Disuruh di Rumah, Remaja di Banjarmasin Timur Malah Pesta Miras Tembus Seribu ODP, Kalsel Siapkan Karantina Khusus Dinyatakan Sehat, Balita PDP Covid-19 di Banjarmasin Dipulangkan Klaster Bogor, Pasien ke-6 Positif Covid-19 di Kalteng PDP Kalsel Melonjak Drastis, Dua Pasien Masih Balita




Home Nasional

Selasa, 25 Desember 2018 - 07:17 WIB

Gunung Merapi ‘Batuk’, Luncurkan Guguran Lava ke Arah Hulu Kali Gandol

RandyPakey - Apahabar.com

Ilustrasi Gunung Merapi. Foto-ceknricek.com

Ilustrasi Gunung Merapi. Foto-ceknricek.com

apahabar.com, YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi mencatat Gunung Merapi meluncurkan guguran lava pijar pada Selasa (25/12) dini hari pukul 00.11 WIB.

“Terjadi guguran lava pijar di Merapi jam 00.11 WIB teramati dari stasiun CCTV Deles,” tulis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melalui akun twitter resminya yang diunggah pada Selasa (25/12).

BPPTKG juga menginformasikan bahwa jarak luncur guguran lava tersebut mencapai 300 meter dari puncak menuju ke arah hulu Kali Gandol. “Tingkat aktivitas #Merapi waspada atau Level 2,” tulis BPPTKG.

Baca juga :  WHO: Anak Muda Tidak Kebal Virus Corona

Berdasarkan data pengamatan Gunung Merapi pada 24 Desember 2018 mulai pukul 00.00 WIB hingga 24.00 WIB yang dirilis BPPTKG, disebutkan bahwa gunung teraktif di Indonesia itu sempat mengalami sejumlah aktivitas kegempaan.

Aktivitas itu yakni gempa guguran sebanyak 32 kali dengan aplitudo 1,5-65 mm, selama 14,2 – 55,2 detik, gempa hembusan satu kali dengan amplitudo 10 mm selama 19 detik, gempa low frekuensi dua kali dengan amplitudo 2-7 mm selama 10-17 detik.

Selain itu, gempa hybrid atau fase banyak tercatak 4 kali dengan amplitudo 2-11,5 mm selama 6,7-21,1 detik, serta gempa tektonik lokal satu kali dengan amplitudo 2 mm selama 23,5 detik.

Baca juga :  Kongres I SMSI, Pemilihan Ketum Jadi Agenda Utama

Sementara itu, berdasarkan pengamatan BPPTKG, dari 5 Desember hingga 19 Desember 2018 volume kubah lava Gunung Merapi tercatat mencapai 370.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 2.000 meter kubik per hari.

Berdasarkan data aktivitas vulkanik Merapi tersebut, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada.

Kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan oleh BPPTKG, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

Sumber: Antara
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Ajukan Idham Azis Jadi Kapolri
apahabar.com

Nasional

Gempa, Tsunami, dan Longsor Palu: 17 Ribu Rumah Rusak
apahabar.com

Nasional

Klik Live Streaming Debat Keempat Capres 2019
apahabar.com

Nasional

‘Benturkan’ Gus Mus dan Kiai Ma’ruf dalam Video, Pemuda Ini Meminta Maaf
apahabar.com

Nasional

Meski Sudah Bebas, Polri Tetap Pantau Napi Teroris
apahabar.com

Nasional

Pelaku UMKM Kalsel Blak-blakan Sebutkan Prestasi Jokowi Selama 4,5 Tahun
apahabar.com

Nasional

Badko HMI Kalselteng Kecam Paham Radikal Berupaya Gagalkan Pelantikan Presiden
apahabar.com

Nasional

Soal Salam Lintas Agama, Ini Kata Menag