Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit

Hari Disabilitas 2018: Banjarmasin Tak Ramah untuk Kaum Difabel

and - Apahabar.com Sabtu, 1 Desember 2018 - 14:30 WIB
and - Apahabar.com Sabtu, 1 Desember 2018 - 14:30 WIB

Hari Disabilitas 2018: Banjarmasin Tak Ramah untuk Kaum Difabel

Ilustrasi. Foto/kompasnia.com

apahabar.com, Banjarmasin– Organisasi Difabel menilai, pelayanan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin terhadap penyandang disabilitas belum maksimal.

“Permasalahan kaum difabel menyangkut bidang infrastruktur, tranfortasi dan lapangan kerja belum tertangani dengan baik,” jelas Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Banjarmasin, Slamet Riadi, Sabtu (1/12).

Riadi mengungkapkan bahwa pelayanan terhadap 3.897 jiwa penyandang disabilitas di Kota Seribu Sungai masih kurang. Seperti halnya, pelayanan di bidang infrastruktur, masih belum sepenuhnya berpihak kepada penyandang disabilitas.

“Kita ingin Pemkot Banjarmasin menyediakan tranportasi khusus penyandang disabilitas, agar seluruh angkutan umum mengakomodir penyandang disabilitas,” katanya di sela Hari Disabilitas Internasional 2018 di Halaman Balai Kota Banjamasin, siang tadi.

Di sektor lapangan kerja, Slamet menyoroti kurangnya penyandang disabilitas khususnya di bidang swasta dan negeri di Banjarmasin diberikan kesempatan kerja.

Baca Juga : Kiat Pemkot Banjarmasin Untuk Ramah Kaum Difabel

Perusahaan atau pemerintah masih memberikan persyaratan yang bersifat diskriminatif dan cukup memberatkan bagi difabel. Persyaratan pada Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 beberapa bulan lalu, misalnya, dinilai tak mengakomodir kaum difabel.

“Sehingga teman-teman kami, belum lagi masuk tes pegawai negeri sudah terpental duluan. Karena persyaratan yang mendiskriminasi kami,” tegasnya.

Hari Penyandang Disabilitas Internasional 2018, kata Slamet, bisa menjadi momentum semua elemen masyarakat bukan hanya pemerintah dalam membangun Banjarmasin sebagai kota yang ramah bagi kaum difabel.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengungkapkan bahwa pihaknya merasa sudah memberikan pelayanan di sektor pembangunan yang berpihak kepada kaum difabel.

Bahkan, pihaknya berupaya memberikan jaminan hukum berupa peraturan daerah kepada para penyandang disabilitas. Ke depan pihaknya juga akan membuatkan transportasi umum, ataupun launching pekerjaan khusus kaum difabel.

Baca Juga : Hari Disabilitas 2018: Anak-Anak Tunadaksa Di Banjarmasin Belum Terlayani Secara Khusus

Reporter: M Robby
Editor: Fariz

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jamin Biaya Pasien Terdampak Aksi 22 Mei
apahabar.com

Nasional

Di Halaman Sarinah Polisi dan Massa Aksi Buka Bersama
apahabar.com

Nasional

Tsunami Selat Sunda: H2 Pencarian, Basarnas Kerahkan Ratusan Personel
apahabar.com

Nasional

Longsor Terjang Rumah Warga di Lereng Merapi
apahabar.com

Nasional

Istri Ustaz Maulana Wafat, Berikut Kisah Cinta Keduanya
apahabar.com

Nasional

Habib Rizieq “Live Streaming” di Reuni 212
apahabar.com

Nasional

Lihat Fakta Harta Miliaran Milik Menpora Imam Nahrawi
apahabar.com

Nasional

Polisi: SPDP Prabowo Ditarik Karena Belum Saatnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com