Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain

Geram, Bos Miras Pembatuan Kena Semprot, Hakim: Cari Rezeki yang Halal!

- Apahabar.com Kamis, 13 Desember 2018 - 15:41 WIB

Geram, Bos Miras Pembatuan Kena Semprot, Hakim: Cari Rezeki yang Halal!

Kasus peredaran minuman keras di eks lokalisasi Pembatuan oleh Satuan Polisi Pamong Praja tiga hari lalu, disidangkan di Pengadilan Negeri Banjarbaru, siang tadi. Terdakwa Gusti (kanan). Foto: apahabar.com/Zepy

apahabar.com BANJARBARU- Masih ingat kasus penyitaan ratusan botol minuman keras di eks lokalisasi Pembatuan oleh Satuan Polisi Pamong Praja tiga hari yang lalu?

Terbaru, kasus ini telah disidangkan di Pengadilan Negeri Banjarbaru, Kamis (13/12) siang.

Hadir sebagai terdakwa, bos pemilik ratusan botol miras ini Gusti Ahmad (35). Berjalan kurang dari 30 menit, Gusti langsung kena semprot oleh Hakim.

Warga Jalan A Yani Jorong Tanah laut ini diceramahi habis-habisan oleh Hakim Ketua Liliek Fitri Handayani lantaran kesal ulah pelaku mengedar miras.

“Sudah lama kamu jualan miras ini, tahu tidak dampak dari minuman keras ini. Bisa menambah banyak tindak kriminalitas, akibat orang-orang yang mabuk alkohol ini. Jangan diulangi lagi,  dipikirkan akibatnya untuk orang lain. Cari lah rezeki yang halal dan tidak berakibat buruk,” ungkap hakim.

Baca Juga : VIDEO: Mahasiswi Akademi Perawat Korban Bunuh Diri, Polisi: Masih Diselidiki

Terdakwa hanya tertunduk saat diceramahi oleh hakim perempuan itu. Kepada Liliek,
terdakwa mengaku, sudah enam bulan terakhir berjualan minuman keras di toko Digang Empat Jalan Kenangga Pembatuan Banjarbaru.

Selama beroperasi, Gusti memiliki anak buah yang bekerja di toko untuk berjualan miras ini.

“Dalam seminggu keuntungan saya sekitar Rp 1 Juta, saya sudah berjualan sekitar 6 bulan,” ungkapnya di hadapan majelis hakim.

Singkat cerita, bos Miras eks lokalisasi Pembatuan ini didenda senilai Rp 5 juta dalam persidangan tindak pidana ringan (Tipiring).

Gusti berjanji tak akan mengulangi lagi perbuatannya. Jika kedapatan berjualan, hukuman maksimal 3 bulan kurungan penjara atau denda 50 juta rupiah akan menantinya.

Baca Juga : Penyidikan Kasus Gunawan Jusuf Tetap Berjalan

Penulis: Zepi Al Ayubi
Editor: Fariz

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Ayah Libatkan Anaknya Berusia 8 Tahun Mencuri di Banjarmasin Selatan
apahabar.com

Hukum

Dari Laporan Masyarakat, Satnarkoba Polres Tapin Ungkap Kasus Sabu
apahabar.com

Hukum

Keluar dari LP Banjarbaru, Pelaku Penganiayaan Dijemput Polsek Martapura Kota

Hukum

Kadiv Humas Polri: Gus Nur Masih Diperiksa Penyidik
apahabar.com

Hukum

OTT, Bupati Muara Enim Ditangkap KPK
Tersangka Asusila Siswa Magang, Gusti Makmur Belum Boleh Dibesuk

Hukum

Tersangka Asusila Siswa Magang, Gusti Makmur Belum Boleh Dibesuk
apahabar.com

Hukum

KPK Sebut Ada Anggaran SPAM untuk Bencana yang Terkait Kasus Suap

Hukum

Tragedi Berdarah di Sungai Lulut Diduga karena Harta Warisan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com