Ganti Rugi Lahan HSS, Perusahaan Sawit PT SAM Mangkir Saat Mediasi Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Mulai Sekat Pemudik! Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas

Gerindra: Prabowo Kecewa karena Pers Tak Adil soal Reuni 212

- Apahabar.com Rabu, 5 Desember 2018 - 23:29 WIB

Gerindra: Prabowo Kecewa karena Pers Tak Adil soal Reuni 212

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani (tengah), Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal (kanan), dan Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso (kiri) yang tergabung dalam tim pemenangan Prabowo-Sandi memberikan keterangan. Foto - antara

apahabar.com, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menanggapi sikap calon presiden Prabowo Subianto yang marah kepada pers berkaitan pemberitaan kegiatan reuni 212. Menurutnya, itu ekspresi kekecewaan Prabowo.

“Saya kira ini bentuk kekecewaan Pak Prabowo yang diungkapkan kepada kawan-kawan (pers) oleh beliau, karena beliau banyak sekali mendapat keluhan seolah-olah, kegiatan begitu gede, kok, beritanya cuma begini,” kata Muzani di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 5 Desember 2018.

Ia memahami pers memang memiliki keterbatasan, di antaranya soal jumlah koran yang harus diterbitkan tak bisa banyak. Begitu pun dengan jumlah berita tak bisa banyak.

“Tetapi kemudian selalu saja kadang-kadang ada perasaan tidak adil. Perasaan itu tidak adil. Tidak adil itu peristiwa segitu hanya diberitakan segitu-gitu aja. Misalnya, banyak orang yang merasakan seperti itu. Itu sekali lagi bisa disebabkan oleh persoalan teknis. Kalau persoalannya teknis, saya kira kita bisa paham. Tapi kadang-kadang disebabkan oleh nonteknis,” kata Muzani.

Ia mengatakan kendala nonteknis, misal, ketika di lapangan sudah menceritakan begitu detail dan rapi kemudian yang diambil cuma sepotong atau dua potong. Bahkan tak dijadikan berita sama sekali.

“Inilah yang kadang-kadang menimbulkan perasaan ketidakadilan di dalam pemberitaan. Nah, ini yang dikritik oleh Pak Prabowo dengan kawan-kawan semuanya,” katanya.

Ia menduga memang wartawan di lapangan sering terkendala masalah teknis. Tapi ia tak memungkiri kadang juga ada masalah nonteknis.

Sumber : viva.co.id

Editor : Aprianoor

 

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polda Kalsel Berduka: Terima Kasih Brigadir Pol Arie.!! Jasamu Dikenang
apahabar.com

Nasional

5 Petugas Kebersihan JIS Digugat Rp 1,7 Triliun

Nasional

Informasi Penyerangan Ulama di Pancoran, Cek Faktanya
Pajak Pulsa

Nasional

Kritik Pajak Pulsa Sri Mulyani, Rizal Ramli: Kebijakan Kepepet

Nasional

Viral Usir Jemaah Pakai Masker di Bekasi, Pengurus Masjid Kerap Ditegur Abaikan Prokes
AJI Desak Polisi

Nasional

AJI Desak Polisi Usut Tuntas Intimidasi Jurnalis di Lampung
apahabar.com

Nasional

Ada 33 Lembaga Survei Quick Count Terdaftar di KPU
apahabar.cm

Nasional

Indonesian Fire Rescue Challenge 2019, Tim ERT Adaro Diwarnai Insiden
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com