Begal Sadis Mengintai Sopir Travel, Simak Imbauan Tim Macan Kalsel  Vonis Mati Pembawa Sabu Ratusan Kilo di Tabalong, Terdakwa Langsung Banding Dihantam Covid-19, Pajak Hiburan Kota Banjarmasin 0 Persen! Pembantaian Sekeluarga di Sigi Sulteng, TNI Terjunkan Pasukan Khusus Berjuang untuk Keluarga, Legimin Tetap Semangat Jualan Kerupuk di Tengah Pandemi

Kiat Pemkot Banjarmasin untuk Ramah Kaum Difabel

and - Apahabar.com Sabtu, 1 Desember 2018 - 14:49 WIB
and - Apahabar.com Sabtu, 1 Desember 2018 - 14:49 WIB

Kiat Pemkot Banjarmasin untuk Ramah Kaum Difabel

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina. apahabar.com/Robby

apahabar.com, BANJARMASIN– Hari Penyandang Disabilitas Internasional 2018 menjadi momentum elemen masyarakat bukan hanya pemerintah dalam membangun Banjarmasin sebagai kota yang ramah bagi kaum difabel.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengungkapkan bahwa pihaknya merasa sudah memberikan pelayanan di sektor pembangunan yang berpihak kepada kaum difabel.

Ke depan pihaknya akan berupaya meningkatkan pelayanan yang sudah ada, melalui beberapa program.

Pertama, memberikan jaminan hukum berupa peraturan daerah. Membuatkan transportasi umum. Kemudian me-launching pekerjaan khusus bagi kaum difabel.

“Ada beberapa fasilitas publik yang kita berikan, aksesibilitas kepada teman-teman difabel, saran pelayanan publik di seluruh SKPD kota Banjarmasin,” Ibnu Sina dalam perayaan Hari Disabilitas 2018 di Banjarmasin, siang tadi.

Menurut Ibnu, Pemerintah Banjarmasin berencana melahirkan transportasi umum khusus penyandang disabilitas di 2019 mendatang.

Angkutan umum tersebut akan didesain khusus untuk penyandang disabilitas di kota Banjarmasin.

Soal minimnya lapangan kerja, Ibnu menegaskan pihaknya akan segera melakukan me-launching job fair untuk para difabel paling lambat di awal 2019.

“Ini sudah ada beberapa perusahaan swasta yang sudah menerima para penyandang disabilitas di kota Banjarmasin,” ungkapnya.

Organisasi Difabel menilai, saat ini penerimaan CPNS 2018 di Banjarmasin masih bersifat diskriminatif bagi kaum difabel.

Banjarmasin, kata Ibnu, sebenarnya sudah diiberikan kouta sebanyak dua orang  bagi penyandang disabilitas. Toh, Ibnu berkata dari beberapa calon yang mengikuti tidak ada yang mampu memenuhi passing grade.

“Akan tetapi, kesempatan masih ada lantaran akan digunakan sistem rangking.”

Sebelumnya, Organisasi Difabel menilai, pelayanan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin terhadap penyandang disabilitas belum maksimal.

“Permasalahan kaum difabel menyangkut bidang infrastruktur, tranfortasi dan lapangan kerja belum tertangani dengan baik,” jelas Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Banjarmasin, Slamet Riadi, Sabtu (1/12).

Riadi mengungkapkan bahwa pelayanan terhadap 3.897 jiwa penyandang disabilitas di Kota Seribu Sungai masih kurang. Seperti halnya, pelayanan di bidang infrastruktur, masih belum sepenuhnya berpihak kepada penyandang disabilitas.

“Kita ingin Pemkot Banjarmasin menyediakan tranportasi khusus penyandang disabilitas, agar seluruh angkutan umum mengakomodir penyandang disabilitas,” katanya di sela Hari Disabilitas Internasional 2018 di Halaman Balai Kota Banjamasin, siang tadi.

Di sektor lapangan kerja, Slamet menyoroti kurangnya penyandang disabilitas khususnya di bidang swasta dan negeri di Banjarmasin diberikan kesempatan kerja.

Perusahaan atau pemerintah masih memberikan persyaratan yang bersifat diskriminatif dan cukup memberatkan bagi difabel. Persyaratan pada Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 beberapa bulan lalu, misalnya, dinilai tak mengakomodir kaum difabel.

“Sehingga teman-teman kami, belum lagi masuk tes pegawai negeri sudah terpental duluan. Karena persyaratan yang mendiskriminasi kami,” tegasnya.

Baca: Hari Disabilitas 2018: Banjarmasin Tak Ramah untuk Kaum Difabel

Reporter: M Robby
Editor: Fariz

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Ojol Dianggap Mampu Jaga Perputaran Ekonomi

Nasional

Ojol Dianggap Mampu Jaga Perputaran Ekonomi
apahabar.com

Nasional

Laporan Keuangan Pemerintahan Jokowi Peroleh Opini WTP
apahabar.com

Nasional

Lonjakan Harta Remigo Yolando Berutu, Bupati yang Terjaring OTT KPK
apahabar.com

Nasional

Berkas Proses Pemekaran Bogor Timur Diserahkan ke Fadli Zon
apahabar.com

Nasional

Begini Keseharian SBY Tanpa Ani Yudhoyono
apahabar.com

Nasional

Warganet China Boikot Drama Thailand karena Konten Corona
apahabar.com

Nasional

Bahlil Sebut Ada Gubernur Rasa Presiden di Kalimantan
apahabar.com

Nasional

Terduga Pembunuh Levi Kerap Diminta Sembuhkan Orang Lain
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com