2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian WHO Tetapkan Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia, Simak Alasannya Hasil Liga Italia, Taklukkan Crotone 2-1, Fiorentina Kembali ke Jalur Kemenangan

Gerindra: Prabowo Kecewa karena Pers Tak Adil soal Reuni 212

- Apahabar.com Rabu, 5 Desember 2018 - 23:29 WIB

Gerindra: Prabowo Kecewa karena Pers Tak Adil soal Reuni 212

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani (tengah), Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal (kanan), dan Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso (kiri) yang tergabung dalam tim pemenangan Prabowo-Sandi memberikan keterangan. Foto - antara

apahabar.com, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menanggapi sikap calon presiden Prabowo Subianto yang marah kepada pers berkaitan pemberitaan kegiatan reuni 212. Menurutnya, itu ekspresi kekecewaan Prabowo.

“Saya kira ini bentuk kekecewaan Pak Prabowo yang diungkapkan kepada kawan-kawan (pers) oleh beliau, karena beliau banyak sekali mendapat keluhan seolah-olah, kegiatan begitu gede, kok, beritanya cuma begini,” kata Muzani di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 5 Desember 2018.

Ia memahami pers memang memiliki keterbatasan, di antaranya soal jumlah koran yang harus diterbitkan tak bisa banyak. Begitu pun dengan jumlah berita tak bisa banyak.

“Tetapi kemudian selalu saja kadang-kadang ada perasaan tidak adil. Perasaan itu tidak adil. Tidak adil itu peristiwa segitu hanya diberitakan segitu-gitu aja. Misalnya, banyak orang yang merasakan seperti itu. Itu sekali lagi bisa disebabkan oleh persoalan teknis. Kalau persoalannya teknis, saya kira kita bisa paham. Tapi kadang-kadang disebabkan oleh nonteknis,” kata Muzani.

Ia mengatakan kendala nonteknis, misal, ketika di lapangan sudah menceritakan begitu detail dan rapi kemudian yang diambil cuma sepotong atau dua potong. Bahkan tak dijadikan berita sama sekali.

“Inilah yang kadang-kadang menimbulkan perasaan ketidakadilan di dalam pemberitaan. Nah, ini yang dikritik oleh Pak Prabowo dengan kawan-kawan semuanya,” katanya.

Ia menduga memang wartawan di lapangan sering terkendala masalah teknis. Tapi ia tak memungkiri kadang juga ada masalah nonteknis.

Sumber : viva.co.id

Editor : Aprianoor

 

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Haji 2019; Akibat Bawa Rokok, Jemaah Haji Diinterogasi di Bandara Arab Saudi
apahabar.com

Nasional

Pengamat Nilai 5 Faktor Membuat Jabar Unggul Tangani Covid-19
apahabar.com

Nasional

Gubernur Kalteng Minta Jokowi Segera Putuskan Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

KPK Ultimatum Kakak Ipar Bupati Cianjur Menyerahkan Diri
apahabar.com

Nasional

Geger Dentuman Misterius di Bandung, BMKG Buka Suara
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 24 April, Lebaran 24 Mei 2020

Nasional

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 24 April, Lebaran 24 Mei 2020
apahabar.com

Nasional

Penangkapan Vannesa Angel, Polisi Temukan Puluhan Pil Candu
apahabar.com

Nasional

Kondisi 2 Pasien Positif Virus Corona di RSPI Membaik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com