Persiba Cuci Gudang, Coret Tujuh Pemain Jelang Delapan Besar Liga 2 Paman Birin Minta Wali Kota dan Bupati Maksimalkan Serapan Anggaran 2022 Kasus Covid-19 di 21 Daerah Naik, Pemerintah Meminta Masyarakat Tetap Waspada Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Petir Berpotensi Melanda Hampir Seluruh Wilayah! Truk Terguling di A Yani Banjarmasin, Satu Orang Tewas

HIV/AIDS Papua Barat Kian Menyedihkan, Gubernur: Ayo Periksa

- Apahabar.com     Senin, 3 Desember 2018 - 00:04 WITA

HIV/AIDS Papua Barat Kian Menyedihkan, Gubernur: Ayo Periksa

Ilustrasi. Foto : voaindonesia.com

apahabar.com, MANOKWARI- Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menyatakan kasus HIV/AIDS di daerah tersebut sudah cukup menyedihkan.

“Jumlah masyarakat yang terindikasi mengidap HIV dan AIDS meningkat dari tahun ke tahun. Ini menjadi masalah kita bersama, dan harus mencegah agar keluarga kita tidak ada yang kena,” katanya, di Manokwari, Minggu tadi.

Data terbaru per Juli 2018 jumlah kasus HIV dan AIDS hingga saat ini sudah mencapai 7.234. Dari data tersebut 838 di antaranya meninggal karena tidak dapat tertolong lagi.

Dari 13 kabupaten/kota di daerah tersebut, Kota Sorong menduduki peringkat pertama dalam jumlah kasus. Disusul Manokwari dan Kabupaten Sorong.

“Kota Sorong 2.366 kasus, di mana 261 di antaranya meninggal, Manokwari 1833, meninggal 133 orang dan Kabupatan Sorong 1072 dan 299 diantaranya meninggal,” ujar Gubernur.

Ia mengajak, seluruh masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) di daerah tersebut berani memeriksakan diri. Hal ini untuk mengetahui statusnya agar dapat dilakukan pengobatan sebelum lebih parah.

“Saya sudah tes darah, saya harap ke depan pemeriksaan bisa dilakukan di seluruh kantor OPD,” kata Gubernur.

Ia menyatakan, dari kasus yang selama ini ditemukan Dinas Kesehatan serta lembaga swadaya masyarakat (LSM), virus HIV dan AIDS bisa menjamah setiap kalangan. Kelompok yang tidak beresiko seperti ibu rumah tangga dan anak-anak pun bisa mengidap kasus ini.

“Ternyata pengidap HIV dan AID merupakan kelompok produktif. Ibu rumah tangga dan anak-anak pun kena, padahal mereka bukaN kelompok beresiko, ini yang membuat kita sedih. Mereka menerima dampak penularan dari dosa siapa,” tandas Gubernur.

Ia mengimbau para suami menerapkan pola hidup sehat dan tidak berganti-ganti pasangan. Hal ini sebagai salah satu cara ampuh mencegah penularan HIV/AIDS di lingkungan keluarga.

Sumber: ANTARA
Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

VIDEO: POLRI Bantu Korban Tsunami Selat Sunda

Nasional

Komisi III DPR Batalkan Rapat dengan KPK, Ini Alasannya

Nasional

BPOM Beri Izin Uji Klinik Ivermectin untuk Obat Covid-19
apahabar.com

Nasional

China: Korban Virus Corona di Wuhan Lebih Tinggi dari yang Dilaporkan
apahabar.com

Nasional

Mutilasi Warga dan Tembak Polisi, Ali Kalora Cs Diburu Satgas Tinombala
apahabar.com

Nasional

Gibran-Kaesang Masuk Bursa Pemilihan Wali Kota Surakarta
apahabar.com

Nasional

Peristiwa 11 Maret: Kamikaze hingga Kontroversi Supersemar

Nasional

Kasus Benih Lobster Seret Nama Fahri Hamzah-Azis Syamsuddin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com