel, demikian Suripno Sumas.

Baca Juga: Wisatawan Mancanegara Turut Kunjungi Festival Pasar Terapung Lok Baintan 2018

Sumber : Antara

Editor : Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

banjir kalsel

Kalsel

Sudah 84 Ribu Jiwa Terdampak, Banjir Kalsel Luput Perhatian Jokowi
apahabar.com

Kalsel

Lama Vakum, Dispurtarsip Tapin Bertekad ‘Hidupkan’ Perpus di Desa Parigi Kacil
apahabar.com

Kalsel

Tambah 75 Kasus Covid-19, Terbanyak Dari HSS dan Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Reses Perdana Bang Dhin, Serap Beragam Aspirasi Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Sinkronkan LKPj Gubernur Kalsel dengan Fakta Lapangan, Komisi IV ke Tanbu
apahabar.com

Kalsel

DPD PDIP Kalsel dan DPC PDIP Tanbu Sediakan Mudik Gratis 2019
apahabar.com

Kalsel

Bupati Tabalong Saksikan Acara Banaik Langsat ke atas Pohon Berusia 50 Tahun di Desa Tanta
Satker

Kalsel

Satker Kemenkumham Kalsel Lakukan Pemantapan Jelang WBK dan WBBM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com