Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam [ANALISIS] Tembok Retak RS Sultan Suriansyah Tuai Sorotan Aturan Baru Berlaku, Penumpang di Syamsudin Noor Masih Stagnan  Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik

Harga Karet Anjlok, Petani Karet di Balangan Budidayakan Cabai

- Apahabar.com     Jumat, 7 Desember 2018 - 22:46 WITA

Harga Karet Anjlok, Petani Karet di Balangan Budidayakan Cabai

Udin sedang memanen cabai tanamannya. Imam Taofiq

apahabar.com, BALANGAN – Harga getah yang tak kunjung membaik, membuat petani karet harus cari alternatif lain untuk menunjang perekonomian. Membudidayakan cabai salah satu alternatif itu.

Harga karet yang cuma Rp5.000/Kg, membuat para petani di Desa Sumber Agung, Balangan, memutar otak untuk membantu perekonomian keluarga.

Nurudin (42) salah satu petani karet di sana, memilih untuk membudidayakan cabai, di saat harga karet anjlok.

Lelaki kelahiran 5 Juni 1976 itu memilih cabai karena mempertimbangkan jangka panen yang cukup singkat sekitar 4-5 bulan saja. Selain itu, cabai juga bisa bertahan sampai satu tahun masa panen.

Udin -akrab dia disapa- mengungkapkan, untuk modal siap tanam ke media Rp500/bibit. Total tanaman Udin saat ini capai 3000 pohon. Untuk perawatan per-tanaman menghabiskan Rp3000 untuk pupuk dan lainnya. Jenis cabai yang dipilih udin; tiung tanjung lokal dan tiung rajuk (mutiara bumi).

Dijelaskan Udin, Harga jual berkisar 20.000 hingga 25.000/kg di pengepul. Namun untuk harga di eceran bisa sampai 30.000/Kg. Hingga saat ini udin telah berhasil memanen kurang lebih 2000 pohon, dan sudah menghasilkan 60-70 Kg.

“Allhamdulillah, hasilnya bisa buat bantu-bantu uang dapur, apalagi di musim hujan kaya gini, asal telaten saja lombok (cabai) ini masih bisa diandalkan,” ungkap Udin pada apahabar.com ketika disambangi di kebunnya, Desa Sumber Agung, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Jumat (07/12).

 

Reporter: Imam Taofiq

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Sambut Vokalis Baru, Band Cokelat Rilis Single Wajar

Tak Berkategori

SDN Sungai Tunjang di Batola Dilalap Api, Tiga Ruangan Membara
apahabar.com

Tak Berkategori

Mengintip Bahaya Residu Asap Rokok, dan Kiat Menghilangkannya
apahabar.com

Tak Berkategori

Kalsel Dapat Jatah Tambahan Kuota Haji, Berapa?
apahabar.com

Tak Berkategori

Organisasi Masyarakat Desak Pemerintah Akui Hutan Adat di Pegunungan Meratus
Penjual Nasi Kuning

Tak Berkategori

Salut! Penjual Nasi Kuning Kalimantan Mirip Lee Min Ho Rela Berhenti Kerja Demi Ibu
apahabar.com

Tak Berkategori

Cegah Penyebaran Covid-19, DC dan Aka Pub di Tabalong Dilarang Beroperasi

Tak Berkategori

Lagi, Sejumlah Titik di Martapura Dikepung Banjir Susulan Ketiga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com